9 Cara Mengenali Orang Yang Tulus Dari Sikap Sehari-hari

Jun 09, 2026 06:50 AM - 2 jam yang lalu 84

Jakarta -

Di tengah bumi yang penuh dengan beragam 'pencitraan', rasanya susah untuk menemukan orang yang betul-betul tulus. Pasalnya, ketulusan tidak selalu terlihat dari kata-kata manis alias perhatian, melainkan juga tercermin dari sikap dan tindakan yang konsisten.

Penting bagi kita untuk memahami tanda-tanda orang yang tulus agar tidak mudah tertipu oleh penampilan luar, Bunda. Mengenali orang yang tulus juga dapat membantu kita menjalin relasi yang sehat.

Cara mengenali orang yang tulus

Nah, berikut telah HaiBunda rangkum dari beberapa sumber, 9 langkah mengenali orang yang tulus dari sikapnya sehari-hari. Catat ya!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


1. Memiliki kepercayaan diri yang kokoh

Psikolog klinis Guy Winch, Ph.D, mengatakan bahwa orang yang tulus biasanya mempunyai rasa percaya diri yang kokoh. Rasa percaya diri mereka tidak terlalu tinggi alias rendah, namun konsisten alias tidak mudah rapuh.

"Jadi orang-orang yang tulus adalah mereka yang mempunyai nilai diri yang kokoh, konsisten, dan tidak rapuh. Orang-orang ini biasanya jauh lebih tidak melindungi terhadap beragam hal," ungkap Winch, dilansir Huffpost.

"Mereka dapat merasa otentik lantaran jauh lebih sedikit cemas tentang implikasi dari mengungkapkan siapa diri mereka. Orang-orang ini condong merasa nyaman dengan siapa diri mereka," sambungnya.

2. Mau berbagi tentang pemikiran dan pendapat ke publik

Orang yang otentik dan ramah tidak hanya meluangkan waktu untuk merenungkan perspektif mereka tentang kehidupan dan pengalaman, tetapi mereka juga dengan mudah berbagi 'pemikiran dan pendapat' dengan orang-orang di sekitar mereka.

"Bersikap elastis dengan diri sendiri itu tidak apa-apa. Itu bukan menyangkal alias tidak menghormati diri sendiri. Orang sering kali terlalu kaku tentang diri mereka dan tetap berpegang pada hal-hal yang nyaman dan familiar. Beradaptasi dengan situasi dapat membikin kita lebih jujur pada diri sendiri dalam beberapa keadaan," ujar psikolog dari Wake Forest University, William Fleeson.

3. Secara terbuka memberi dan menerima pujian

Winch mengatakan bahwa orang dengan nilai diri rendah terkadang kesulitan menerima pujian. Itu lantaran mereka percaya bahwa pujian tersebut disertai dengan angan yang lebih tinggi dari orang lain, yang mengakibatkan emosi stres.

Sebaliknya, mereka yang tulus dan mempertahankan rasa nilai diri yang kuat tidak memandang pujian dengan syarat tertentu. Mereka secara terbuka mau memberi pujian ke orang lain dan menerima pujian yang didapatkan.

4. Tidak berupaya membikin orang lain menyukai mereka

Dikutip dari Forbes, orang yang tulus tahu bahwa sebagian orang bakal menyukai mereka, dan sebagian lainnya tidak. Mereka baik-baik saja dengan itu semua.

Bukan berfaedah mereka tidak peduli apakah orang lain bakal menyukai mereka alias tidak, tetapi mereka tidak bakal membiarkan perihal itu menghalangi mereka untuk melakukan perihal yang benar. Di sisi lain, mereka tahu bahwa ketika berbincang dengan ramah, percaya diri, dan ringkas, orang bakal jauh lebih memperhatikan dan tertarik pada apa yang mereka katakan daripada menunjukkan bahwa mereka adalah orang yang krusial dan patut disukai.

5. Tidak suka menghakimi

Orang yang tulus berpikiran terbuka, sehingga membikin mereka mudah didekati dan menarik bagi orang lain. Memiliki pikiran terbuka sangat krusial di lingkungan kerja, lantaran itu membuka akses terhadap ide-ide baru.

Orang yang tulus tidak mengharuskan dirinya untuk mempercayai apa yang mereka percayai alias membenarkan perilaku orang lain. Tapi, dia bakal berakhir menghakimi untuk betul-betul memahami apa yang terjadi.

6. Murah hati

Orang-orang yang tulus selalu murah hati dengan siapapun yang mereka kenal, apa yang mereka ketahui, dan sumber daya yang mereka miliki. Mereka mau orang lain berhasil.

Orang-orang ini tidak pernah cemas bahwa kesuksesan seseorang mungkin membikin mereka terlihat buruk. Mereka apalagi percaya bahwa kesuksesan seseorang mungkin merupakan bagian dari kesuksesannya.

7. Memperlakukan semua orang dengan hormat

Orang-orang yang tulus selalu sopan dan hormat. Mereka memahami bahwa betapapun baiknya mereka kepada orang-orang, semuanya bakal sia-sia jika orang-orang tersebut menyaksikan mereka berperilaku jelek terhadap orang lain.

Orang-orang yang tulus memperlakukan semua orang dengan hormat lantaran mereka percaya bahwa mereka tidak lebih baik dari orang lain.

8. Tidak termotivasi oleh hal-hal materi

Orang yang tulus tidak memerlukan barang-barang mewah dan berkilau untuk merasa bahagia. Bukan berfaedah mereka berpikir salah untuk membeli barang-barang baru dan terbaik untuk memamerkan status mereka. Mereka hanya tidak perlu melakukan ini untuk bahagia.

Bagi mereka, kebahagiaan datang dari dalam diri. Mereka merasa senang dari kesenangan yang lebih sederhana, seperti teman, keluarga, dan tujuan yang jelas.

9. Dapat dipercaya

Banyak orang condong tertarik pada orang yang tulus lantaran mereka tahu bahwa mereka dapat mempercayai orang tersebut. Ya, orang yang tulus mengatakan apa yang mereka maksud, dan jika mereka sudah membikin komitmen, maka mereka bakal menepatinya.

Kita tidak bakal pernah mendengar orang yang tulus berkata, 'Oh, saya hanya mengatakan itu agar rapat sigap berakhir'. Kita tahu bahwa jika mereka mengatakan sesuatu, maka itu lantaran mereka percaya perihal itu benar.

Demikian 9 langkah mengenali orang yang tulus dari sikap sehari-hari. Semoga info ini berfaedah ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

Selengkapnya