Jika selama ini Anda mengira Run as pengurus adalah kewenangan akses tertinggi di Windows, rupanya dugaan tersebut kurang tepat guys.
Faktanya, tetap ada akun dengan kewenangan akses yang lebih tinggi lagi di sistem operasi Windows, ialah NT AUTHORITY\SYSTEM alias yang biasa disebut SYSTEM.

Nah akun inilah yang digunakan Windows untuk menjalankan beragam komponen krusial sistem operasi. Bahkan beberapa file, registry, hingga service tertentu tidak dapat diakses meskipun Anda sudah menjalankan aplikasi sebagai Administrator.
Tapi gimana jika kita mau menjalankan sebuah aplikasi menggunakan kewenangan akses SYSTEM? Nah daripada penasaran, mari kita telaah di tulisan ini.
Apa Itu Akun SYSTEM?
Jadi kawan kawan, SYSTEM merupakan akun bawaan Windows yang digunakan oleh sistem operasi untuk menjalankan beragam service dan proses penting.
Berbeda dengan akun Administrator yang tetap mempunyai beberapa pembatasan, akun SYSTEM mempunyai kewenangan akses yang jauh lebih tinggi terhadap sistem. Sebagai contoh, beberapa berkas berikut tetap bisa menolak akses Administrator, namun dapat diakses oleh akun SYSTEM.

Contohnya seperti yang sudah kita telaah pada tulisan sebelumnya mengenai akses ke folder
C:\ProgramData\Microsoft\Windows\CapabilityAccessManagerBaca Juga : Mengenal Perbedaan Sudo vs Run As di Windows 11
Karena itulah para pengurus sistem maupun teknisi sering menggunakan akun SYSTEM ketika melakukan troubleshooting tingkat lanjut.
Tapi Kapan Perlu Menjalankan Program Sebagai SYSTEM?
Nah sebenarnya untuk penggunaan sehari-hari nyaris tidak pernah diperlukan. Namun ada beberapa kondisi dimana kewenangan akses SYSTEM sangat membantu, misalnya:
- Mengecek file sistem yang tidak dapat dibuka Administrator.
- Mengedit Registry yang dilindungi Windows.
- Melakukan troubleshooting service tertentu.
- Menghapus alias mengganti nama file sistem yang sedang bermasalah.
- Menjalankan installer yang memerlukan kewenangan akses lebih tinggi.
- Dan lainnya
Dan salah satu contoh yang baru saja kita telaah di WinPoin adalah ketika mau memeriksa berkas CapabilityAccessManager yang digunakan untuk mendiagnosis bug storage Windows 11
Cara Menjalankan Program Sebagai SYSTEM di Windows
Untuk menjalankan aplikasi sebagai SYSTEM, kita bakal menggunakan utilitas cuma-cuma dari Microsoft berjulukan PsExec.
Bagi yang kurang familiar, PsExec merupakan bagian dari Sysinternals Suite, sekumpulan tools resmi Microsoft yang banyak digunakan oleh pengurus Windows di seluruh dunia.
Setelah Anda mendownload tool ini, Anda bisa masuk ke berkas tempat PsExec.exe berada menggunakan PowerShell, alias bisa juga dengan Command Prompt.

Selanjutnya Anda bisa jalankan tool ini dengan perintah beriktu untuk menjalankan Command Prompt as Administrator.
sudo .\PsExec.exe -i -s cmd.exe
Tapi kenapa pakai sudo?, lantaran disini saya membuka Windows Terminal sebagai pengguna biasa, bukan dengan Run as administrator. Dan berkah fitur sudo yang sekarang sudah tersedia di Windows 11, saya bisa langsung menjalankan PsExec dengan kewenangan akses Administrator tanpa kudu menutup Terminal lampau membukanya kembali sebagai Administrator.
Selengkapnya di Mengenal Perbedaan Sudo vs Run As di Windows 11
Nah setelah jendela aplikasi yang kita buka dengan perintah tadi muncul, maka Anda bisa verifikasi dengan perintah whoami apakah kita sudah pakai akses system alias tetap administrator.

Jika yang tampil adalah nt authority\system bukan a5\gylan alias devicename/userkamu, maka kita sudah sukses menjalankan Command Prompt dengan akses system.
Selain Command Prompt, Anda bisa menjalankan aplikasi lain seperti notepad.exe dan lainnya.
Tapi Apakah Aman?
Jika kita lihat secara teknis sih ini kondusif ya, lantaran PsExec merupakan aplikasi resmi dari Microsoft Sysinternals yang memang ditujukan untuk pengurus sistem.
Namun perlu diingat, akun SYSTEM mempunyai kewenangan akses yang sangat tinggi terhadap Windows, artinya kesalahan mini sekalipun dapat berakibat besar pada sistem operasi.
Karena itu, gunakan akun SYSTEM hanya ketika memang diperlukan dan hindari mengubah file maupun Registry jika belum betul-betul memahami fungsinya.
Jika ditanya, apakah dengan akses SYSTEM kita bisa menghapus komponen system? maka jawabannya tidak selalu bisa guys.
Hal tersebut lantaran meskipun akun SYSTEM memang mempunyai kewenangan akses yang sangat tinggi, Windows tetap mempunyai beberapa lapisan perlindungan lain, seperti Windows Resource Protection (WRP) dan TrustedInstaller, yang bekerja melindungi file-file krusial sistem operasi.
Sebagai contoh, jika Anda mencoba menghapus file biasa yang memang dimiliki oleh akun SYSTEM, kemungkinan besar proses tersebut bakal berhasil.
Namun berbeda ceritanya jika Anda mencoba menghapus file inti Windows seperti kernel32.dll, ntoskrnl.exe, alias apalagi seluruh berkas System32 ketika Windows sedang berjalan, nah pada kondisi tersebut, Windows nyaris pasti bakal menolak permintaan tersebut lantaran file sedang digunakan (file lock) alias memang dilindungi oleh sistem keamanan Windows.

Nah contohnya seperti pada gambar diatas, Access tetap denied, jadi apalagi dengan akses tertinggi pun kita tidak bisa menghapus file utama Windows.
Nah kesimpulannya sih, PsExec merupakan salah satu utilitas paling berfaedah yang dimiliki Microsoft Sysinternals, jujur saya cukup suka dengan tool ini apalagi ketika memang dibutuhkan.
Dengan tool ini kita dapat menjalankan Command Prompt, PowerShell, Registry Editor, hingga aplikasi lain menggunakan akun SYSTEM, sesuatu yang tidak bisa dilakukan hanya dengan Run as administrator.
Namun perlu diingat guys, kewenangan akses yang lebih tinggi bukan berfaedah tanpa batas. Windows tetap mempunyai beragam sistem perlindungan seperti TrustedInstaller, Windows Resource Protection, dan file locking yang tetap menjaga agar komponen krusial sistem tidak mudah diubah alias dihapus.
Nah itulah sedikit penjelasan mengenai tool ini, jika ada yang kurang minta untuk ditambahkan dan dikoreksi dibawah guys, Terima kasih.
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
English (US) ·
Indonesian (ID) ·