7 Momen Parenting Yang Bisa Dipelajari Dari Bundanya Bluey

Dec 09, 2025 06:40 PM - 4 bulan yang lalu 142632

Jakarta -

Pernahkah Bunda menonton serial animasi Bluey berbareng Si Kecil? Bunda juga bisa belajar momen parenting dari karakter-karakter di sini, termasuk dari Bunda Bluey.

Bunda Bluey mempunyai nama Chilli, yang uniknya sekarang juga menjadi salah satu sosok inspiratif dalam parenting para Bunda modern.

Serial animasi Bluey datang di layar televisi Amerika Serikat pada tahun 2019. Tahun lampau serial ini apalagi menjadi kegiatan televisi yang paling banyak ditonton di negara tersebut.

Beberapa argumen yang diungkapkan para orang tua adalah lantaran kedekatan karakter Chilli dengan kehidupan nyata. Karakter Bunda Bluey ini dianggap sukses membuktikan bahwa menjadi seorang ibu merupakan salah satu pekerjaan yang menantang.

Gaya pengasuhan yang bisa dipelajari dari Ibunda Bluey

Nah, lampau apa saja momen-momen pengasuhan yang bisa dipelajari para orang tua dari Chilli namalain ibu Bluey? Yuk, simak ulasan menarik berikut seperti dikutip dari laman Parents:

Ibunda Bluey dianggap mempunyai karakter tegas dan mau membikin anak-anaknya mempunyai karakter yang tepat janji. Oleh karena itu, dia pun selalu menunjukkan sikap menepati janji dan menahan diri untuk tidak curang.

Dalam bagian 'Promises', Chilli menghentikan janji-janji tiruan antara Bluey dan ayahnya, Bandit. Hal ini lantaran ibu Bluey memandang bahwa itu menghilangkan makna dari janji yang sesungguhnya.

Selain itu, dalam bagian lainnya yang berjudul Obstacle Course, dia juga melatih anaknya untuk menang dengan jujur, betul-betul membimbingnya melalui setiap tantangan emosional dan fisik.

2. Tidak terburu-buru

Pada bagian Chest, Bandit percaya bahwa anak-anaknya perlu menguasai strategi dalam permainan catur. Namun Bluey dan adiknya, Bingo, tampaknya tidak terlalu tertarik pada bidak-bidak catur dan hanya mau bermain kuda-kudaan.

Chilli kemudian berupaya untuk meredakan frustrasi yang dialami Bandit, mendorongnya untuk tenang. Dalam kehidupan nyata, orang tua sering bingung menentukan mana yang terbaik bagi anak sekarang dan di masa depan. 

Namun sikap ibu Bluey ini menunjukkan bahwa krusial membiarkan anak-anak senang menjalani masa kini, termasuk dengan bermain.

3. Bukan masalah besar jika kandas sesekali

Mengasuh anak bukan sesuatu yang mudah ya, Bunda? Dalam bagian Mom School' Bluey meminta ibundanya menilai langkah Bluey mengasuh balon-balonnya yang dianggap sebagai 'anak'.

Chilli mengikuti permainan itu, meski enggan, ketika Bluey mengabaikan salah satu 'anaknya', Chilli tidak langsung marah. 

Dengan empati, dia meyakinkan bahwa dia bakal baik-baik saja lantaran dia punya orang tua yang sempurna.

Ibunda Bluey apalagi mengatakan, "Tidak apa-apa, semua kandas menjadi orang tua kadang-kadang. Kita bisa coba lagi besok".

Kejujuran Chilli dalam membangun rasa percaya diri anaknya, sekaligus mengingatkan orang tua bahwa mereka juga manusia dan bukan masalah yang besar jika sesekali merasa seperti gagal.

4. Pentingnya waktu rehat bagi Bunda

Dikutip dari Parents, nyaris setiap Bunda pernah merasa momen di mana tubuh rasanya seperti kewalahan dan overstimulasi. Hal ini membikin Bunda jadi mudah tersinggung dan kelelahan.

Terkadang Bunda memang hanya memerlukan waktu sejenak untuk rehat sejenak. Dalam beberapa bagian Bluey, Chilli tampak kerap meminta waktu untuk sendiri.

Diceritakan bahwa waktu ini digunakan oleh Chilli untuk tenang, bukan untuk melakukan kegiatan rumah termasuk memasak alias membersihkan.

Jadi, jika Bunda pernah merasa mau meluangkan waktu bagi diri sendiri, pahamilah bahwa itu sepenuhnya normal. 

5. Jarak dan ruang tidak mengubah rasa sayang pada anak

Di dalam bagian 'Sleepytime', Bingo bermimpi terbang di angkasa berbareng Floppy, boneka kelincinya. Tetapi ketika kemudian Floppy terbang berbareng kelinci-kelinci lain, Bingo sendirian, takut, dan menangis.

Setelah itu, Chilli hadir. Meskipun bukan bagian dari mimpi, dia memeluk Bingo sepanjang malam, menenangkannya dan menunjukkan bahwa apalagi ketika dia tidak ada secara fisik, kasih sayangnya tetap ada tanpa syarat.

"Aku bakal selalu ada untukmu, meskipun Anda tidak bisa melihatku, lantaran saya menyayangimu," bisiknya.

6. Tidak ada yang namanya 'sempurna'

Chilli mau menjadi Bunda yang terbaik, tetapi dia juga tidak membiarkan standar yang tidak realistis menghalanginya.

Ketika Bluey panik membikin kartu Hari Ayah yang bagus, Chilli menenangkan dan berbicara bahwa karyanya sudah sangat bagus lantaran menjadi diri sendiri.

Kemudian bersama-sama mereka mengeksplorasi apa makna dari 'sempurna' itu sendiri. Ibunda Bluey secara perlahan mengakui bahwa dirinya pun tidak sempurna menjadi orang tua. 

7. Tidak perlu memandang capaian orang lain berlebihan

Tonggak perkembangan anak sering kali menjadi sesuatu yang menakutkan bagi orang tua, terutama di masa-masa awal kehidupan. Bahkan Chilli juga berjuang dengan perihal ini.

Dalam bagian Baby Race, Chilli mengakui dirinya merasa sangat kompetitif terhadap pencapaian awal Bluey. Chilli berkeinginan memandang anaknya melangkah sebelum para Bunda lain meraih momen tersebut, sehingga tanpa sadar memberi tekanan besar pada dirinya apalagi sebelum Bluey siap.

Setiap orang tua yang mengejar tonggak perkembangan pasti memahami sungguh sulitnya perihal ini. Terutama jika ada kekhawatiran tambahan mengenai keterlambatan tumbuh kembang, yang bisa menandakan perihal serius lainnya.

Namun seperti kata Chilli di bagian tersebut, dia menyadari bahwa anak-anak mempunyai waktunya sendiri. Jadi dia memutuskan untuk menjalani momennya sendiri, sehingga pengasuhan jadi terasa jauh lebih menyenangkan.

Itulah ulasan tentang momen-momen parenting yang bisa dipelajari dari ibu Bluey, Chilli. Mana bagian Bluey yang paling terasa 'dekat' dengan Bunda?

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

Selengkapnya