6 Wisata Bira untuk Melengkapi Trip dari Makassar

Destinasi Wisata Indonesia oleh Waktu baca 4 menit 530x dilihat
6 Wisata Bira untuk Melengkapi Trip dari Makassar

Bagikan Postingan

Tour Makassar – Dari Makassar, perjalanan sekitar 5–6 jam bakal membawamu ke area wisata Bira di Kabupaten Bulukumba. Setelah menikmati ikon kota seperti Pantai Losari, Fort Rotterdam, alias Pantai Akkarena, perjalanan ke ujung selatan Sulawesi Selatan ini bakal menghadirkan suasana pesisir yang jauh lebih tenang dan berbeda.

Beragam wisata di Bira memang identik dengan pantai berpasir putih, tetapi area ini punya lebih banyak pengalaman untuk dijelajahi. Kamu bisa menyeberang ke pulau kecil, memandang pembuatan kapal tradisional, mengenal kehidupan masyarakat pesisir, hingga singgah di pantai yang menyimpan cerita sejarah maritim.

Pantai Tanjung Bira

Credit: IDN Times

Pantai Tanjung Bira menjadi pintu masuk yang pas untuk mengenal area ini. Pantainya terkenal dengan pasir putih yang sangat lembut serta nuansa laut biru yang terlihat jelas dari garis pantai. Di sekitarnya juga tersedia beragam pilihan penginapan, mulai dari homestay hingga resor.

Setelah beristirahat dari perjalanan panjang dari Makassar, Anda bisa melangkah santuy di tepi pantai alias mencoba kegiatan air seperti snorkeling dan banana boat. Dari area ini pula perjalanan menuju Pulau Liukang Loe biasanya dimulai, sehingga Tanjung Bira mudah ditempatkan sebagai pusat agenda selama berada di Bulukumba.

Jembatan Kaca Bira

Credit: Detik

Tidak jauh dari pantai, suasana perjalanan dapat Anda buat sedikit berbeda dengan mengunjungi Jembatan Kaca di area Titik Nol Tanjung Bira. Untuk mencapainya, visitor perlu menuruni sekitar 77 anak tangga sebelum tiba di jembatan yang menjorok ke arah laut.

Dari atas jembatan, Anda dapat memandang tebing dan perairan Bira dari perspektif yang berbeda. Karena itu, tempat ini lebih cocok dinikmati sebagai persinggahan singkat untuk menikmati pemandangan dibandingkan sebagai tujuan utama sepanjang hari.

Baca Juga: Jelajahi Pantai Eksotis Tempat Lahirnya Kapal Phinisi! Pantai Tanjung Bira

Pulau Liukang Loe

Credit: Keluyuran

Setelah menikmati area daratan, perjalanan bisa bersambung ke Pulau Liukang Loe yang berada tepat di seberang Pantai Bira. Pulau ini menawarkan pasir putih, air berwarna biru toska, serta suasana yang lebih tenang dibandingkan area pantai utama.

Perairannya menjadi daya tarik utama untuk snorkeling dan diving lantaran terdapat terumbu karang yang dapat Anda amati dari dekat. Namun, Anda juga bisa memilih agenda yang lebih santuy dengan melangkah di sekitar pulau dan menikmati suasana pesisir sebelum kembali menyeberang ke Bira.

Tana Beru dan Pembuatan Kapal Pinisi

Credit: Atourin

Jika tiga tempat sebelumnya banyak menonjolkan wisata bahari, Tana Beru membawa perjalanan ke sisi budaya Bonto Bahari. Kawasan ini terkenal sebagai salah satu pusat tradisi pembuatan kapal yang diwariskan antargenerasi oleh masyarakat setempat.

UNESCO memasukkan Pinisi, seni pembuatan kapal di Sulawesi Selatan, ke Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity pada 2017. Tana Beru berbareng Bira dan Batu Licin tercatat sebagai pusat tradisi tersebut. Saat berkunjung, Anda dapat memandang proses pengerjaan kapal sekaligus memahami kenapa keahlian maritim menjadi bagian krusial dari kehidupan masyarakat pesisir Bulukumba.

Pantai Panrang Luhu

Credit: JourneyBeyondHorizon

Sisi kehidupan masyarakat Bira juga terasa di Pantai Panrang Luhu. Pantai yang berada dekat area pelabuhan ini mempunyai hamparan pasir putih dan deretan pohon kelapa, tetapi daya tariknya tidak berakhir pada pemandangan pesisir.

Di sekitar pantai, kegiatan masyarakat tetap menjadi bagian dari pengalaman berkunjung. Kamu dapat menjumpai pembuatan perahu Pinisi serta memandang wanita setempat membikin kain tenun unik Bira secara tradisional. Dengan begitu, Panrang Luhu memberi kesempatan untuk menikmati pantai sembari mengenal keseharian masyarakat yang hidup berdampingan dengan laut.

Baca Juga: 5 Tempat Wisata di Makassar yang Paling Populer

Pantai Mandala Ria

Credit: Traveloka

Untuk melengkapi perjalanan, Pantai Mandala Ria menawarkan suasana yang lebih tenang di area Desa Ara–Lembanna, Bonto Bahari. Garis pantainya panjang dengan pasir putih dan perairan yang relatif landai, sehingga Anda bisa melangkah santai, menikmati tepian laut, alias menghabiskan waktu berbareng keluarga.

Menariknya, area ini juga mempunyai hubungan dengan sejarah maritim masyarakat Ara. Catatan Pemerintah Kabupaten Bulukumba menyebut masyarakat setempat pernah membikin kapal pendarat untuk mendukung perjuangan pembebasan Irian Barat pada 1962. Karena itu, Mandala Ria menjadi penutup yang menarik setelah sebelumnya memandang tradisi pembuatan kapal di area Bonto Bahari.

Baca Juga: Paket Tour 5H4M Makassar – Toraja – Tanjung Bira

Memperpanjang perjalanan dari Makassar ke Bira memberi ragam wisata yang lebih luas daripada sekadar menambah daftar pantai. Dalam satu kawasan, Anda dapat menikmati wisata bahari, menyeberang ke pulau, sekaligus mengenal tradisi maritim yang tetap hidup sampai sekarang.

Karena perjalanan dari Makassar memerlukan sekitar 5–6 jam, sebaiknya sediakan waktu menginap agar agenda tidak terlalu padat. Susun kunjungan berasas lokasi, waktu penyeberangan, serta kegiatan yang mau Anda lakukan agar perjalanan tetap nyaman.

Labiru Tour dapat membantu Anda menggabungkan Makassar dan Tanjung Bira dalam itinerary yang lebih terarah, termasuk transportasi, penginapan, konsumsi, serta pilihan destinasi. Rutenya juga dapat disesuaikan dengan lama dan karakter perjalanan agar waktu liburan dapat digunakan dengan lebih efektif.

Artikel Lainnya Destinasi Wisata Indonesia
↑
Close Right Ads
Close Left Ads