6 Tanaman Jadul yang Kembali Naik Daun pada 2026

Jun 14, 2026 07:00 AM - 1 bulan yang lalu 54077

Ada beberapa tanaman jadul yang kembali tren tahun ini. Apa saja? Mari lihat di sini, Bunda.

Tren bertani terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Jika beberapa tahun terakhir tanaman minimalis dan mudah dirawat mendominasi laman rumah, sekarang arah tren mulai bergeser ke tanaman-tanaman klasik yang mengingatkan pada taman rumah nenek di masa lalu.

Di tahun 2026, para pencinta tanaman justru semakin tertarik menghadirkan suasana taman yang romantis, penuh warna, dan bernuansa nostalgia. Tanaman bergaya cottage garden alias taman pedesaan klasik kembali menjadi favorit lantaran bisa menghadirkan keelokan alami sekaligus menarik beragam jenis penyerbuk seperti lebah dan kupu-kupu.


Tanaman jadul yang naik daun pada 2026

Berikut deretan tanaman jadul yang kembali tren.

1. Hollyhocks

Hollyhocks menjadi salah satu tanaman lawas yang diprediksi kembali terkenal pada 2026. Tanaman berbunga ini dikenal dengan batangnya yang menjulang tinggi hingga nyaris 3 meter serta warna bunganya beragam dan mencolok.

Mengutip Ideal Home, ahli hortikultura Cherry Lane Garden Centres, Amber Tunney, mengatakan bahwa hollyhocks yang dulu dianggap sebagai tanaman unik taman pedesaan sekarang kembali diminati. Para pekebun mulai menyukai style penanaman bernuansa romantis dan warisan budaya. Selain itu, tanaman ini memberikan struktur dan tinggi yang menarik, terutama untuk taman berukuran kecil.

2. Delphinium

Delphinium juga menjadi primadona di kalangan pencinta tanaman hias. Tanaman ini terkenal dengan rangkaian kembang menjulang berwarna biru, ungu, hingga putih yang bisa menciptakan tampilan taman yang elegan.

Pakar hortikultura dari LBS Horticulture, Richard Barker, menyebut delphinium merupakan tanaman klasik yang sekarang kembali mendapat perhatian luas. Tingginya bisa memberikan kesan dramatis dan daya tarik visual. Dengan perawatan yang tepat, tanaman ini apalagi bisa berbunga kembali di akhir musim.

3. Sweet peas

Sweet peas tidak hanya menarik dari segi tampilan, tapi juga dikenal mempunyai aroma wangi yang khas. Tanaman ini menjadi pilihan favorit bagi mereka yang mau menghadirkan pengalaman sensorik di taman rumah.

Menurut Amber, meningkatnya minat terhadap taman yang melibatkan unsur penciuman menjadi salah satu argumen sweet peas kembali digemari. Tanaman ini juga menghadirkan nuansa nostalgia dan mendukung tren bertani kembang pangkas di rumah.

4. Iris

Iris dikenal sebagai tanaman yang relatif mudah dirawat tapi mempunyai tampilan kembang yang mencolok. Kelopak bunganya yang artistik dengan kekuasaan warna ungu membikin tanaman ini semakin diminati oleh para pemula maupun penghobi tanaman.

Richard menilai iris kembali naik daun lantaran bisa memberikan hasil maksimal tanpa memerlukan perawatan yang rumit. Tanaman ini mudah ditanam, menarik penyerbuk, dan dapat tumbuh kembali setiap tahun di beragam kondisi lokasi.

5. Lupin

Lupin menawarkan kombinasi warna kembang yang berani dengan corak menjulang yang khas. Kehadirannya bisa menjadi titik konsentrasi di taman, terutama pada musim semi dan musim panas.

Amber  mengatakan bahwa tanaman yang sempat dianggap antik ini sekarang kembali digemari lantaran tampilannya yang unik dan faedah ekologisnya. Kemampuannya memperbaiki kandungan nitrogen dalam tanah juga disukai oleh pekebun yang peduli lingkungan.

6. Foxglove

Foxglove menjadi salah satu tanaman yang banyak menarik perhatian dalam beragam pameran taman internasional. Bentuk bunganya yang menyerupai lonceng dan tumbuh menjulang membuatnya tampil mencuri perhatian.

Menurut Richard, foxglove semakin diminati lantaran manfaatnya bagi ekosistem taman. Foxglove merupakan kembang klasik taman pedesaan yang kembali terkenal lantaran sangat efektif menarik lebah. Tanaman ini juga bisa menyebarkan bibit sendiri sehingga dapat menghasilkan kembang baru setelah masa berbunga berakhir.

Selain menghadirkan keelokan visual yang khas, tanaman-tanaman klasik tersebut juga menawarkan faedah ekologis dan pengalaman bertani yang lebih dekat dengan alam.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Selengkapnya