Kemajuan teknologi membikin banyak orang sekarang menggunakan aplikasi digital untuk mencatat beragam hal. Tapi, tetap ada juga orang yang memilih menulis to-do list di atas kertas.
Bagi sebagian orang, mencoret tugas yang sudah selesai terasa lebih memuaskan daripada melakukannya di layar ponsel. Kebiasaan sederhana ini rupanya juga bisa mencerminkan beberapa karakter kepribadian, Bunda.
Psikolog dan salah satu pendiri Veritas Psychology, Dr. Gayle MacBride, Ph.D., LP, mengatakan bahwa kita bisa mengetahui kepribadian dari kebiasaan yang tampaknya biasa saja, seperti menulis to-do list di kertas. Sayangnya, banyak orang yang tidak menyadari perihal tersebut.
"Kebiasaan kita sehari-hari dapat memberi tahu kita banyak perihal tentang diri kita sendiri, terutama jika kita meluangkan waktu untuk berakhir dan merenung," katanya, dilansir laman Parade.
Menurut MacBride, kebiasaan tunggal jarang disebabkan oleh pemeriksaan kesehatan mental, dan juga tidak bisa mendefinisikan kepribadian seseorang. Namun, kebiasaan dapat mengungkapkan sesuatu, dan itu bisa berangkaian dengan kepribadian.
"Sesuatu seperti membikin to-do list dengan menuliskannya, alih-alih mengirimkan melalui email alias menggunakan aplikasi, dapat memberikan petunjuk berfaedah tentang gimana seseorang memproses informasi, mengatur stres, dan mempersiapkan diri untuk menyelesaikan tugas. Itu semua memberikan wawasan mendalam tentang gimana sifat alias perilaku yang sama terwujud dalam kehidupan kita yang lain," ujar MacBride.
Nah, berikut TUJUH karakter kepribadian orang yang tetap suka menulis to-do list di kertas:
1. Memiliki dorongan untuk mengalihkan beban mental ke luar
Orang yang menulis daftar tugas secara manual, mungkin tidak menggunakan istilah persis ini untuk menggambarkan apa yang mereka lakukan ketika mengambil pena dan kertas untuk menulis daftar tugas. Namun, MacBride mengatakan bahwa tanpa disadari justru itulah yang mereka lakukan. Mereka mempunyai dorongan untuk mengalihkan beban mental ke luar.
"Mereka sering kali memikirkan banyak perihal sekaligus, dan menuliskannya dapat membantu mereka mengurangi beban pikiran tersebut. Menuangkannya ke selembar kertas membikin semuanya terlihat jelas. Tidak terpikirkan, tetapi tetap terlihat," ujarnya.
2. Pola pikir praktis dan berorientasi pada tindakan
Orang yang tetap suka menulis to-do list di kertas biasanya mempunyai pola pikir praktis yang berorientasi pada tindakan alias disebut juga pragmatis. Kebiasaan pragmatis mempunyai nilainya sendiri.
"Daftar adalah perangkat untuk menindaklanjuti. Orang-orang yang suka membikin daftar condong menjadi perencana dan lebih menyukai hal-hal yang nyata daripada refleksi abstrak," kata MacBride.
3. Menghargai kejelasan
Orang yang lebih suka mencatat hal-hal yang perlu dilakukan sering kali lebih menghargai kejelasan daripada intensitas. Orang-orang ini tidak suka kerumitan yang ditimbulkan dari aplikasi digital.
"Mereka memilih kertas secara unik untuk mengurangi kebisingan bumi digital," kata MacBride.
"Banyak yang menemukan keseimbangan antara bumi digital dan analog, tetapi tampaknya ada preferensi untuk ketenangan dan refleksi," sambungnya.
4. Kritikus internal yang kuat dan terkadang keras
Mereka yang suka mencatat di kertas biasanya dikenal sebagai kritikus yang keras. Bunda jangan pernah mengabaikan sifat ini, lantaran bisa menjadi menyakitkan jika tidak ditangani dengan tepat ya.
"Membuat to-do list dapat menjadi langkah untuk mengelola pikiran negatif. Jika daftar tersebut terasa seperti pertimbangan kinerja, itu sering kali merupakan tanda ekspektasi internal yang tinggi," ungkap MacBride.
5. Kebutuhan bakal batas yang tegas
Menurut MacBride membikin daftar di atas kertas dapat berfaedah sebagai langkah non-verbal untuk mengatakan tidak pada gangguan. Orang-orang yang suka melakukan ini biasanya memilik batas yang tegas bakal kebutuhannya, Bunda.
"Lebih mudah untuk mematikan dan mengabaikan gangguan digital jika kita tidak berjuntai padanya untuk membikin daftar tugas," ujar MacBride.
"Individu-individu ini sering menyadari kerentanan mereka sendiri terhadap jebakan digital. Mereka juga adalah orang-orang yang sering menikmati teknik konsentrasi untuk memusatkan pikiran dalam jangka waktu tertentu."
6. Kemampuan berpikir secara berurutan
Orang yang suka menulis to-do list di kertas mempunyai keahlian berpikir secara berurutan. Mereka umumnya realistis dan berorientasi pada hasil nyata.
"Mereka sering kali terampil dalam memecah tujuan besar menjadi tindakan-tindakan yang lebih kecil," kata MacBride.
"Ini mencerminkan apa yang disebut penelitian sebagai niat implementasi, yang meningkatkan kemungkinan menyelesaikan tugas dan memberikan sedikit dorongan dopamin untuk menyelesaikan tahapan-tahapan selanjutnya," lanjutnya.
7. Memiliki kendali emosional pada diri sendiri
Membuat to-do list di kertas rupanya dapat menenangkan emosi seseorang. Kebanyakan orang yang melakukan ini kemungkinan mempunyai kendali emosi yang baik pada diri sendiri, Bunda.
"Tugas yang belum selesai bisa menyebabkan kekacauan mental. Individu-individu ini menggunakan tindakan bentuk menulis untuk mencari kelegaan emosional dan rasa tenang," ujar MacBride.
"Hal ini juga sering dikaitkan dengan kekhawatiran alias kehilangan kendali. Membuat to-do list adalah langkah untuk mencatat pikiran, mendapatkan kendali, dan memberikan keteraturan pada bumi yang kacau."
Demikian tujuh karakter kepribadian orang yang tetap suka menulis to-do list di kertas. Semoga info ini berfaedah ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)