Cara Mengenali Bentuk Tubuh dan Risiko Penyakit yang Mengintai

Aug 09, 2026 01:10 PM - 2 jam yang lalu 9

Jakarta -

Setiap orang mempunyai corak tubuh yang berbeda-beda. Ada yang condong menyimpan lemak di area perut, sementara sebagian lainnya lebih banyak mengalami penumpukan lemak di pinggul alias paha.

Perbedaan ini umumnya dipengaruhi oleh aspek genetik. Artinya, letak penumpukan berat badan pada setiap orang memang bisa berbeda dan bukan sesuatu yang sepenuhnya dapat dikendalikan.

Meski tidak ada corak tubuh yang lebih baik alias buruk, Bunda tetap perlu mengenalinya. Pasalnya, penumpukan lemak di area tertentu, terutama di sekitar perut, dapat meningkatkan akibat beragam masalah kesehatan jika disertai kelebihan berat badan alias obesitas.


Hubungan corak badan dan kesehatan

Tipe tubuh Bunda dapat memengaruhi beberapa aspek kesehatan Faktor-faktor yang menentukan jenis tubuh, seperti lemak tubuh dan massa otot, juga dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan:

1. Ektomorf

Dilansir United States Medical Suppy, jenis tubuh ini ditandai dengan tulang tipis, persendian kecil, kerangka tubuh yang sempit, dan relatif kurangnya lakukan.

Orang dengan corak tubuh ini seringkali tampak kurus, sampai-sampai mereka kesulitan menambah berat badan meskipun menginginkannya. Namun, penampilan bisa menipu.

Terutama saat sudah tua, ektomorf dapat mempunyai kadar lemak tubuh yang lebih tinggi daripada yang mereka duga. Itu lantaran tubuh mereka memproses makanan dengan sangat cepat, akibatnya, perkembangan otot bisa lebih susah bagi ektomorf dibandingkan orang dengan jenis tubuh lainnya.

2. Mesomorf

Tubuh mesomorfik mempunyai postur dan kerangka tubuh sedang dan sering disebut sebagai atletis. Orang dengan jenis tubuh ini condong lebih mudah membentuk otot. Mereka biasanya mempunyai lebih banyak otot daripada lemak.

3. Endomorf

Tipe tubuh endomorfik mempunyai lebih banyak lemak tubuh daripada massa otot, terutama di bagian perut.

Mereka mempunyai kerangka yang lebih lebar dan padat serta perut dan pinggang yang lebih besar. Ciri-ciri lainnya termasuk bahu dan fitur, wajah yang membulat, leher yang lebih pendek, dan wajah yang lebar.

Risiko kesehatan bagi jenis tubuh endomorf meliputi depresi, penyakit jantung, hipertensi, menstruasi tidak teratur, dan obesitas.

4. Bentuk buah pir

Beberapa jenis tubuh tidak sepenuhnya sepenuhnya sesuai dengan salah satu dari tiga somatotipe utama. Sebagai contoh, pertimbangkan orang-orang dengan corak tubuh ‘seperti buah pir’.

Seperti ektomorf, mereka condong mempunyai tubuh bagian atas yang tipis, tetapi mereka juga mempunyai tubuh bagian bawah yang lebih mirip dengan yang terlihat pada somatotipe endomorf.

Banyak orang dengan corak tubuh seperti buah pir menyimpan lemak di paha dan pinggul mereka. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa jenis lemak ini mempunyai lebih sedikit masalah kesehatan dibandingkan lemak perut.

5. Bentuk apel

Sementara itu, orang dengan corak tubuh apel condong menyimpan lemak di perut mereka, bukan di bagian bawah tubuh. Tipe tubuh ini sering dikenal secara informal sebagai perut buncit.

Sayangnya, corak tubuh seperti apel lebih sering dikaitkan dengan masalah kesehatan dibandingkan corak tubuh seperti pir.

Lemak perut dapat mengindikasikan adanya lemak di sekitar organ dalam, bukan hanya di bawah kulit. Jenis lemak ini lebih erat kaitannya dengan kondisi seperti glukosuria jenis 2, kanker, dan penyakit jantung.

Tidak peduli seperti apa corak tubuh Bunda, menurunkan berat badan berlebih dapat sangat membantu menjalani style hidup yang lebih sehat. Berikut dua tips yang dapat Bunda ikuti:

1. Berolahraga untuk menjaga kebugaran

Olahraga teratur adalah langkah ideal untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Bunda sebaiknya mencoba berolahraga sedang kurang lebih selama 30 menit nyaris setiap hari dalam seminggu.

Lemak dalam berasosiasi dengan banyak masalah kesehatan. Bahkan, jika tidak membantu menurunkan berat badan, olahraga membantu menjadi lebih sehat dengan mengurangi lemak dan membangun otot.

2. Makan untuk mendapatkan corak tubuh yang sehat

Komponen utama lain yang perlu diingat saat berupaya menjalani style hidup yang lebih sehat adalah diet.

Fokuslah pada mengonsumsi porsi seimbang dari biji-bijian utuh, sayuran, buah-buahan, dan protein tanpa lemak.

Konsumsi karbohidrat sederhana dalam jumlah besar sudah rawan bagi penderita diabetes. Namun, pengaruh buruknya tidak hanya terbatas pada pengaruhnya terhadap kadar gula darah. Bersama dengan lemak trans, makanan dan minuman manis dapat meningkatkan lemak perut, sehingga semakin krusial untuk menghindarinya sebisa mungkin.

Nah, itulah beberapa jenis corak tubuh dan akibat kesehatan yang mengintai. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

Selengkapnya