7 Ciri Kepribadian Orang Tidak Percaya Diri, Termasuk Susah Menerima Pujian

Jun 15, 2026 10:40 AM - 1 bulan yang lalu 53330

Orang yang tidak percaya diri sering kali susah untuk menerima pujian, Bunda. Mereka condong banyak berpikir sebelum bertindak dan cemas terhadap penilaian orang lain.

Tak hanya itu, orang yang tidak percaya diri juga condong sering meragukan keahlian dan nilai dirinya sendiri. Hal itu membikin mereka lebih berhati-hati dalam berbincang maupun bertindak.

Memahami karakter kepribadian orang yang tidak percaya diri krusial bagi kita untuk membantu memahami perilaku dan langkah mereka menghadapi beragam situasi dalam kehidupan sehari-hari. Kita juga dapat memberikan support yang tepat, membangun komunikasi yang lebih baik, serta menghindari kesalahpahaman.


Ciri kepribadian orang tidak percaya diri

Melansir dari Very Well Mind, berikut karakter kepribadian orang yang tidak percaya diri:

1. Terlalu sering meminta maaf

Mengutarakan permintaan maaf adalah sesuatu yang kudu kita semua lakukan. Tetapi jika Bunda alias orang lain sering melakukan ini, maka itu bisa jadi karakter kepribadian tidak percaya diri.

"Terlalu sering meminta maaf dapat mencerminkan rasa takut menjadi beban alias membikin kesalahan," kata konselor profesional, Janice Holland.

"Ketika seseorang meminta maaf secara berlebihan, itu dapat mengindikasikan bahwa mereka tidak mempercayai nilai intrinsik mereka dan merasa perlu untuk merendahkan diri alias menyenangkan orang lain."

2. Kesulitan menerima pujian

Ahli neuropsikologi Sanam Hafeez, PsyD, mengatakan bahwa rasa tidak kondusif dapat menyebabkan orang terlalu sering meminta maaf. Namun, penelitian juga menunjukkan bahwa perihal itu dapat menyebabkan seseorang mengabaikan alias menolak pujian dari orang lain, Bunda.

"Ketidakmampuan untuk mengucapkan 'terima kasih' ketika dipuji dan merasa perlu untuk mengatakan sesuatu yang merendahkan diri sendiri adalah tanda merasa tidak aman. Reaksi seperti itu sering menandakan bahwa seseorang kesulitan menerima dirinya sendiri," ungkap Hafeez.

3. Kebutuhan bakal validasi

Sering mencari pengakuan dari orang lain adalah tanda orang tidak percaya diri. Perilaku ini biasanya terjadi berulang di mana orang tersebut selalu meminta kepastian alias mengharapkan pujian.

Seiring waktu, perihal tersebut dapat merusak hubungan, lantaran orang lain mungkin merasa tertekan untuk memberikan penegasan tanpa henti. Meskipun pengakuan sesekali adalah perihal yang normal, mengandalkannya secara berlebihan dapat menunjukkan kurangnya kepercayaan diri pada keputusan, kemampuan, alias nilai diri sendiri.

4. Suka menarik diri dari kehidupan sosial

Sebagian orang yang tidak percaya diri suka menarik diri dari kehidupan sosial. Mereka takut bakal dihakimi dan tidak diterima.

"Jika seseorang takut dihakimi alias merasa tidak diterima, dia mungkin mengisolasi diri, dan itu hanya bakal memperkuat emosi tidak bisa dari dirinya," kata Hafeez.

5. Kerap menghindari tantangan

Menghindari tantangan alias selalu bermain kondusif adalah langkah termudah untuk menghindari potensi kegagalan. Holland mengatakan bahwa penghindaran sering kali disamarkan sebagai sikap praktis alias sekadar menikmati status quo, tetapi sering kali perihal itu dapat mengindikasikan rasa takut bakal kegagalan.

"Orang mungkin kehilangan kesempatan untuk bertumbuh lantaran rasa tidak kondusif meyakinkan bahwa mereka pasti bakal kandas alias dianggap sebagai orang yang tidak mampu, sehingga mereka terjebak dalam area nyaman mereka sendiri," ujar Holland.

6. Perfeksionis

Mencapai kesempurnaan yang berlebihan bisa menjadi tanda seseorang merasa tidak kondusif alias tidak percaya diri. Sikap itulah yang sering dibawa oleh orang-orang perfeksionisme, di mana mereka suka menyembunyikan rasa ketidakmampuan yang mendalam.

"Orang yang bergumul dengan perfeksionisme biasanya takut bakal kritik alias kegagalan, penolakan, dan hanya percaya nilai mereka yang berangkaian dengan keahlian tanpa cela, bukan pada nilai intrinsik," ungkap Holland.

7. Suka menyenangkan orang lain

Orang yang tidak percaya diri juga mempunyai kepribadian di mana mereka suka menyenangkan orang lain, Bunda. Mereka memprioritaskan kebutuhan dan kebahagiaan orang lain di atas kebutuhan dan kebahagiaan mereka sendiri, hingga sering kali mengorbankan banyak perihal pribadi.

"Perilaku ini mungkin tampak peduli, tetapi mencerminkan rasa takut bakal penolakan. Di baliknya, ada kepercayaan bahwa cinta dan rasa mempunyai kudu diperoleh, bukan diberikan secara cuma-cuma," kata Holland.

Demikian 7 karakter kepribadian orang yang tidak percaya diri. Semoga info ini berfaedah ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Selengkapnya