Mungkin Bunda pernah penasaran kenapa beberapa orang lebih menikmati musim tertentu daripada musim lainnya? Apakah ini berangkaian dengan sains dan langkah kerja otak? Dan apa artinya, misalnya, ketika musim favorit seseorang adalah musim panas?
Meskipun penelitian tentang ilmu jiwa di kembali kenapa orang lebih menyukai musim tertentu tetap terbatas, telah ditemukan bahwa beragam karakter setiap musim, termasuk tingkat sinar mentari dan suhu, dapat berakibat besar pada suasana hati. Selain itu, menurut Verywell Mind, pengaruh emosional ini sebagian besar ditentukan oleh bulan kelahiran seseorang.
Contohnya, seseorang yang lahir di bulan-bulan musim semi dan musim panas mungkin lebih rentan terhadap perubahan suasana hati dengan perubahan suhu dan tingkat cahaya. Sementara seseorang yang lahir di bulan-bulan yang lebih dingin mungkin tidak terlalu merasakan dampaknya. Suasana hati juga tidak hanya merujuk pada keadaan emosional seseorang, itu juga dapat mengenai dengan perilaku.
Dilansir Illinois Mathematics and Science Academy, sinar mentari di musim panas dapat berakibat signifikan pada suasana hati seseorang dengan membangkitkan emosi penuh harapan, terutama lantaran ritme sirkadian tubuh manusia dan gimana ritme tersebut sangat dipengaruhi oleh cahaya. Tetapi hari-hari cerah juga dapat meningkatkan produktivitas dan kebiasaan makan dan tidur yang lebih baik.
Beralih ke bagian yang menarik dibahas, apa sebenarnya yang dikatakan musim favorit seseorang tentang kepribadiannya?
Konon, jika musim favorit Bunda adalah musim panas, waktu yang dipenuhi dengan sinar mentari tanpa henti, maka Bunda adalah seorang pelancong dan penjelajah alam yang antusias. Bunda condong menikmati kegiatan di luar ruangan jika memungkinkan dan mempunyai kepribadian yang ramah dan ekstrovert.
Lebih lengkapnya, simak penjelasan tentang sejumlah karakter kepribadian seseorang yang lebih menyukai musim panas berikut ini!
1. Senang beraktivitas di luar ruangan
Mengutip Your Tango, musim panas adalah tentang mendaki gunung, bersepeda, berenang, dan berjalan-jalan. Jika musim panas adalah musim kesukaan Bunda, Bunda mungkin telah merencanakan perjalanan berkemah alias liburan pantai lantaran kegiatan luar ruangan yang membawa lebih dekat dengan alam.
2. Suka mencari tempat baru untuk dieksplore
Orang-orang yang mengatakan musim panas adalah musim favorit mereka sering merasa terdorong untuk menjelajah. Mulai dari mendaki ke tempat yang tidak dikenal, hingga menemukan pantai tersembunyi, dan apalagi melangkah di luar jalur yang biasa dilalui di hutan, duduk di resor alias menghabiskan akhir pekan di rumah tidak bakal cukup.
Mereka mempunyai kemauan yang tak terpuaskan untuk mencari tempat-tempat baru, di mana mereka dapat menyendiri alias membujuk orang lain ke tempat terbaru. Sudah menjadi sifat mereka untuk keluar dan merencanakan ke mana mereka bakal pergi selanjutnya.
Cuaca yang cerah sepanjang hari menjadi kesempatan untuk berkumpul alias mempunyai kegiatan berbareng kawan dan kerabat. Orang-orang yang menyukai musim panas tentu tidak membiarkan kesempatan untuk bersosialisasi berlalu begitu saja.
Dari sore hari minum es kopi hingga barbekyu akhir pekan, orang-orang ekstrovert ini sangat antusias untuk bersosialisasi. Sains pun mendukung perihal ini, Bunda. Sebuah studi tahun 2008 menemukan hubungan langsung antara kehangatan bentuk dan kehangatan sosial. Jika musim lebih hangat dan cerah, kemauan kita untuk menghabiskan waktu dengan orang lain meningkat.
4. Sangat menghargai nostalgia
Meskipun nostalgia bisa menjadi emosi yang sementara bagi sebagian orang, orang-orang yang lebih menyukai musim panas mengadopsinya sebagai karakter kepribadian. Mereka memandang masa lampau dengan kualitas yang unik dan penuh impian.
5. Berjiwa bebas
Dengan datangnya musim panas, datang pula liburan, dan dengan liburan datanglah waktu untuk melakukan apa pun yang Anda inginkan. Orang-orang yang lebih menyukai musim panas pada dasarnya betul-betul menyukai kebebasan, tanpa terbebani oleh realita pahit kehidupan sehari-hari.
Selain itu, musim panas menawarkan banyak kesempatan untuk menikmati beragam kegiatan dan suasana yang menyenangkan. Intinya, orang-orang yang menyukai musim ini tidak pernah menyia-nyiakan kesempatan untuk menikmati setiap momen.
6. Optimistis tentang kehidupan
Cahaya di musim panas memengaruhi suasana hati. Cahaya yang lebih terang membikin orang lebih senang dan lebih optimis. Para peneliti apalagi menemukan hasil yang bagus dalam mengobati orang dengan gangguan afektif musiman menggunakan terapi cahaya.
Matahari musim panas membangkitkan optimisme orang, dan bagi orang-orang yang mengatakan musim panas adalah musim favorit mereka, optimisme itu muncul dua kali lipat. Matahari bercahaya di luar ruangan biasanya mencerminkan watak ceria orang-orang yang menyukai musim panas, dan mereka tidak kesulitan berbagi sikap positif mereka dengan orang lain.
Pada akhirnya, musim yang berbeda mempunyai makna yang berbeda bagi setiap orang. Musim yang lebih hangat alias lebih dingin mungkin dapat memengaruhi langkah kita berpikir, merasa, dan bertindak. Akan tetapi, krusial untuk diingat bahwa langkah orang bereaksi juga berjuntai pada beragam faktor.
Demikian karakter kepribadian orang yang lebih menyukai musim panas. Selain menyukai kebebasan, rupanya mereka juga lebih optimis dalam menjalani kehidupan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·