Bunda mau mencoba menghasilkan duit secara digital? Coba langkah menghasilkan duit dari Facebook.
Media sosial sekarang bukan hanya tempat berbagi cerita dan hiburan, melainkan juga menjadi ladang penghasilan yang menjanjikan. Salah satu platform yang tetap mempunyai pedoman pengguna besar dan aktif adalah Facebook.
Di 2026, Meta apalagi terus memperluas fitur monetisasi agar Bunda konten bisa memperoleh pemasukan langsung dari platform tersebut. FB mencatat pembayaran nyaris US$3 miliar alias setara Rp52 triliun kepada Bunda sepanjang 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nilai itu meningkat sekitar 35 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Memasuki Maret 2026, Meta kembali memperkenalkan fitur baru seperti Creator Fast Track dan program hubungan bawaan yang mirip TikTok untuk membantu Bunda menghasilkan duit lebih cepat.
Bagi Bunda pemula maupun yang sudah mempunyai audiens besar, ada banyak langkah untuk memanfaatkan FB sebagai sumber penghasilan tambahan apalagi pendapatan utama. Namun sebelum mulai monetisasi, pastikan akun mematuhi standar organisasi Facebook, termasuk mengunggah konten original dan menghindari info menyesatkan maupun clickbait.
Cara menghasilkan duit dari Facebook
Mengutip Shopify dan Facebook, berikut ragam langkah menghasilkan duit dari FB yang bisa dicoba pada 2026.
1. Subscription
Salah satu langkah paling stabil mendapatkan penghasilan di FB dengan menawarkan subscription alias langganan berbayar. Fitur ini memungkinkan Bunda menyediakan konten eksklusif bagi pengikut setia dengan biaya bulanan tertentu.
Konten eksklusif tersebut bisa berupa video khusus, live streaming privat, grup komunitas, hingga akses lebih dekat dengan Bunda. Skema ini membikin pemasukan menjadi lebih konsisten lantaran diperoleh secara rutin setiap bulan.
Komedian Daphnique Springs misalnya, menawarkan konten premium kepada jutaan pengikutnya dengan biaya US$9,99 alias setara Rp173 ribu per bulan. Cara ini efektif membangun organisasi loyal sekaligus memperkuat hubungan dengan audiens.
Untuk mengaktifkan fitur ini, Bunda perlu memenuhi syarat seperti mempunyai lebih dari 10 ribu pengikut alias 250 penonton yang rutin kembali menonton. Selain itu, laman FB juga kudu mempunyai lebih dari 50 ribu hubungan posting alias 180 ribu menit tayang dalam 60 hari terakhir.
2. Endorse
Kolaborasi dengan brand tetap menjadi sumber pemasukan utama banyak Bunda media sosial. Dalam sistem ini, perusahaan bayar Bunda untuk membikin konten promosi produk alias jasa mereka.
Nilai kerja sama biasanya ditentukan berasas jumlah pengikut, tingkat engagement, hingga niche konten yang dimiliki. Bunda bisa dibayar per postingan maupun dalam corak perjanjian kampanye jangka panjang.
Facebook mengharuskan Bunda menggunakan label paid partnership saat mengunggah konten sponsor. Label ini menandakan bahwa Bunda menerima kompensasi, baik berupa duit maupun produk cuma-cuma dari brand terkait.
Selain meningkatkan transparansi, fitur tersebut juga memungkinkan brand menjalankan postingan Bunda sebagai iklan sehingga jangkauan konten menjadi lebih luas.
3. Affiliate marketing
Affiliate marketing menjadi salah satu tren monetisasi paling berkembang di media sosial. Melalui sistem ini, Bunda bakal memperoleh komisi ketika audiens membeli produk menggunakan link alias kode hubungan yang dibagikan.
Meta sekarang menghadirkan fitur FB affiliate partnerships yang memungkinkan Bunda menandai produk hubungan langsung di postingan FB dan IG tanpa perlu menyisipkan link panjang di caption.
Untuk pasar Amerika Serikat, Meta menggandeng Amazon sebagai mitra afiliasi. Sementara eBay dan Temu disebut bakal menyusul pada akhir 2026.
Selain memakai program bawaan Meta, Bunda juga bisa menjalin kerja sama hubungan langsung dengan brand tertentu. Biasanya Bunda bakal membagikan kode potongan nilai unik agar pengikut tertarik membeli produk yang dipromosikan.
Untuk mulai menghasilkan pendapatan dari program afiliasi, navigasikan ke monetisasi di dasbor ahli untuk menghubungkan akun Facebook Bunda. Bunda memerlukan akun hubungan dengan salah satu mitra FB untuk menghubungkannya ke Facebook.
Saat Bunda membagikan tautan hubungan Bunda pada konten hubungan berbobot tinggi di Facebook, Bunda akan menerima banner hubungan dengan rayuan untuk mengklik tautan tersebut agar audiens Bunda dapat berbelanja lebih mudah.
4. Penghasilan dari FB Stars
Facebook Stars memungkinkan penonton memberikan support finansial kepada Bunda saat live streaming, video, hingga posting teks. Penonton membeli Stars dari Meta lampau mengirimkannya kepada Bunda.
Fitur ini menjadi langkah sigap memperoleh pendapatan langsung dari audiens tanpa kudu menjual produk. Semakin aktif dan loyal pengikut, semakin besar potensi pemasukan dari Stars.
Untuk mengaktifkan fitur tersebut, Bunda minimal kudu mempunyai 500 pengikut selama 30 hari berturut-turut dan mematuhi kebijakan monetisasi Facebook. Stars dapat diatur melalui Meta Business Suite pada menu Monetization lampau memilih opsi Stars.
5. Gabung dengan program monetisasi konten
Pada Oktober 2024, FB meluncurkan Content Monetization Program yang menggabungkan beberapa fitur monetisasi dalam satu sistem. Program ini mencakup iklan di Reels, in-stream ads, hingga bingkisan performa konten.
Kini Bunda bisa memperoleh duit dari beragam format konten, termasuk posting teks biasa. Namun Reels tetap menjadi format paling menguntungkan. Sepanjang 2025, sekitar 60 persen pembayaran monetisasi FB berasal dari Reels.
Facebook juga menekankan pentingnya konten orisinal. Meta memperbarui pedoman konten pada 2026 dengan menegaskan bahwa video kudu dibuat sendiri dan tidak sekadar mengunggah ulang karya orang lain.
Meski remix dan overlay tetap diperbolehkan, Bunda tetap kudu menambahkan nilai baru seperti kajian tambahan alias info segar. Saat ini program monetisasi Konten FB saat ini hanya untuk undangan.
Bunda bakal menerima undangan dari saluran FB alias Meta resmi dan dalam produk, seperti aplikasi Facebook, e-mail, Meta Business Suite, dan Dasbor profesional. Jika tidak percaya dengan legitimasi undangan itu, undangan original bisa dilihat di bagian fitur monetisasi saluran ini.
Bunda kudu berhati-hati untuk tidak mengklik tautan mencurigakan yang bukan berasal dari saluran komunikasi resmi Meta, termasuk di FB Messenger. Bunda bisa menerima undangan ke Monetisasi Konten FB dari salah satu mitra agensi yang disetujui sebagai bagian dari program Fast Track Bunda.
Untuk memulai dari perangkat seluler:
- Ketuk notifikasi yang mengundang Anda ke Monetisasi Konten FB alias buka Dasbor Profesional > Monetisasi > Monetisasi konten.
- Ketuk Mulai di samping Monetisasi konten.
- Baca dan setujui Syarat dan Ketentuannya.
- Isi Detail pembayaran Anda dan ketuk Selesaikan penyiapan.
Untuk memulai dari komputer:
- Buka Meta Business Suite.
- Buka Monetisasi > Monetisasi konten.
- Di layar berikutnya, klik Daftar.
- Baca dan setujui Syarat dan Ketentuannya.
- Isi Detail pembayaran Anda dan klik Selesaikan penyiapan.
Setelah menyiapkan Monetisasi Konten FB dan menyelesaikan onboarding pembayaran, Bunda akan memenuhi syarat untuk menerima pembayaran untuk beragam jenis konten yang memenuhi syarat termasuk reel, foto, postingan teks, dan cerita.
6. Ikuti program Creator Fast Track
Meta meluncurkan Creator Fast Track pada Maret 2026 untuk menarik Bunda dari Instagram, YouTube, dan TikTok agar aktif membikin konten di Facebook. Program ini menawarkan beragam untung seperti peningkatan jangkauan Reels, akses langsung ke program monetisasi, serta pembayaran bulanan yang dijamin selama tiga bulan pertama.
Bunda dengan 20 ribu hingga 99 ribu pengikut di platform lain bisa memperoleh penghasilan US$100 hingga US$450 alias setara Rp1,7 juta hingga Rp7,8 juta per bulan jika rutin mengunggah 15 Reels per bulan di Facebook. Sementara Bunda dengan lebih dari 100 ribu pengikut berpotensi mendapatkan US$1.000 alias setara Rp17,3 juta per bulan.
Untuk akun dengan lebih dari satu juta pengikut, insentifnya mencapai US$3.000 alias setara Rp52,1 juta per bulan. Menariknya, Meta memperbolehkan Bunda mengunggah ulang video dari platform lain sehingga tidak kudu membikin seluruh konten dari nol.
7. Jual produk
Facebook juga dapat dimanfaatkan sebagai etalase upaya online. Bunda bisa menjual merchandise, produk digital, maupun peralatan lain yang sesuai dengan niche kontennya.
Salah satu metode terkenal adalah menggunakan sistem print-on-demand (POD). Dengan metode ini, Bunda tidak perlu menyimpan stok peralatan lantaran proses produksi dan pengiriman dilakukan mitra POD setelah ada pesanan masuk.
Platform seperti Shopify menyediakan integrasi dengan Facebook Shop sehingga produk bisa langsung dijual melalui profil Facebook. YouTuber Emma Chamberlain menjadi salah satu contoh Bunda yang sukses memanfaatkan media sosial untuk menjual produk kopi miliknya, Chamberlain Coffee.
Meta juga terus mengembangkan fitur social commerce, termasuk pengetesan AI yang bisa menampilkan carousel produk dan ringkasan otomatis tentang brand di Facebook.
8. Berjualan di FB Marketplace
Selain toko online resmi, Bunda juga bisa memanfaatkan FB Marketplace untuk menjual peralatan secara langsung kepada konsumen. Marketplace menjadi salah satu fitur favorit pengguna FB lantaran memungkinkan transaksi lokal maupun pengiriman antarkota.
Menurut laporan Global Shopper Survey 2025, sekitar seperlima konsumen dunia pernah membeli peralatan lewat Marketplace. Bunda bisa menjual produk sesuai tema kontennya.
Sebagai contoh, Bunda fashion menjual pakaian, sementara Bunda hiasan rumah menawarkan furnitur alias aksesori interior. Agar produk lebih mudah ditemukan, penjual disarankan membikin penjelasan menarik dan memilih kategori yang tepat. Listing juga bisa dibagikan ke grup FB jual beli lokal untuk memperluas jangkauan calon pembeli.
Dengan beragam fitur monetisasi yang terus berkembang, FB tetap menjadi platform potensial untuk menghasilkan duit pada 2026. Kunci utamanya hanya konsisten membikin konten orisinal, membangun organisasi aktif, dan memahami fitur monetisasi yang paling sesuai dengan style konten masing-masing.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·