65 Contoh Majas Repetisi Serta Pengertian Dan Jenisnya

Jun 09, 2026 02:50 PM - 1 jam yang lalu 69

Jakarta -

Majas merupakan bahasa kias, bahasa bagus yang dipergunakan untuk meninggikan serta meningkatkan pengaruh dengan jalan memperkenalkan serta memperbandingkan suatu barang alias perihal tertentu dengan barang alias perihal lain yang lebih umum.

Dengan kata lain, mengutip kitab Think Smart Bahasa Indonesia karya Ismail Kusmayadi, penggunaan majas tertentu dapat mengubah serta menimbulkan nilai rasa alias konotasi tertentu.

Secara umum, penggunaan majas dalam karya sastra mempunyai peranan krusial untuk memperkaya penyampaian makna dan meningkatkan daya artistik bahasa. Fungsi majas tidak hanya berkarakter keelokan semata, tetapi juga berasosiasi erat dengan efektivitas komunikasi antara pengarang dan pembaca.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Sederhananya, majas adalah langkah pengungkapan emosi alias pikiran dengan bahasa yang sedemikian rupa sehingga kesan dan efeknya terhadap pembaca alias pendengar dapat dicapai semaksimal dan seefektif mungkin.

Majas repetisi adalah majas yang melukiskan sesuatu dengan mengulang kata alias beberapa kata berkali-kali. Lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ini dan contohnya.

Mengenal apa itu majas repetisi

Majas repetisi adalah majas perulangan bunyi suku kata, kata, alias bagian kalimat yang dianggap krusial untuk memberi penekanan pada konteks yang sesuai. Tujuan pengulangan tersebut untuk menegaskan kembali makna pada maksud dan tujuan dari kalimat.

Majas repetisi mempunyai beberapa prinsip yang bisa dibedakan berasas tempat kata yang diulang dalam baris, klausa, alias kalimat. Dikutip dari buku Implementasi Majas dalam Sosiolinguistik karya Indras Tiawan, lantaran nilainya dalam bagian berbincang sangat penting, maka biasanya majas repetisi dipakai oleh seseorang yang sedang berorasi.

Jenis majas repetisi

Untuk memahaminya lebih lanjut, berikut jenis majas repetisi beserta contohnya untuk dipelajari Si Kecil:

1. Epizeuksis

Dilansir detikcom, epizeukis alias disebut juga repetisi yang berkarakter langsung. Artinya, kata yang dipentingkan diulang beberapa kali dan berturut-turut.

Contoh: Kita kudu bekerja, bekerja, sekali bekerja tetap bekerja!

2. Tautotes

Tautotes disebut juga sebagai repetisi atas sebuah kata berkali-kali dalam sebuah kontruksi.

Contoh: Aku mencintaimu, Anda mencintai aku. Kau dan saya rupanya saling mencintai.

3. Anafora

Anafora adalah pengulangan kata pertama pada setiap baris alias atau setiap kalimat

Contoh: Pada hari itu, dia merasa bahagia. Pada hari itu, dia merasa beruntung. Pada hari itu, dia merasa penuh keberkahan.

4. Epistrofa

Epistrofa adalah pengulangan kata alias frasa di akhir baris alias kalimat puisi.

Contoh: Dia berbicara bahwa dia bakal bertahan. Teman-temannya berbicara bahwa dia bakal bertahan. Bahkan, dia sendiri berbicara bahwa dia bakal bertahan.

5. Simploke

Simploke adalah pengulangan kata alias frasa di awal dan akhir beberapa baris alias kalimat, secara berturut-turut.

Contoh: Angin berdesir lembut, dedaunan bergetar lembut, memberikan kedamaian di dalam rimba yang sunyi.

6. Mesodiplosis

Mesodiplosis adalah pengulangan kata alias frasa di tengah baris, klausa, kalimat yang terjadi berurutan.

Contoh: Percayalah, keberanian tidaklah hanya tentang menghadapi ketakutan, keberanian adalah tentang mengatasi ketakutan. Ketika kita mengatasi ketakutan, kita bakal menemukan keberanian yang sejati.

7. Epanalepsis

Epanalepsis adalah pengulangan kata di awal baris, klausa, alias kalimat menjadi kata terakhir pada baris, klausa, alias kalimat tersebut. Epanalepsis adalah majas yang mengulang kata alias frasa di awal dan akhir sebuah klausa alias kalimat.

Contoh: Saya percaya pada cinta. Cinta yang sesungguhnya bisa mengatasi segala rintangan.

8. Anadiplosis

Anadiplosis adalah pengulangan kata alias frasa terakhir suatu baris, klausa, alias kalimat yang menjadi kata pertama baris, klausa, alias kalimat berikutnya.

Contoh: Cinta membawa kebahagiaan. Kebahagiaan membawa kedamaian. Kedamaian membawa keabadian.

65 Contoh majas repetisi

Dikutip dari beragam sumber, berikut 65 contoh majas repetisi:

1. Heru berjanji bakal terus berjuang, berjuang, dan terus berjuang demi kebahagiaan istri dan anak-anaknya.

2. Di kala senang ataupun susah, sebaiknya kita sebagai seorang hamba kudu senantiasa bersyukur, bersyukur, dan senantiasa berterima kasih pada Tuhan, lantaran semua ini hanya berkarakter sementara.

3. Dialah yang kutunggu, dialah yang kunanti, dan dialah yang kuharapkan.

4. Cinta adalah misteri. Cinta adalah kesetiaan. Cinta adalah kerinduan. Cinta adalah pengorbanan.

5. Kau lah segalanya untukku. Kau lah pujaan hati ini. Kau lah pelipur keresahan jiwa ini.

6. Kalau kau mau, saya bakal datang. Jika kau berkenan, saya bakal datang. Bila kau minta, saya bakal datang.

7. Sekarang, saat ini, detik ini juga saya kudu mulai berubah menjadi dewasa.

8. Bung Karno adalah contoh, Bung Karno adalah panutan, Bung Karno adalah suri tauladan kita semua.

9. Dia adalah pelakunya, dia si pencuri itu, dialah yang mengambil arloji milikmu.

10. Saya mau berubah, saya mau giat belajar, saya mau pintar, saya mau menjadi orang sukses.

11. Lili adalah gadis cantik, Lili adalah gadis baik, Lili adalah gadis yang sempurna.

12. Siti begitu baik, Siti begitu mulia, Siti lah yang selalu menolongku setiap kali saya ada masalah.

13. Untuk mencapai cita-citamu itu, satu perihal yang kudu kau ingat adalah belajar, belajar, dan sekali lagi belajar.

14. Pada pagi yang cerah, burung-burung menyanyi riang di antara dedaunan hijau yang segar.

15. Air terjun itu mengalir dengan deras, bunyi gemericiknya mengalun bagus di antara bebatuan yang kokoh.

16. Dia menangis dan terus menangis ketika mengingat orang tuanya.

17. Anak itu tertawa riang, tertawa dengan bunyi yang riang dan ceria.

18. Dia apalagi tidak sempat berjabat-tangan dengan Vina. Gadis itu melangkah masuk lebih dulu.

19. Entah dari mana datangnya plastik berisi minyak tanah. Entah dari mana datangnya suluh kain yang menyala-nyala.

20. Daun-daun berguguran perlahan yang membentuk hamparan warna-warni di bawah pohon.

21. Bunga mawar berwarna merah cerah, berwarna merah dengan cerah yang menyala-nyala.

22. Ibu adalah pelita hidupku, ibu adalah sumber kasihku, ibu adalah inspirasiku.

23. Satu tujuan, satu semangat, satu harapan.

24. Mereka datang dengan harapan, datang dengan keyakinan, datang dengan semangat.

25. Bersatulah untuk bangsa, bersatulah untuk negara, bersatulah untuk masa depan.

26. Aku percaya pada dirimu, saya percaya pada kemampuanmu, saya percaya pada masa depanmu.

27. Damai di rumah, tenteram di sekolah, tenteram di masyarakat.

28. Ia menunggu pagi, menunggu siang, menunggu malam.

29. Jangan menyerah, jangan mengeluh, jangan berhenti.

30. Kami mau keadilan, kami mau kesejahteraan, kami mau kemajuan!

31. Kau bilang saya ini egois, saya bilang terserah aku. Kau bilang saya ini judes, saya bilang terserah aku.

32. "Setiap jengkal yang ada padamu saya mau. Setiap tutur yang terucap olehmu saya mau.

33. Ibu membuatkan kue, adik tidak mau makan. Ibu membuatkan bakso, adik tidak mau makan.

34. Panggilan sih Banjar, tapi nama original saya Banjar.

35. Di taman itu, bunga-bunga bermekaran dengan warna-warna yang cerah dan memikat.

36. Itulah janji menatap wajahNya. Menatap wajah Tuhan.

37. Tidak ada lagi bangun kesiangan. Tidak ada lagi kebiasaan mengamen sampai larut malam di gerbong kereta

38. Kalau begitu Anda boleh pergi, adik boleh pergi, kakak boleh pergi, asal izin dulu.

39. Pohon-pohon di rimba itu berdesir dengan daun-daun yang bergoyang lembut.

40. Di sana, di bawah langit biru yang luas, langit biru yang membentang tak berujung, terdapat sebuah rumah mini yang terbuat dari kayu kokoh.

41. Dia bertanya-tanya di dalam hatinya yang penuh dengan pertanyaan-pertanyaan yang belum terjawab.

42. Makan tinggal makan, tidur tinggal tidur.

43. Seseorang tiba-tiba menepuk pundaknya dengan lembut. Seseorang yang sekaligus menegurnya dengan ramah. Seseorang yang sama sekali tidak dikenalinya.

44. Adik selalu membantu teman, kakak selalu menghormati guru.

45. Dia tetap tersenyum saat gagal, dia tetap antusias saat mencoba lagi.

46. Ayah sedang bekerja di kantor, ibu sedang memasak di dapur.

47. Kami mau belajar dengan tekun, kami mau meraih prestasi.

48. Para siswa kudu disiplin di sekolah, para pembimbing kudu menjadi teladan.

49. Damai adalah angan setiap manusia, damai.

50. Kejujuran kudu dijunjung tinggi oleh semua orang, kejujuran.

51. Disiplin bakal membawa seseorang menuju kesuksesan, disiplin.

52. Belajar merupakan kunci keberhasilan, belajar.

53. Persatuan menjadi kekuatan bangsa ini, persatuan.

54. Sekolah menanamkan disiplin. Disiplin membikin siswa lebih bertanggung jawab.

55. Mereka membangun persahabatan. Persahabatan itu memperkuat hingga dewasa.

56. Menurutku, Papa mirip hantu. Papa mirip hantu lantaran saya takut hantu, dan saya tahu Mama takut Papa. Dan saya takut papa. Dan saya tahu jika Mama juga takut Papa.

57. Aku bakal selalu bersamamu, selalu bersamamu, selalu bersamamu, dan bakal terus selalu bersamamu di setiap kehidupan yang Tuhan ciptakan.

58. Di teras rumah itu, sebuah bangku goyang tua berdiri dengan gagah, bangku goyang tua yang menyaksikan indahnya pemandangan laut setiap hari.

59. Semua berasal dari keberanian. Keberanian membawa seseorang menghadapi tantangan.

60. Ternyata tidak ada, tidak ada yang bekerja melakukan itu.

61. Aku menunggumu, saya mencarimu, saya mengharapkanmu.

62. Mereka datang tepat waktu, mereka mengikuti kegiatan dengan tertib, mereka pulang dengan senang.

63. Kita kudu jujur setiap hari, bersikap baik setiap hari, dan melakukan faedah setiap hari.

64. Ayah bekerja demi keluarga, ibu berkorban demi keluarga, anak-anak berupaya membanggakan keluarga.

65. Kita bisa beli kuda dan sapi dan kambing dan kucing. Kita bisa beli istana. Kita bisa makan ayam sebanyak-banyaknya. Kita bisa beli baju bagus, main sebanyak yang kita mau di tempat main, dan melakukan apapun yang kita mau.

Itulah contoh-contoh majas repitisi serta pengertian dan jenis-jenisnya untuk dipelajari Si Kecil di rumah.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

Selengkapnya