Jakarta -
Tahukah Bunda? Makanan yang dikonsumsi memainkan peran yang sangat krusial dalam kesehatan tubuh. Ada sejumlah makanan tertentu yang jika dikonsumsi berlebihan, dapat merusak kegunaan ginjal.
Ginjal mempunyai peran krusial dalam menyaring limbah serta menjaga keseimbangan cairan tubuh. Oleh lantaran itu, pola makan sehari-hari perlu diperhatikan agar organ tersebut tetap bekerja dengan baik.
Beberapa jenis makanan diketahui dapat membebani kegunaan ginjal andaikan dikonsumsi berlebihan. Lantas, makanan apa saja yang perlu Bunda hindari? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Keripik
Dilansir dari laman CNBC Indonesia, konsumsi makanan olahan, termasuk camilan bungkusan seperti keripik menyebabkan kerusakan ginjal lantaran mengandung bahan buatan, lemak tidak sehat, dan garam berlebih.
Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan ultra-olahan (UPF) menyebabkan perkembangan penyakit ginjal, yang mempercepat penurunan fungsinya.
Kandungan natrium yang tinggi dalam makanan ini memaksa ginjal bekerja berlebihan, sekaligus meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan kerusakan pembuluh darah.
Penelitian yang diterbitkan pada 2022 menunjukkan bahwa konsumsi makanan olahan menyebabkan peningkatan akibat penyakit ginjal sebesar 24 persen, dan mengganggu kesehatan usus, serta menyebabkan penumpukan unsur berbisa yang kudu dibuang oleh ginjal.
Ginjal Bunda bakal mendapatkan faedah dari mengonsumsi makanan segar dan tidak diproses, alih-alih makanan olahan.
2. Sosis
Ginjal mengalami kesulitan saat memproses lemak jenuh dan protein yang terdapat dalam daging merah dan produk daging olahan, termasuk bacon, sosis, dan irisan daging olahan.
Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi protein hewani dalam jumlah tinggi mempercepat penurunan kegunaan ginjal dan meningkatkan akibat penyakit ginjal kronis (PGK).
Penelitian yang dilakukan pada populasi besar menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi protein hewani terbanyak dari sumber daging merah dan olahan, mempunyai akibat lebih tinggi terkena penyakit ginjal kronis dan kandas ginjal dalam jangka panjang.
Akan lebih baik jika mengganti daging merah dengan sumber protein nabati, termasuk kacang-kacangan dan lentil dalam pola makan Bunda.
TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·