5 Manfaat Jalan Kaki 5000 Langkah Setiap Hari

May 10, 2026 10:00 PM - 1 hari yang lalu 2186

Jakarta -

Bunda, melangkah kaki sering dianggap sebagai kegiatan sederhana yang hanya dilakukan untuk beranjak tempat. Padahal, kebiasaan ringan ini mempunyai banyak faedah bagi tubuh dan membantu menjaga kesehatan sehari-hari tanpa perlu olahraga berat.

Selama ini, sasaran 10.000 langkah per hari kerap disebut sebagai jumlah ideal untuk mendukung kebugaran tubuh. Tidak sedikit orang yang merasa kudu mencapai nomor tersebut agar mendapatkan faedah maksimal dari jalan kaki.

Namun, sebuah studi terbaru menemukan bahwa jalan kaki kurang dari 5.000 langkah setiap hari sudah bisa memberikan akibat positif bagi kesehatan, Bunda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


5 Manfaat jalan kaki 5.000 langkah setiap hari

Dilansir dari laman Healthline, dalam makalah yang diterbitkan pada 16 Desember, para peneliti menemukan bahwa orang dewasa yang melangkah 5.000 langkah alias lebih per hari mempunyai indikasi depresi yang lebih sedikit dibandingkan dengan orang yang melangkah kurang dari itu.

Para peneliti pun menemukan bahwa peningkatan 1.000 langkah per hari saja sudah menurunkan akibat depresi.

“Mengingat temuan studi baru ini, saya bakal mendorong klien, terutama mereka yang mempunyai gangguan suasana hati alias mau meningkatkan kesejahteraan mentalnya, untuk menargetkan minimal 5.000 langkah sehari sebagai titik awal,” ujar psikolog, mahir gizi, dan master kebugaran Supatra Tovar, PsyD.

Selain mengurangi depresi, adapun beberapa faedah kesehatan lainnya dari jalan kaki 5.000 langkah setiap hari yang dapat Bunda peroleh:

1. Mengurangi akibat kematian

Dilansir dari laman UCLA Health, melangkah kaki sebanyak 2.500 langkah sehari dapat secara signifikan mengurangi akibat kematian akibat beragam sebab. Namun, melangkah kaki lebih banyak langkah dapat meningkatkan manfaatnya.

Sebuah studi melaporkan bahwa orang yang melangkah 8.000 langkah setiap hari mempunyai kemungkinan meninggal lebih cepat, 50 persen lebih rendah. Kecepatan melangkah mereka tidak memengaruhi temuan tersebut.

2. Mengelola berat badan

Jumlah berat badan yang bisa turun dari rutinitas melangkah kaki berjuntai pada seberapa banyak daya yang digunakan saat berolahraga. Bunda perlu melangkah lebih lama alias dengan intensitas lebih tinggi untuk penurunan berat badan yang lebih besar.

Namun, jika mencari pedoman yang lebih spesifik, para peneliti menemukan bahwa orang yang kehilangan lebih dari 10 persen berat badannya selama 18 bulan, melangkah sekitar 10.000 langkah per hari.

Mereka melangkah setidaknya 3.500 langkah dengan intensitas sedang hingga berat dalam sesi tingkat selama 10 menit.

3. Lebih rendah akibat penyakit kardiovaskular

Jalan kaki juga sangat baik untuk kesehatan jantung. Aktivitas ini dapat menurunkan akibat penyakit kardiovaskular dan membantu mencegah kejadian kardiovaskular, seperti stroke alias kandas jantung.

Untuk merasakan manfaatnya, jumlah langkah ideal berkisar antara 2.800 hingga 7.100 langkah. Tergantung pada berapa banyak langkah yang diambil, manfaatnya bisa sangat signifikan.

American Heart Association melaporkan bahwa orang dewasa lanjut usia yang melangkah 4.500 langkah per hari mempunyai akibat 77 persen lebih rendah mengalami kejadian kardiovaskular yang merugikan, dibandingkan orang yang melangkah kurang dari 2.000 langkah.

4. Mencegah demensia

Jalan kaki berfaedah juga untuk menjaga pikiran Bunda tetap stabil. Semakin banyak langkah yang diambil setiap hari, semakin rendah akibat demensia.

Kabar baiknya adalah Bunda bakal mulai memandang faedah signifikan hanya dengan 3.800 langkah setiap hari. Melakukan langkah sebanyak itu secara konsisten dapat menurunkan akibat demensia hingga 50 persen seiring waktu.

5. Melindungi dari penyakit kronis

Berjalan kaki adalah bagian dari style hidup sehat, yang secara alami mengurangi akibat penyakit kronis.

Namun, penelitian secara unik menunjukkan bahwa jumlah langkah harian yang lebih tinggi dikaitkan dengan akibat yang lebih rendah untuk diabetes, penyakit refluks gastroesofageal (GERD), hipertensi, obesitas, dan sleep apnea.

Menurut American Diabetes Association, jalan kaki setidaknya 30 menit sehari, lima hari seminggu, dapat secara signifikan menurunkan akibat glukosuria jenis 2.

Nah, itulah beberapa faedah kesehatan jalan kaki 5.000 langkah setiap hari yang bisa Bunda peroleh. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/rap)

Selengkapnya