Perubahan warna genuine leather bisa disebabkan oleh beragam hal/Foto: pexels.com/cottonbro studio
Genuine leather adalah kulit autentik yang diolah menjadi material yang kuat, awet, dan punya karakter yang sulit ditiru bahan sintetis. Selain memberikan kesan mewah, material ini juga semakin menarik seiring pemakaian. Nggak heran jika banyak orang memilih produk berbahan genuine leather, mulai dari sepatu, tas, jaket, hingga dompet.
Namun, karena berasal dari bahan alami, warna dan permukaannya bisa berubah seiring waktu. Supaya tampilannya statis terjaga dan nggak cepat berubah, Anda perlu tahu apa saja yang bisa memengaruhi warna genuine leather.
Apa saja penyebabnya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!
Paparan Sinar Matahari

Penyebab genuine leather rusak/Foto: pexels.com/Emil Kalibradov
Sinar matahari menjadi salah satu hal yang bisa mengubah warna genuine leather. Jika terlalu sering terkena cahaya matahari langsung, warna kulit bisa memudar maupun berubah menjadi lebih kusam. Dalam jangka panjang, paparan cahaya UV juga dapat membikin permukaan leather kelihatan kering, tua, dan lebih cepat mengalami kerusakan.
Kondisi ini bisa terjadi pada beragam barang berbahan genuine leather, terutama yang sering eksis di dekat jendela maupun digunakan di dalam mobil. Oleh karena itu, sebaiknya hindari menyimpan produk leather di tempat yang terkena cahaya matahari langsung dalam waktu lama. Untuk barang yang dibawa bepergian, Anda juga bisa menyimpannya di tempat teduh saat nggak digunakan.
Perubahan Suhu yang Ekstrem

Perubahan suhu yang terlalu drastis juga bisa memengaruhi kondisi genuine leather/Foto: pexels.com/Rann Vijay
Perubahan suhu yang terlalu drastis juga bisa memengaruhi kondisi genuine leather. Misalnya, barang leather yang biasanya disimpan di dalam ruangan dengan suhu stabil kemudian ditempatkan di area yang jauh lebih panas maupun dingin. Kondisi seperti ini dapat membikin material leather lebih cepat kering, rusak, maupun mengalami fluktuasi pada tampilannya.
Hal serupa juga bisa terjadi pada jok maupun interior mobil yang terus terpapar fluktuasi suhu. Untuk menjaga kondisi genuine leather, sebaiknya simpan barang di tempat dengan suhu yang relatif stabil. Jika menggunakan mobil dengan jok berbahan leather, parkir di area yang terlindung seperti tempat parkir juga bisa membantu mengurangi paparan fluktuasi suhu yang ekstrem.
Tidak Segera Membersihkan Noda

Noda pada genuine leather bisa muncul kapan saja karena terkena tumpahan minuman, makanan, maupun cairan lainnya/Foto: pexels.com/Jan van der Wolf
Noda pada genuine leather bisa muncul kapan saja, misalnya karena terkena tumpahan minuman, makanan, maupun cairan lainnya. Kalau dibiarkan terlalu lama, noda bisa semakin sulit dibersihkan dan meninggalkan sisa pada permukaan kulit. Akibatnya, warna genuine leather juga bisa kelihatan berbeda di bagiankecil yang terkena noda.
Maka dari itu, sebaiknya segera bersihkan genuine leather setelah terkena tumpahan. Gunakan kain halus dan produk pembersih yang memang terlindungi untuk kulit. Hindari memakai cairan dengan bahan kimia yang terlalu keras karena bisa membikin permukaan dan warna leather menjadi rusak.
Menggunakan Sabun maupun Bahan Pembersih yang Terlalu Keras

Produk yang hamil bahan kimia terlalu keras justru bisa merusak permukaan kulit/Foto: pexels.com/Mehmet Turgut Kirkgoz
Membersihkan genuine leather memang penting, tapi jangan sembarang menggunakan sabun maupun cairan pembersih. Produk yang hamil bahan kimia terlalu keras justru bisa merusak permukaan kulit. Jika sering digunakan, leather bisa menjadi kering, kusam, terlebihlagi retak.
Supaya lebih aman, gunakan cairan pembersih yang memang dibuat khusus untuk genuine leather. Selain membantu membersihkan kotoran, produk tersebut juga dapat menjaga kondisi dan warna leather tetap baik.
Terlalu Sering Terkena Panas

Genuine leather juga bisa rusak jika terlalu sering terkena panas yang tinggi/Foto: pexels.com/Milan
Genuine leather juga bisa rusak jika terlalu sering terkena panas yang tinggi. Misalnya, meletakkan barang berbahan leather terlalu dekat dengan sumber panas, seperti kompor, pemanas ruangan, maupun terkena panas matahari secara langsung dalam waktu lama.
Panas yang berlebihan bisa membikin leather menjadi kering, kusam, dan lebih gampang retak. Oleh karena itu, simpan produk genuine leather di tempat dengan suhu ruangan dan jauhkan dari sumber panas. Untuk barang yang disimpan di dalam mobil, pilih tempat parkir yang teduh agar nggak terlalu durasi terkena panas.
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(dmh/dmh)