Beauties, air putih merupakan salah satu kebutuhan krusial bagi tubuh. Setiap hari, tubuh kehilangan cairan melalui beragam proses seperti buang air kecil, berkeringat, dan aktivitas lainnya. Cairan yang hilang tersebut perlu digantikan agar tubuh statis dapat menjalankan beragam fungsi dengan baik.
Ketika jumlah cairan yang keluar lebih banyak daripada yang masuk dan tidak segera digantikan, tubuh dapat mengalami dehidrasi. Kondisinya dapat berbeda-beda, mulai dari ringan hingga berat. Bahkan, seseorang terkadang tidak langsung menyadari bahwa tubuhnya sedang kekurangan cairan.
Beberapa tanda dapat muncul ketika asupan cairan tidak mencukupi. Mulai dari mulut terasa kering, urine menjadi lebih pekat, sakit kepala, hingga tubuh terasa lelah. Meski demikian, gejala tersebut tidak selalu berarti seseorang pasti mengalami dehidrasi karena dapat dipengaruhi oleh beragam kondisi lainnya.
Dilansir dari Healthy and Natural World dan eMediHealth, ada sejumlah tanda yang dapat diperhatikan ketika tubuh kekurangan air. Mengetahui tanda-tanda tersebut dapat membantu Anda lebih memperhatikan kebutuhan cairan sehari-hari.
Lantas, apa saja tanda kekurangan air dalam tubuh yang perlu Anda sadari? Simak selengkapnya berikut ini, Beauties.
1. Sering Haus dan Mulut Terasa Kering

Sering haus dan mulut terasa kering/ Foto: Pexels.com/ Greta Hoffman
Rasa haus merupakan salah satu tanda yang paling gampang dikenali ketika tubuh membutuhkan cairan. Ketika jumlah air dalam tubuh berkurang, mekanisme rasa haus akan membantu memberi sinyal agar seseorang balik mengonsumsi cairan. Salah satu kondisi yang dapat menyertainya adalah mulut terasa kering.
Mulut yang kering juga berhubungan dengan berkurangnya produksi air liur. Air liur berpartisipasi menjaga kelembapan mulut sekaligus membantu membersihkan sisa makanan. Ketika asupan cairan tidak mencukupi, produksi air liur dapat terganggu sehingga mulut terasa lebih kering.
Jika Anda sering merasa haus setelah beraktivitas, eksis di tempat panas, maupun berkeringat cukup banyak, tubuh mungkin membutuhkan penggantian cairan. Minumlah air secara berjenjang dan jangan menunggu sampai rasa haus menjadi sangat kuat. Namun, rasa haus juga dapat dipengaruhi oleh aspek lain. Karena itu, jangan menjadikan satu gejala saja sebagai acuan untuk menentukan kondisi tubuh.
2. Urine Berwarna Lebih Gelap

Urine berwarna lebih gelap/ Foto: Pexels.com/ Yunhwan Lee
Salah satu tanda kekurangan minum air putih yang cukup gampang diamati adalah fluktuasi pada urine. Ketika tubuh mendapatkan cairan yang cukup, urine umumnya berwarna kuning pucat.
Sebaliknya, ketika asupan cairan rendah, urine dapat menjadi lebih pekat dan berwarna lebih gelap. Urine berwarna kuning tua dan lebih terkonsentrasi sebagai salah satu tanda yang dapat muncul ketika tubuh membutuhkan lebih banyak air. Asupan cairan yang rendah juga dapat mengurangi jumlah urine yang dikeluarkan.
Karena itu, memperhatikan warna dan kekerapan buang air kecil dapat menjadi salah satu metode sederhana untuk lebih mengenali kondisi hidrasi tubuh. Meski demikian, warna urine juga dapat dipengaruhi oleh makanan, obat-obatan, suplemen, maupun kondisi kesehatan tertentu. Jadi, fluktuasi warna yang menetap maupun disertai keluhan lain sebaiknya tidak diabaikan.
3. Sakit Kepala

Sakit kepala/ Foto: Pexels.com/ Andrea Piacquadio
Pernah mengalami sakit imam setelah seharian beraktivitas dan menyadari bahwa Anda hampir tidak minum air? Kondisi tersebut bisa saja berhubungan dengan kurangnya cairan dalam tubuh.
Dehidrasi ringan hingga sedang diketahui dapat memicu sakit imam pada sebagian orang. Meski mekanisme pastinya statis belum sepenuhnya dipahami, kurangnya cairan dapat memengaruhi kondisi tubuh dan berhubungan dengan munculnya sakit kepala.
Sakit imam sebagai salah satu tanda yang dapat muncul ketika tubuh kekurangan air. Selain sakit kepala, sumber tersebut mengatakan seseorang dapat mengalami kesulitan berkonsentrasi maupun merasa seperti mengalami brain fog.
Jika sakit imam muncul setelah Anda kurang minum, cobalah memperhatikan balik asupan cairan dan kebutuhan tubuh. Namun, sakit imam memiliki banyak kemungkinan penyebab sehingga tidak selalu disebabkan oleh kekurangan air. Apabila sakit imam terasa berat, berulang, maupun disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan.
4. Tubuh Terasa Lelah dan Kurang Berenergi

Tubuh terasa capek dan kurang berenergi/ Foto: Pexels.com/ https://kaboompics.com/
Selain rasa haus, tanda kurang minum air lainnya yang mungkin muncul adalah tubuh terasa lelah. Ketika asupan cairan tidak mencukupi, seseorang dapat mengalami penurunan energi, sulit berkonsentrasi, maupun merasa lebih lesu dari biasanya. Kelelahan dan rasa mengantuk sebagai salah satu efek yang dapat berhubungan dengan kekurangan air. Selain itu, kekurangan cairan dapat memengaruhi tingkat energi, fungsi kognitif, kondisi hati, dan kualitas tidur.
Kondisi ini tentu dapat terasa semakin mengganggu ketika Anda sedang berbuat banyak aktivitas. Misalnya, bekerja, belajar, berolahraga, maupun menjalani aktivitas di luar ruangan dalam cuaca panas.
Jika tubuh terasa lelah, jangan langsung menganggap penyebabnya cuma karena kurang minum. Kurang tidur, pola makan, aktivitas fisik, stres, maupun beragam kondisi kesehatan juga dapat menyebabkan kelelahan. Meski begitu, memastikan tubuh mendapatkan cukup cairan statis menjadi kebiasaan krusial yang sebaiknya tidak diabaikan.
5. Kulit Terasa Kering

Kulit terasa kering/ Foto: Pexels.com/ cottonbro studio
Kulit juga dapat memberitahu fluktuasi ketika tubuh mengalami kekurangan cairan. Kulit membutuhkan kelembapan dari lingkungan maupun tubuh agar statis lembut, elastis, dan sehat. Dalam kondisi dehidrasi, kulit dapat terasa lebih kering dan kasar. Kulit kering dan berkurangnya elastisitas sebagai salah satu tanda yang dapat muncul ketika tubuh kekurangan air.
Namun, kulit kering tidak selalu disebabkan oleh kurang minum. Cuaca yang kering, penggunaan produk tertentu, kebiasaan mandi dengan air terlalu panas, serta kondisi kulit juga dapat memengaruhinya.
Karena itu, perhatikan kondisi kulit secara keseluruhan. Jika kulit terasa kering secara terus-menerus meskipun asupan cairan sudah diperhatikan dan penggunaan pelembap tidak membantu, Anda dapat berkonsultasi dengan tabib untuk mengetahui penyebabnya.
Beauties, tubuh membutuhkan cairan setiap hari untuk menjalankan beragam fungsi penting. Mengetahui tanda kekurangan air dalam tubuh dapat membantu Anda lebih peka terhadap kebutuhan cairan tubuh. Namun, perlu diingat bahwa satu gejala tidak selalu menjadi bukti pasti bahwa seseorang mengalami dehidrasi. Kondisi tersebut perlu dilihat berdasarkan gejala lain dan situasi yang menyertainya.
Kebutuhan cairan setiap orang juga dapat berbeda. Faktor seperti usia, aktivitas fisik, kondisi kesehatan, cuaca, serta jumlah cairan yang hilang melalui keringat dapat memengaruhi kebutuhan tubuh.
Jadi, jangan menunggu sampai tubuh terasa sangat haus untuk mulai memperhatikan asupan cairan. Biasakan minum air secara teratur sepanjang hari dan sesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Dengan mengenali tanda kekurangan minum air putih sejak mula dan menjaga asupan cairan secara cukup, Anda dapat membantu tubuh statis terhidrasi dan menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman, Beauties.
___
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)