Jakarta -
Bunda disarankan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi selama hamil. Selain makronutrien, sumber nutrisi bisa didapatkan di makanan mikronutrien yang banyak ditemukan di sayuran seperti brokoli.
Mengonsumsi brokoli saat mengandung sangat aman. Brokoli apalagi menjadi salah satu sayuran krusial yang menawarkan banyak faedah kesehatan bagi ibu hamil.
"Mengonsumsi brokoli dalam jumlah sedang selama kehamilan dianggap kondusif dan sehat. Brokoli merupakan sumber vitamin A, C, dan K, serta kalsium, folat, dan antioksidan, yang sangat krusial untuk kehamilan yang sehat," kata mahir nutrisi Swati Patwal, M.Sc., dilansir Mom Junction.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama hamil, Bunda dapat mengonsumsi sekitar tiga hingga lima porsi brokoli setiap hari, di mana satu porsi sama dengan separuh cangkir sayuran yang dimasak alias dipotong. Bagi Bunda yang mempunyai kondisi tiroid, konsumsi brokoli sebaiknya dihindari ya.
"Brokoli yang dikonsumsi dalam jumlah besar dapat mengganggu kegunaan tiroid terutama jika seseorang menderita hipotiroidisme lantaran kekurangan yodium. Mengukus alias memasak brokoli dapat sedikit mengurangi pengaruh ini," ujar Patwal.
Manfaat brokoli untuk ibu hamil
Melansir dari beberapa sumber, berikut 7 faedah brokoli bagi ibu hamil:
1. Membantu mencegah sembelit
Sembelit merupakan masalah umum yang sering dialami oleh ibu hamil. Penyebabnya bisa lantaran perubahan hormon, perubahan metabolisme, dan konsumsi suplemen unsur besi yang bisa mengubah pergerakan usus.
Brokoli mengandung serat larut dan tidak larut. Kedua kandungan tersebut dapat membantu menahan air dan mengatur pergerakan usus sehingga membantu mencegah sembelit selama kehamilan.
2. Mencegah anemia
Kebutuhan unsur besi meningkat selama kehamilan, dan kekurangan unsur besi dapat menyebabkan anemia. Mengonsumsi suplemen unsur besi memang diperbolehkan saat hamil. Tapi, ada baiknya Bunda juga mendapatkan asupan unsur besi dari makanan alami.
Nah, brokoli mengandung banyak unsur besi dan masam folat yang dapat dikonsumsi selama kehamilan. Konsumsi brokoli dapat mengurangi akibat terkena anemia yang disebabkan oleh kehamilan.
"Jika sudah mengonsumsi suplemen, master dapat menyarankan penyesuaian dosis untuk mendapatkan keseimbangan antara suplemen dan konsumsi brokoli," ungkap mahir gizi Archana Shah, dikutip dari Parenting Firstcry.
3. Menjaga kadar gula darah
Tidak semua ibu mengandung menderita glukosuria sejak awal. Namun, kehamilan dapat memicu jenis glukosuria tertentu, yang dikenal sebagai glukosuria gestasional. Kondisi tersebut terjadi ketika tubuh tidak dapat memproduksi cukup insulin untuk memecah gula yang dikonsumsi selama kehamilan.
Untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil, Bunda dapat mengonsumsi brokoli. Sayuran ini dapat dengan mudah menjaga kadar gula pada tingkat normal dan mengurangi tekanan pada insulin.
4. Menjaga kesehatan tulang
Perubahan bentuk yang dialami tubuh ibu mengandung dapat menyebabkan banyak masalah yang mempengaruhi tulang. Salah satu kondisi yang bisa terjadi lantaran kehamilan adalah osteoporosis alias penurunan kepadatan tulang lantaran kehilangan kalsium.
Bila mau tulang tetap kuat dan terhindar dari osteoporosis, Bunda perlu mengonsumsi makanan mengandung mineral. Kandungan nutrisi ini bisa ditemukan di brokoli.
"Brokoli merupakan pilihan yang tepat untuk memperkuat tulang lantaran mengandung seng, magnesium, dan kalsium dalam jumlah yang baik," ujar Shah.
5. Meningkatkan kekebalan tubuh
Sistem kekebalan tubuh dapat menurun selama mengandung lantaran perubahan bentuk dan mental. Untuk itu, memperkuat sistem imun selama kehamilan sangat krusial untuk mendukung perkembangan janin hingga mencegah infeksi, Bunda.
Selain konsumsi suplemen, Bunda dapat makan brokoli untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Sayuran ini mengandung selenium dan beta-karoten yang dapat mendukung keimunan tubuh dengan baik.
6. Menjaga kesehatan mata
Kandungan beta-karoten dan vitamin A merupakan kunci untuk menjaga kesehatan mata dan mendapatkan penglihatan yang baik. Kedua nutrisi tersebut bisa ditemukan dalam jumlah yang melimpah di brokoli.
Mengonsumsi brokoli dalam pemisah normal dan secara teratur tak hanya menjaga kesehatan mata, tapi juga dapat mengurangi kemungkinan terkena masalah di area penglihatan.
7. Mengurangi akibat kanker
Brokoli bukanlah obat untuk kanker, tetapi mengandung unsur-unsur spesifik yang disebut fitokimia. Nah, fitokimia ini mempunyai sifat anti-kanker tertentu, yang dapat membantu mencegah kemungkinan berkembangnya kanker sejak awal. Manfaat ini tidak berkarakter sementara bagi Bunda dan bayi, tetapi berjalan sepanjang hidup.
"Brokoli yang kaya antioksidan mengandung senyawa tertentu seperti DIM, indole-3-karbinol, dan sulforafan yang dapat melindungi dari kerusakan sel, bertindak sebagai pemasok anti-kanker, dan kemungkinan dapat mendukung proses tubuh dalam menghancurkan sel kanker," kata Patwal.
Ilustrasi Brokoli/ Foto: Getty Images/iStockphoto/sirichai_asawalapsakul
Cara memilih brokoli yang aman
Memilih brokoli yang segar dapat memastikan Bunda mendapatkan faedah nutrisi yang maksimal. Berikut beberapa tips memilih brokoli yang terbaik untuk disantap saat hamil:
- Hindari memilih brokoli yang kuntumnya kering alias layu.
- Pilih batang brokoli yang kokoh dan penuh. Batang yang berliang kudu dibuang.
- Jika brokoli sudah mulai berwarna kuning, itu pertanda bahwa brokoli sudah matang alias apalagi sudah melewati masa kematangan. Jadi sebaiknya hindari untuk membeli jenis brokoli ini.
- Brokoli yang segar mempunyai tekstur padat dan kuntum berwarna hijau cerah alias hijau tua.
Bunda, berikut beberapa langkah mengolah brokoli yang kondusif untuk dimakan saat hamil:
- Bunda bisa memotong brokoli dan mengukusnya. Brokoli yang sudah matang dikukus bisa ditambahkan ke salad apa pun alias apalagi menjadi topping yang lezat untuk pasta dan pizza.
- Brokoli segar dan mini juga dapat dimasak dan dicampurkan ke dalam sup untuk meningkatkan cita rasanya.
- Jika Bunda menginginkan camilan cepat, cobalah untuk menumis brokoli dengan beberapa sayuran, seperti jagung alias wortel. Gunakan minyak oliva untuk memasak dan memanggang brokoli.
- Brokoli juga bisa digunakan untuk membikin beberapa saus celup untuk dinikmati dengan roti alias paratha.
Demikian faedah dan langkah mengolah brokoli untuk dikonsumsi selama hamil. Semoga info ini berfaedah ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·