5 Cara Menjaga Makanan di Kulkas Agar Tetap Segar saat Mati Listrik

Jul 07, 2026 11:05 AM - 1 bulan yang lalu 26527

Di rumah Bunda belakangan sering ada pemadaman listrik? Yuk simak langkah menjaga makanan di lemari es agar tetap segar saat meninggal listrik.

Mati listrik yang terjadi secara mendadak sering kali membikin Bunda cemas dengan kondisi makanan di kulkas. Tanpa pendingin, bahan makanan seperti daging, susu, hingga bahan mentah lain bisa lebih sigap rusak jika tidak ditangani dengan tepat.

Bunda tidak perlu panik. Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu menjaga suhu dingin di dalam lemari es maupun freezer sehingga makanan tetap kondusif dikonsumsi.


Sejumlah lembaga, seperti United States Department of Agriculture (USDA), Food and Drug Administration (FDA), hingga American National Red Cross, juga memberikan pedoman untuk menjaga kualitas makanan saat terjadi pemadaman listrik.

Cara menjaga makanan di lemari es tetap segar saat meninggal listrik

Mengutip Business Insider, berikut langkah menjaga makanan di lemari es tetap segar saat meninggal listrik.

1. Jangan sering buka dan tutup kulkas

Hal terpenting yang perlu dilakukan saat listrik padam adalah membiarkan pintu lemari es dan freezer tetap tertutup selama mungkin. Semakin sering pintu dibuka, semakin sigap udara dingin keluar dan suhu di dalamnya meningkat.

Menurut USDA, lemari es yang tetap tertutup dapat mempertahankan suhu dingin hingga sekitar empat jam. Sementara itu, freezer bisa menjaga suhu selama sekitar 24 jam jika terisi separuh penuh dan hingga 48 jam jika penuh.

Selama beberapa jam pertama pemadaman, sebaiknya konsumsi makanan yang tahan disimpan di suhu ruang dan letakkan minuman dalam cooler agar Bunda tidak perlu bolak-balik membuka pintu kulkas.

2. Siapkan persediaan es dan bekukan air di botol

Simpan persediaan es di dalam freezer bisa membantu menjaga suhu tetap rendah lebih lama ketika listrik padam. Bunda juga bisa membekukan beberapa botol air minum sebagai 'pendingin alami' yang membantu mempertahankan suhu makanan beku.

Jika freezer mempunyai kreator es otomatis, pindahkan es batu yang sudah jadi ke dalam kantong penyimpanan agar selalu tersedia cadangan. Untuk kondisi darurat yang berjalan lebih lama, dry ice alias es kering juga bisa menjadi pilihan.

Sekitar 50 pound alias 23 kg dry ice bisa menjaga suhu freezer alias cooler yang tertutup selama 18 hingga 24 jam. Namun pastikan Bunda menggunakannya dengan kondusif dan tidak menyentuhnya langsung dengan tangan kosong.

Selain membantu menjaga suhu freezer, botol air kaku juga dapat menjadi persediaan air minum jika terjadi gangguan pada pasokan air bersih setelah bencana.

3. Pindahkan makanan krusial ke freezer

Kalau ada tanda-tanda listrik berpotensi padam, Bunda dapat memindahkan beberapa bahan makanan dari lemari es ke freezer lebih dahulu. Cara ini membantu makanan memperkuat lebih lama pada suhu yang aman.

FDA menyarankan makanan seperti susu, daging segar, hingga sisa makanan matang yang belum bakal dikonsumsi segera dipindahkan ke freezer. Dengan begitu, proses pembusukan dapat diperlambat selama pemadaman berlangsung.

4. Hindari memindahkan makanan dalam lemari es ke suhu ruang

Saat cuaca dingin alias hujan, sebagian orang mungkin berpikir menyimpan makanan di luar rumah merupakan solusi praktis. Namun langkah ini justru tidak disarankan.

USDA menjelaskan bahwa suhu di luar ruangan dapat berubah-ubah setiap saat, tergantung intensitas sinar mentari dan kondisi cuaca. Perubahan suhu tersebut bisa mempercepat kerusakan makanan. Selain itu, makanan yang diletakkan di luar juga berisiko mengundang hewan liar alias serangga.

5. Siapkan cooler box jika pemadaman listrik cukup lama

Bila pemadaman diperkirakan berjalan lebih dari dua hingga empat jam, Bunda sebaiknya menyiapkan satu alias dua cooler box untuk menyimpan bahan makanan yang mudah rusak.

Isi cooler box dengan es secukupnya agar suhu di dalamnya tetap berada pada kisaran 4 derajat Celsius atau lebih rendah. American National Red Cross juga menyarankan menyiapkan cooler box kedua jika listrik diprediksi padam lebih dari satu hari, unik untuk menyimpan makanan beku.

Kapan makanan sebaiknya dibuang?

Tidak semua makanan tetap kondusif dikonsumsi setelah listrik kembali menyala. Jika Bunda ragu apakah makanan tetap berada pada suhu yang kondusif selama pemadaman, sebaiknya jangan mengambil risiko.

Makanan yang mudah rusak, seperti daging, unggas, ikan, susu, serta makanan matang yang telah berada di atas suhu 4 derajat Celsius selama lebih dari dua jam, sebaiknya dibuang. Perlu diingat, makanan yang berada pada suhu di atas 32 derajat Celsius lebih dari satu jam, sebaiknya juga dibuang lantaran berisiko tidak lagi kondusif dikonsumsi.

Prinsip yang perlu diingat adalah, jika ragu, lebih baik dibuang demi mencegah akibat keracunan makanan bagi seluruh personil family Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Selengkapnya