5 Tanda Anak Berpotensi jadi Orang Sukses saat Dewasa Menurut Psikolog

Jun 16, 2026 07:50 AM - 1 bulan yang lalu 52500

Perjalanan menemani anak hingga tumbuh dewasa tidak selalu melangkah dengan mudah. Setiap hari ada saja perihal yang perlu diperhatikan, mulai dari membangunkan anak di pagi hari hingga menemani mereka belajar dan beraktivitas.

Di sela-sela kesibukan itu, tentunya Bunda mau tahu potensi apa saja yang dimiliki Si Kecil. Apalagi, setiap anak mempunyai langkah tumbuh dan berkembang yang berbeda-beda.

Dalam kesehariannya, anak sering menunjukkan beragam kebiasaan yang tampak biasa saja. Namun, beberapa di antaranya rupanya cukup menarik perhatian para mahir lantaran dianggap berangkaian dengan perkembangan mereka nantinya.


Hal ini juga disampaikan oleh seorang psikolog berlisensi dan mahir strategi pengasuhan di Amerika Serikat, Sarah Lebovitz Suria. Menurutnya, ada keahlian yang mulai terbentuk sejak masa kanak-kanak dan dapat menjadi bekal saat anak beranjak dewasa.

Meski tidak ada tanda yang bisa memastikan anak bakal sukses di masa depan, beberapa keahlian yang dilatih sejak mini dapat membantu mereka tumbuh dan berkembang dengan lebih baik.

Karena itu, tidak ada salahnya Bunda mengenali beberapa tanda anak yang dinilai berpotensi menjadi orang sukses saat dewasa menurut psikolog. Yuk, kita simak selengkapnya di sini. 

5 tanda anak berpotensi jadi orang sukses saat dewasa menurut psikolog

Melansir dari laman Newsweek, berikut beberapa tanda anak yang berpotensi menjadi orang sukses saat dewasa menurut psikolog. Berikut penjelasan selengkapnya:

1. Anak dapat mengatur emosi dan tetap fokus

Kemampuan mengatur emosi merupakan salah satu keahlian yang krusial dimiliki anak sejak kecil. Anak yang bisa mengendalikan perasaannya biasanya lebih mudah menghadapi banyak situasi dalam keseharian.

Menurut Suria, keahlian mengatur diri itu krusial dalam perkembangan anak. Keterampilan ini tidak hanya berfaedah selama masa sekolah saja, tetapi juga saat mereka tumbuh dewasa.

"Pengaturan diri sangat penting. Mampu mengelola emosi, kan? Juga gimana mempertahankan perhatian dalam suatu lingkungan, itu sangat krusial dalam lingkungan sekolah, dan juga di bumi nyata," kata Suria.

2. Anak bangkit kembali ketika keadaan menjadi sulit

Setiap anak tentu pernah menghadapi pengalaman yang tidak menyenangkan, Bunda. Mulai dari nilai yang kurang memuaskan, persoalan dengan teman, hingga situasi yang membikin mereka merasa sedih.

Namun, ada anak yang bisa perlahan bangkit dan mencoba kembali setelah mengalami kesulitan tersebut. Suria menuturkan bahwa anak yang mempunyai ketahanan mental bisa membangun keahlian krusial yang berfaedah untuk ke depannya.

"Ketahanan mental sangat penting. Mampu bangkit kembali ketika keadaan menjadi susah dan betul-betul bisa bangkit secara bentuk dan emosional ketika keadaan sedang berat," ungkapnya.

Kemauan untuk terus berupaya menjadi salah satu keahlian yang bagus dimiliki anak sejak dini. Terlebih saat mereka dihadapkan pada tugas alias tantangan yang tidak selalu mudah untuk diselesaikan.

Menurut Suria, kemauan untuk bekerja keras dan berupaya secara konsisten setiap harinya merupakan keahlian yang sangat krusial untuk dimiliki anak.

"Kemauan untuk bekerja keras, mencurahkan upaya setiap hari, konsistensi itu sangatlah penting," jelas Suria.

Selain kemauan untuk berusaha, rasa mau tahu juga menjadi perihal yang tidak kalah penting, Bunda. Anak yang senang mempelajari banyak perihal biasanya lebih terbuka terhadap pengalaman serta pengetahuan baru.

"Memiliki rasa mau tahu dalam corak apa pun jelas merupakan salah satu bagian dari resep kesuksesan ini. Anda kudu menjadi pembelajar seumur hidup," katanya.

4. Anak mempunyai keahlian beradaptasi dengan baik

Bunda perlu tahu, bahwa setiap anak bakal menghadapi beragam perubahan dalam kehidupannya. Mulai dari lingkungan hingga situasi yang tidak selalu melangkah sesuai angan mereka.

Suria menyampaikan bahwa keahlian untuk memandang suatu situasi dari perspektif pandang yang berbeda merupakan keahlian penting. Ini dapat membantu anak lebih siap menghadapi kondisi yang tidak selalu melangkah sesuai rencana.

"Kemampuan untuk mendekati sesuatu dengan langkah yang berbeda alias mengubah arah ketika rencana tidak melangkah seperti yang diharapkan, itu adalah pertanda baik," kata Suria.

"Bersikap elastis secara kognitif dan mental," lanjutnya.

5. Anak mempunyai keahlian sosial dan bisa bekerja sama

Kemampuan bekerja sama dengan orang lain merupakan keahlian yang krusial untuk dimiliki anak. Keterampilan ini dapat membantu mereka saat belajar, bermain, maupun berinteraksi dalam lingkungan sosial.

Menurut psikolog Suria, keahlian sosial menjadi salah satu keahlian yang mendukung perkembangan anak. Ini juga mencakup keahlian untuk memahami emosi orang lain serta bekerja sama dalam beragam situasi.

"Ini tentang keahlian prososial. Bergilir, memahami perspektif pandang orang lain, belajar kelompok, dan kerja sama," ujar Suria.

"Menjadi bagian dari tim dan memberikan nilai tambah adalah keahlian yang hebat. Tidak semua orang adalah pemimpin, dan itu tidak apa-apa," sambungnya.

Setiap anak punya kesempatan untuk berkembang

Meski beberapa keahlian di atas kerap dikaitkan dengan kesuksesan di masa depan, bukan berfaedah keahlian tersebut menjadi satu-satunya penentu ya, Bunda.

Setiap anak mempunyai perjalanan tumbuh kembang yang berbeda dan tidak bisa disamakan satu sama lain. Begitu pula sebaliknya, anak yang belum menunjukkan keahlian tersebut bukan berfaedah tidak punya kesempatan untuk berkembang dengan baik.

Suria menjelaskan bahwa kemampuan-kemampuan tersebut perlu terus dilatih dan dibangun sejak dini. Maka, orang tua tidak perlu terlalu cemas jika anak tetap dalam proses belajar.

"Keterampilan-keterampilan ini adalah otot-otot yang perlu diasah anak-anak. Tidak ada resep sempurna alias resep rahasia," katanya.

Suria juga mengingatkan bahwa mengasuh anak adalah proses belajar bagi orang tua dan anak. Berbagai keahlian tersebut dapat terus berkembang seiring berjalannya waktu.

"Saya sangat mendorong orang tua untuk memberi diri mereka kelonggaran, ini betul-betul sebuah proses pembelajaran. Prediktor-prediktor ini adalah semua keahlian yang dapat dikembangkan anak-anak," pungkasnya.

Itulah ulasan mengenai lima tanda anak yang berpotensi menjadi orang sukses saat dewasa menurut psikolog. Semoga informasinya dapat bermanfaat.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/rap)

Selengkapnya