Jakarta -
Sebagai orang tua, terkadang kita cemas tentang perkembangan bayi. Apakah stimulasi yang kita lakukan sudah cukup? Apakah ada keterlambatan dalam perkembangan Si Kecil?
Wajar jika Bunda menginginkan bayi tumbuh kembang menjadi cerdas. Namun, krusial untuk diingat bahwa semua bayi dilahirkan dengan potensi.
Otak bayi ibaratkan spons, yang secara unik siap menyerap info sejak lahir. Dilansir Baby Center, selama tiga tahun pertama kehidupan, hubungan baru terbentuk antara sel-sel otak bayi dengan kecepatan lebih dari 1 juta per detik.
Bayi mempunyai sinapsis alias hubungan antara neuron yang mengirimkan pesan di otak, hingga dua kali lebih banyak daripada orang dewasa. Sinapsis ini secara berjenjang berkurang hingga dewasa. Ukuran otak bayi berlipat dobel dalam 12 bulan pertama kehidupan dan bakal mencapai 80 persen dari volume otak orang dewasa pada usia 3 tahun.
Selain kecerdasan, Ronald F. Ferguson, PhD, dan Tatsha Robertson dari Universitas Harvard, penulis kitab The Formula: Unlocking the Secrets to Raising Highly Successful Children menemukan bahwa perilaku pengasuhan yang berpengaruh.
Kebiasaan sehari-hari bikin bayi cerdas
Di sini lah tugas kita sebagai orang tua untuk mencontohkan kebiasaan-kebiasaan baik untuk bisa ditiru bayi. Berikut kebiasaan sehari-hari yang rupanya bikin bayi cerdas:
1. Buatlah rutinitas untuk makan, bermain, dan tidur
Dilansir dari laman Healthy Children, membikin rutinitas teratur membantu anak-anak mengetahui apa yang perlu dilakukan dalam sehari. Misalnya sikat gigi, buku, tidur adalah langkah yang bagus untuk mengatur rutinitas malam anak. Perlu diingat, makanan padat bisa diberikan kepada bayi usia 6 bulan ke atas ya, Bunda.
Makan setidaknya tiga kali makan berbareng family setiap minggu dikaitkan dengan anak-anak yang lebih sehat, menurut sebuah studi yang diterbitkan di Pediatrics.
2. Membaca dengan menyenangkan setiap hari
American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan membaca kitab tiap hari untuk membangun keahlian berbahasa, literasi, dan sosial-emosional yang memperkuat seumur hidup. Bunda dan Ayah dapat membiasakan membaca sejak bayi baru lahir.
Membacakan kitab untuk anak, menurut penelitian, meningkatkan kegiatan di bagian otak yang membentuk dasar bahasa, keahlian membaca, dan imajinasi.
3. Bermain sembari ngobrol dan bernyanyi
AAP mendorong orang tua untuk menggunakan permainan untuk membantu memenuhi tonggak perkembangan dan kesehatan anak mereka, dimulai sejak lahir. Bicaralah dengan mereka tentang hal-hal yang mereka lihat di sekitar mereka, di rumah, di toko, alias saat bepergian.
Misalnya saat menggantikan popok, Bunda dan Ayah dapat membujuk berbicara, seperti: "Bunda izin tukar popok Anda ya, kita bersihkan agar Anda merasa semakin nyaman".
4. Jadi role model saat menjalin relasi alias hubungan
Hubungan orang tua-anak yang kuat membantu melindungi dari akibat jangka panjang pengalaman masa mini yang buruk, situasi traumatis yang dapat menurunkan kesempatan anak untuk berprestasi di sekolah.
Ketika berupaya mengajarkan anak tentang hubungan yang sehat dan memilih kawan dengan bijak, jangan lupa untuk mencontohkannya dalam kehidupan sendiri. Menunjukkan keahlian menjalin hubungan yang baik dengan pasangan dan meluangkan waktu untuk memelihara persahabatan yang erat dengan orang lain.
5. Apresiasi atas keberhasilan anak sehari-hari
Ketahuilah jika Si Kecil melakukan sesuatu yang baik dan pujilah mereka. Pujian dari orang-orang terdekat anak adalah penghargaan yang sangat ampuh.
Bunda dapat mengapresiasi setiap langkah mini yang dilakukan anak. Misalnya saja untuk bayi yang memulai masuk fase MPASI: "Wah pelan-pelan Anda sudah bisa menggenggam makananmu sendiri".
Konsultasikan dengan master anak tentang langkah membentuk dan mengelola perilaku anak. Selain itu, Bunda bisa mencontohkan perilaku yang baik, dan memperkuatnya dengan menggunakan teknik disiplin positif yang membangun keahlian pengaturan diri anak. Kemampuan sosial, emosional, dan perilaku anak sama pentingnya untuk keberhasilannya kelak di sekolah.
Itulah beberapa kebiasaan sehari-hari yang bisa membantu bayi jadi cerdas. Sudah praktekkan di rumah Bunda dan Ayah?
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·