Cara Mengenali Ibu Mertua dengan EQ Tinggi dari Sikapnya

Aug 09, 2026 02:25 PM - 2 jam yang lalu 6

Jakarta -

Ibu mertua yang pandai secara emosional sangat diidamkan oleh banyak menantu perempuan. Ibu mertua dengan kepintaran emosional alias Emotional Quotient (EQ) tinggi biasanya memahami bahwa keselarasan family dibangun melalui empati dan rasa hormat.

Ibu mertua ini juga sering kali memprioritaskan otonomi pasangan, menghormati batasan, dan berkomunikasi secara langsung. Pada akhirnya, ibu mertua dapat menjalin hubungan yang sehat dengan menantunya.

"Secara garis besar, kepintaran emosional memerlukan kesadaran diri, pengaturan diri , empati, kemauan untuk berkomunikasi sekaligus memberi ruang untuk memperbaiki kesalahan ketika kita melakukan kesalahan, dan keahlian untuk membedakan antara diri sendiri dan orang lain," kata psikolog dan penulis kitab You, Your Husband, and His Mother, Dr. Tracy Dalgleish, dilansir laman Parade.


Dalgleish pernah berbagi tentang langkah mengenali ibu mertua dengan EQ tinggi. Memahami sikap dan kepribadian ini menjadi krusial dan bisa berakibat besar pada struktur family secara umum, terutama dalam hubungan dengan menantu perempuan.

Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Cara mengenali ibu mertua dengan EQ tinggi

Berikut langkah mengenali ibu mertua dengan kepintaran emosional yang tinggi:

1. Mereka memprioritaskan ikatan pasangan di atas kenyamanan mereka sendiri

Ibu mertua yang baik sangat menghargai hubungan anak dan menantunya. Mereka tidak mempermasalahkan jika anak-anaknya memprioritaskan pasangan dibandingkan keluarga.

"Mereka mengarahkan putra mereka kepada pasangannya alih-alih menarik diri ke arah 'kesetiaan' kepada family alias rasa bersalah," ungkap Dalgleish.

"Mereka memelihara otonomi pasangan dan menantu wanita tidak dijadikan kambing hitam. Ini menunjukkan pengaturan emosi dan pengambilan perspektif, alias keahlian untuk menenangkan emosi tidak nyaman tanpa membebankannya kepada anak alias menantu yang sudah dewasa," sambungnya.

2. Memiliki empati dan kesadaran sosial

Ibu mertua dengan EQ tinggi juga biasanya sering menunjukkan empati. Mereka tidak sungkan untuk berbagi emosi tanpa memberikan tekanan apa pun, Bunda.

"Ini menunjukkan empati dan kesadaran sosial, alias pemahaman bahwa kehadiran mereka memang berakibat pada orang lain, tanpa mempersonalisasi akibat tersebut," ujar Dalgleish.

"Ketika mereka menyertakan menantu perempuan, itu juga menandakan keahlian untuk memprioritaskan rasa memiliki. Seorang ibu mertua yang pandai secara emosional tetap memegang otonomi dalam hubungan, alih-alih menjadi emosional dan terikat secara berlebihan," sambungnya.

3. Mereka menghormati batas dan tidak menganggapnya sebagai masalah pribadi

Ibu mertua dambaan adalah mereka yang menghormati batas anak dan menantunya. Nah, kepribadian ini biasanya dimiliki oleh ibu mertua dengan EQ tinggi.

"Ini termasuk menghormati batas seputar kunjungan, liburan, dan keputusan pengasuhan anak tanpa sikap melindungi alias rasa bersalah," kata Dalgleish.

"Ini menunjukkan pengaturan diri dan diferensiasi. Ini seperti mengatakan 'Saya dapat tetap terhubung denganmu apalagi ketika saya merasa kecewa'."

4. Mereka mau mengakui dan bertanggung jawab atas kesalahan, serta mau memperbaiki diri

Ibu mertua dengan EQ tinggi umumnya tidak pamor untuk mengakui kesalahannya. Mereka apalagi mau bertanggung jawab dan memperbaiki diri setelah menyadari kesalahannya.

"Ini mencerminkan tingkat kesadaran diri yang tinggi dan bukan perjuangan untuk selalu betul alias memilih apa yang betul secara moral," ungkap Dalgleish.

5. Mereka berkomunikasi secara langsung, ramah, dan penuh hormat

Menurut Dalgleish, ibu mertua yang baik tidak suka menyembunyikan emosi pada menantunya. Mereka bakal berkomunikasi langsung dengan memantu untuk menunjukkan rasa hormat.

"Mereka tidak menggunakan triangulasi alias rasa bersalah, dan menghindari berbincang di belakang orang lain. Individu yang pandai secara emosional dapat menyadari bahwa berbincang di belakang seseorang itu berbahaya. Ini juga mengharuskan seorang ibu mertua untuk dapat mengatur emosi mereka sendiri, agar tidak bertindak secara reaktif," katanya.

6. Mereka memandang menantu sebagai perseorangan yang otonom

Seorang ibu mertua yang pandai secara emosional bakal memandang menantunya sebagai perseorangan yang otonom. Perlu diketahui, perseorangan yang otonom adalah seseorang yang bisa berpikir, mengambil keputusan, dan bertindak secara berdikari berasas nilai dan tanggung jawab.

"Seorang ibu mertua berinvestasi dalam mengenal siapa menantu perempuannya, melalui minat, karier, dan nilai-nilai, bukan hanya perannya sebagai ibu," ujar Dalgleish.

"Ini adalah praktik personalitas dan juga kesadaran diri yang dibutuhkan untuk tidak hanya konsentrasi pada kegembiraan mereka sendiri saat memandang cucu, alias hanya berfokus pada pengalaman mereka sebagai seorang kakek-nenek."

7. Mereka menerima perbedaan dan mempunyai elastisitas dalam nilai-nilai

Dalgleish mengatakan bahwa kepintaran emosional mengharuskan seseorang untuk memandang bahwa dia adalah dua orang yang berbeda. Ini disebut juga keahlian diferensiasi, Bunda.

"Ibu mertua yang egois tidak kudu menyukai semua perihal tentang menantu perempuannya dan mereka tetap bisa bersikap hormat dan inklusif. Praktik diferensiasi mengatakan, 'Saya tidak kudu menyukai ini, tapi saya bisa menghormatinya'. Ini adalah praktik empati dan juga kesadaran diri tentang apa yang mereka sukai alias tidak sukai, dan keahlian untuk tidak mendefinisikan seseorang berasas sesuatu yang mereka yakini," ungkap Dalgleish.

8. Mereka bisa mengatasi tantangan secara langsung

Ibu mertua yang pandai secara emosional dapat mentolerir ketidaknyamanan dan perbedaan. Semua itu dilakukan sembari mempraktikkan komunikasi yang tegas dan jelas.

Ibu mertua ini biasanya mempunyai kepercayaan diri yang menganggap mereka dapat berkomunikasi secara langsung. Hal itu dilakukan meskipun mereka tahu hasilnya tidak selalu mencapai kesepakatan.

Demikian langkah mengenali ibu mertua dengan kepintaran emosional yang tinggi. Semoga info ini berfaedah ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/som)

Selengkapnya