6 Jenis Orgasme Yang Perlu Diketahui Pasangan Dan Cara Mencapainya

Jun 13, 2026 09:10 PM - 4 jam yang lalu 172

Jakarta -

Orang sering berpikiran bahwa orgasme itu hanya satu jenis yang terjadi dengan langkah tertentu. Padahal, tubuh manusia jauh lebih kaya dari itu dan ada 6 jenis orgasme yang manusia rasakan. Tentunya, Bunda dan Ayah perlu mengetahui langkah mencapainya.

Melansir Healthline, orgasme bukan satu pengalaman tunggal melainkan spektrum sensasi yang dipengaruhi banyak faktor. Misalnya saja stimulasi, kondisi emosional pasangan, hingga relaksasi tubuh.

Para master di bumi kesehatan seksual modern sepakat untuk tidak mengkotak-kotakkan orgasme secara kaku. Intensitas orgasme bisa berbeda-beda, begitu juga dengan durasinya yang bisa berubah. Bahkan, sensasi yang manusia rasakan bisa dari beragam area tubuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Apa makna orgasme?

Caitlin V. Neal, mahir seksologi mengatakan bahwa tidak ada arti tunggal dan disepakati secara luas tentang orgasme. "Salah satu arti orgasme adalah pelepasan ketegangan seksual yang menyenangkan," katanya.

Kalau ditanya penyebab orgasme, menurut Neal lantaran penumpukan ketegangan di sel-sel saraf. Ketika ketegangan itu dilepaskan, maka seseorang dapat mengalami orgasme.

"Anda dapat membayangkan orgasme sebagai akibat dari kenikmatan luar biasa di ujung saraf yang mencapai titik puncaknya," kata Neal.

Jenis orgasme dan langkah mencapainya

Berbagai sentuhan di tubuh dapat menghasilkan beragam jenis orgasme. Pasangan suami istri (pasutri) yang tertarik mengeksplorasi potensi kenikmatan tubuh sepenuhnya mungkin perlu mencoba merangsang beragam bagian tubuh. 

Banyak pencari kenikmatan bakal mengatakan bahwa mereka mengalami beragam jenis orgasme yang berbeda, tergantung pada bagian tubuh mana yang dirangsang.

Dan sebagian besar pendidik seks setuju bahwa orgasme datang dalam beragam durasi, intensitas, dan kualitas keseluruhan yang berbeda. Namun masalahnya, manusia seringkali susah untuk membedakan jenis orgasme apa yang dialaminya.

Menurut pendidik seks berpengalaman, Searah Deysach, pemilik Early to Bed, sebuah perusahaan produk kenikmatan di Chicago, Illinois, perihal itu lantaran struktur anatomi yang dapat menyebabkan orgasme seringkali saling mengenai dan susah dibedakan.

"Seseorang mungkin mengalami orgasme dari stimulasi tembok depan memek (titik G) alias mengalami orgasme dari stimulasi bagian luar klitoris mereka, tetapi pada akhirnya semua orgasme ini berasal dari tempat yang sama," kata Deysach.

Berikut 6 jenis orgasme yang perlu diketahui:

1. Orgasne klitoris

Klitoris adalah titik sensitif yang kaya bakal saraf. Bagian luar klitoris mengintip dari ujung atas vulva dan seringkali tertutup oleh tudung.

Perempuan sering dapat merasakan orgasme jenis ini di permukaan tubuh, seperti sensasi geli di sepanjang kulit dan di otak.

Salah satu langkah terbaik untuk menstimulasi bagian luar klitoris adalah dengan menggosoknya perlahan dengan jari, telapak tangan, alias lidah dengan aktivitas maju mundur alias melingkar.

Bagian dalam klitoris tidak dapat dilihat, tetapi dapat distimulasi melalui tekanan memek alias anus bagian dalam.

Perempuan mungkin mengalami orgasme klitoris dengan memberikan tekanan yang lebih sigap dan lebih keras secara berulang.

2. Vaginal orgasme

Orgasme memek lebih dalam di dalam tubuh dan biasanya disertai dengan debaran tembok saluran vagina. Ketika G-spot, titik spesifik sekitar 2 inci di dalam tembok memek bagian depan, dirangsang, perihal itu dapat menyebabkan ejakulasi.

Orgasme memek bisa sangat menyenangkan untuk orang yang dapat mengalaminya. Tetapi kepercayaan budaya bahwa orgasme memek lebih baik daripada jenis orgasme lainnya adalah omong kosong belaka. Tidak ada jenjang orgasme.

Ketika wanita terangsang dan cukup terlumasi untuk penetrasi, cobalah memasukkan jari, penis, alias mainan tongkat ke dalam saluran vagina.

Arahkan objek alias bagian tubuh yang melakukan penetrasi ke arah pusar, dan buat aktivitas 'mengundang'. Ini dapat merangsang G-spot dan mungkin menyebabkan orgasme vagina.

3. Orgasme anal 

Selama orgasme anal, kontraksi otot yang orang rasakan terutama bakal berada di saluran anus dan di sekitar sfingter anus. Dan bukan di dalam vagina.

Orgasme anal dapat dialami siapa pun, meskipun penyebab yang mendasarinya dapat berbeda.

Untuk orang yang mempunyai penis, penetrasi anal dapat merangsang prostat, yang merupakan area menggiurkan yang kaya saraf dan analog dengan G-spot. Sedangkan, orang yang mempunyai vagina, penetrasi anal dapat merangsang klitoris, serta A-spot alias G-spot.

Anus tidak menghasilkan pelumas secara alami dan jaringan di anus sangat halus, yang berfaedah area tersebut sangat rentan terhadap robekan mikro jika pelumasan tidak memadai.

4. Kombinasi alias campuran 

Seseorang dapat mengalami orgasme campuran dengan menggabungkan stimulasi klitoris dan memek secara bersamaan, baik secara paralel alias berlawanan ritme. Apa pun yang terasa paling nyaman!

Ketika memek dan klitoris dirangsang pada saat yang bersamaan, condong menghasilkan orgasme yang lebih eksplosif. Terkadang orgasme kombinasi ini disertai dengan getaran dan gemetaran seluruh tubuh.

5. Zona erotis

Stimulasi menggiurkan pada bagian tubuh yang kurang dikenal (telinga, puting, leher, siku, lutut, dan lain-lain) dapat menyebabkan pelepasan yang menyenangkan saat dicium dan dimainkan.

Beberapa orang menggambarkan orgasme yang mengikutinya sebagai lebih terasa di seluruh tubuh, dibandingkan dengan jenis orgasme lainnya.

Cara terbaik untuk menemukan area menggiurkan adalah dengan menggunakan bulu alias barang ringan lainnya dan perhatikan di mana Bunda merasakan kenikmatan paling besar.

6. Orgasme kejang

Ini adalah orgasme yang menyebabkan otot dasar panggul berkedut berulang kali dengan sangat cepat. Orgasme ini biasanya terjadi setelah penumpukan yang lama.

Bunda dapat melakukan ini dengan melakukan edging, artinya mendekatkan diri pada orgasme tanpa melewatinya hingga berulang kali.

Apakah ada perbedaan antara orgasme 'pria' dan 'wanita'?

Neal bilang semua orgasme itu serupa dan sedikit berbeda. Perempuan yang mempunyai vulva dan memek biasanya mengalami orgasme yang lebih lama ialah sekitar 20 hingga 35 detik.

Sementara orang yang mempunyai penis biasanya mengalami orgasme lebih cepat, biasanya kurang dari 15 detik.

Neal menambahkan bahwa krusial untuk diingat bahwa ejakulasi dan orgasme itu berbeda. "Orgasme laki-laki dan ejakulasi laki-laki adalah dua proses biologis berbeda yang tidak kudu terjadi bersamaan," katanya. 

Menurutnya banyak laki-laki alias pemilik penis bisa mencapai orgasme tanpa ejakulasi. "Dan melaporkan orgasme ini mirip dengan orgasme yang dialami pemilik vagina," jelas Neal.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya