Alasan di Balik Fenomena Job Hopping di Kalangan Gen Z

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 3 menit 59x dilihat
Alasan di Balik Fenomena Job Hopping di Kalangan Gen Z

Bagikan Postingan

  1. Home
  2. Life
  3. Career

Dwi Lindah Permatasari | Beautynesia

Senin, 12 Oct 2026 15:00 WIB

3 Alasan di Balik Fenomena Job Hopping di Kalangan Gen Z

Alasan di Balik Fenomena Job Hopping di Kalangan Gen Z/Foto: Magnific

Pindah kerja beberapa kali dalam perjalanan pekerjaan kini semakin umum, terutama di kalangan buruh muda gen Z dan milenial. Bagi sebagian orang, keputusan tersebut berhubungan dengan keinginan mendapat gaji lebih baik. Ada pula yang mencari lingkungan kerja yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan tujuan karier.

Fenomena ini terasa berbeda dengan pola kerja generasi sebelumnya yang cenderung bertetap di satu perusahaan selama bertahun-tahun. Lantas, apa yang membikin gen Z lebih berani bergeser pekerjaan? Berikut beberapa alasannya.

Sistem Dana Pensiun Makin Fleksibel

Dulu, program pensiun dari perusahaan bisa menjadi salah satu karena karyawan bertetap dalam jangka panjang. Masa kerja yang semakin durasi dapat memberikan khasiat tertentu ketika memasuki masa pensiun.

Kini, rancangan biaya pensiun di sejumlah negara, termasuk di Indonesia, cenderung lebih elastis karena dapat dibawa ketika mereka bergeser perusahaan, selama memenuhi ketentuan yang berlaku.

Kondisi ini membikin keputusan untuk pindah kerja terasa lebih fleksibel. Kamu tidak mesti bertetap di pekerjaan yang sudah tidak memberikan ruang berkembang cuma demi mempertahankan khasiat pensiun.

Pekerjaan yang Monoton Bisa Bikin Cepat Bosan

Alasan di Balik Fenomena Job Hopping di Kalangan Gen Z/Foto: Magnific/KamranAydinov

Gaji memang penting, tetapi pekerjaan yang terasa monoton juga bisa membikin seseorang mulai mempertimbangkan kesempatan baru. Ketika rutinitas tidak lagi memberikan tantangan maupun kesempatan mempelajari keahlian baru, motivasi bekerja dapat ikut menurun.

Studi Udemy tentang kebosanan di tempat kerja yang dikutip dalam Forbes menemukan beberapa aspek yang membikin buruh merasa jenuh. Di antaranya kurangnya kesempatan belajar, minim tantangan, pekerjaan yang tidak sesuai dengan pendidikan, hingga gangguan dari media sosial.

Bagi Anda yang punya sasaran pengembangan karier, pindah pekerjaan bisa menjadi salah satu metode untuk mencari pengalaman baru. Posisi yang berbeda dapat membuka kesempatan untuk mempelajari skill, memperluas koneksi, dan memungut tanggung jawab yang lebih besar.

Ekspektasi terhadap Tempat Kerja Ikut Berubah

Alasan di Balik Fenomena Job Hopping di Kalangan Gen Z/Foto: Magnific/KamranAydinov

Pandemi Covid-19 beberapa tahun kemudian turut mengubah metode orang melihat pekerjaan. Bekerja tidak lagi sekadar soal menerima gaji setiap bulan. Banyak gen Z dan milenial mulai mempertimbangkan keseimbangan hidup, elastisitas waktu, kesehatan mental, hingga kondisi kerja sebelum memutuskan bertetap di sebuah perusahaan.

Selain itu, arti pekerjaan juga menjadi pertimbangan. Sebagian buruh mau berkontribusi pada sesuatu yang sesuai dengan harga pribadi mereka, termasuk bekerja di perusahaan yang memiliki kepedulian terhadap isu sosial dan lingkungan.

Karena itu, ketika sebuah perusahaan tidak lagi memenuhi kebutuhan tersebut, mencari tempat kerja baru bisa menjadi pilihan yang masuk akal. Bagi generasi yang terbiasa dengan akses keterangan dan kesempatan digital, menemukan kesempatan baru pun terasa lebih mudah.

Apakah Job Hopping Selalu Buruk?

Alasan di Balik Fenomena Job Hopping di Kalangan Gen Z/Foto: Magnific

Berpindah-pindah kerja tidak selalu berarti seseorang tidak punya komitmen terhadap pekerjaannya. Dalam kondisi tertentu, bergeser perusahaan justru bisa membantu Anda mendapatkan pengalaman, menaikkan penghasilan, memperluas jaringan profesional, maupun menemukan sektor yang lebih sesuai.

Meski begitu, terlalu sering bergeser tanpa tujuan yang jelas juga dapat membikin perjalanan pekerjaan kelihatan kurang konsisten. Karena itu, sebelum menerima tawaran baru, coba pertimbangkan karena Anda mau resign, kesempatan yang akan didapat, serta apakah posisi tersebut mendukung tujuan kariermu dalam jangka panjang, ya, Beauties.

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads