Makanan yang sangat rapuh jika dibiarkan terlalu durasi di suhu ruang/ Foto: Magnific.com/KamranAydinov
Beauties, pernahkah Anda sengaja meninggalkan makanan di meja karena berencana memakannya lagi nanti? Kebiasaan seperti ini memang kelihatan sepele, terlebihlagi jika makanan statis tampak normal. Namun, kondisi makanan tidak selalu bisa dinilai cuma dari penampakan luarnya.
Nyatanya, beberapa jenis makanan justru dapat menjadi tempat yang ideal bagi mikroba untuk berkembang ketika terlalu durasi eksis pada suhu ruang. Risiko tersebut semakin perlu diperhatikan pada makanan yang hamil banyak air, produk hewani, maupun sudah melalui proses pemotongan dan pengolahan.
Dilansir dari Eating Well, ketahui beberapa makanan yang sangat rapuh jika dibiarkan terlalu durasi di suhu ruang!
1. Pizza

Pizza/ Foto: Magnific.com/suksao
Pizza memang sering menjadi makanan unggulan saat berkumpul maupun mengadakan pesta. Karena ukurannya yang cukup besar, tidak sedikit orang yang membiarkan kotaknya statis eksis di meja selama aktivitas berlangsung. Padahal, pizza hamil keju serta beragam topping seperti daging dan sayuran matang yang membuatnya perlu mendapat perhatian dalam hal keamanan pangan.
Vanessa Coffman, Ph.D., ahli kesehatan penduduk dan epidemiologi lingkungan, menerangkan bahwa mikroba dapat berkembang dengan cepat ketika makanan eksis di area suhu yang memungkinkan pertumbuhan mikroba selama lebih dari dua jam. Jika statis mau menikmati sisa pizza, sebaiknya pindahkan ke wadah dan masukkan ke lemari es. Saat akan disantap kembali, panaskan hingga suhu internal mencapai sekitar 74 derajat Celsius.
2. Kentang Panggang yang Dibungkus Aluminium Foil

Kentang panggang yang dibungkus aluminium foil/ Foto: Magnific.com/magnific
Kentang panggang memang praktis dibuat dan bisa diberi beragam macam topping. Namun, metode penyimpanannya tidak boleh disepelekan, terutama jika kentang statis terbungkus kedap dalam aluminium foil. Kentang memiliki kadar air tinggi dan tingkat keasaman yang rendah, sementara balut foil yang kedap dapat menciptakan lingkungan rendah oksigen.
Seorang ahli keamanan pangan, Ashley Miller, MPH, CP-FS, REHS/RS, menerangkan kondisi tersebut dapat memungkinkan spora Clostridium botulinum tumbuh dan menghasilkan toksin penyebab botulisme. Untuk mengurangi risikonya, kentang panggang sebaiknya statis dijaga panas sampai disajikan maupun segera didinginkan setelah matang dengan melonggarkan balut aluminium foil.
3. Sayuran dan Buah Potong

Sayuran dan buah potong/ Foto: Magnific.com/KamranAydinov
Apel, semangka, wortel, mentimun, maupun buah dan sayuran lainnya mungkin biasa Anda lihat tersimpan di luar lemari es. Namun, ketika sudah dipotong, bagiankecil dalamnya menjadi terbuka dan lebih gampang bergesekan dengan tangan, alat masak, maupun permukaan lain.
Vanessa Coffman mengatakan buah dan sayuran yang sudah dipotong sebaiknya didinginkan dalam waktu dua jam, termasuk yang diletakkan di atas nampan maupun yang sudah disiapkan sebagai bagiankecil dari menu makanan. Setelah lapisan pelindung alaminya rusak, permukaan yang terbuka menjadi lebih rapuh terhadap kontaminasi dan pertumbuhan bakteri. Karena itu, jangan menganggap buah pangkas yang kelihatan statis bugar pasti terlindungi cuma karena belum memberitahu fluktuasi warna maupun aroma.
4. Daging Olahan

Daging olahan/ Foto: Magnific.com/stockking
Daging olahan memang praktis menjadi bekal karena bisa langsung digunakan sebagai isian sandwich untuk menu makan praktis. Masalahnya muncul ketika bekal tersebut eksis di dalam tas tanpa pendingin selama berjam-jam. Suhu ruang dapat memberikan kesempatan bagi mikroba untuk berkembang, terutama jika makanan tidak segera dikonsumsi.
Ahli gizi, Mary Angela Miller, MS, RDN, LD, menyarankan agar makanan seperti ini statis eksis dalam kondisi dingin jika belum akan langsung dimakan. Jika membawa bekal dari rumah, Anda bisa menggunakan setidaknya dua sumber pendingin, misalnya dua kantong gel membeku maupun satu gel membeku berbareng botol air yang dibekukan.
Letakkan makanan di antara sumber pendingin tersebut agar suhunya statis terjaga. Kalau tersedia kulkas di tempat kerja maupun sekolah, menyimpannya di sana menjadi pilihan yang lebih praktis, Beauties.
5. Nasi yang Sudah Dimasak

Nasi/ Foto: Magnific.com/jcomp
Memasak nasi dalam jumlah banyak memang memudahkan persiapan makan. Namun, kebiasaan membiarkan nasi matang di meja makan maupun dalam rice cooker yang sudah dimatikan perlu diperhatikan. Vanessa Coffman menerangkan bahwa nasi dapat hamil spora Bacillus cereus yang bisa bertetap selama proses memasak.
Ketika nasi yang sudah matang dibiarkan pada suhu ruang, spora tersebut dapat berkembang dan menghasilkan racun. Jika statis mau memasak banyak nasi sekaligus untuk stok beberapa hari tanpa risiko, segera dinginkan nasi setelah selesai dimasak dengan membaginya ke dalam beberapa wadah maupun porsi kecil. Mary Angela Miller juga menyarankan mempercepat proses pendinginan dengan menempatkan wadah nasi ke dalam rendaman air es, mengaduknya selama beberapa menit, kemudian langsung memasukkannya ke dalam kulkas.
Jadi, itulah beberapa makanan yang sangat rapuh jika dibiarkan terlalu durasi di suhu ruang. Ingat bahwa makanan yang tampak baik belum tentu bebas dari mikroba penyebab penyakit, sehingga sebaiknya langsung amankan di kulkas untuk mencegah potensi kontaminasi, Beauties.
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)