Windows 11 26h2 Akan Backup Pengaturan Secara Otomatis, Tidak Perlu Lagi Diaktifkan Manual?

Jul 08, 2026 11:17 AM - 15 jam yang lalu 748

Microsoft kembali menyiapkan perubahan menarik di Windows 11 26H2. Kali ini bukan tampilan baru ataupun fitur AI, melainkan perubahan pada sistem Windows Backup for Organizations, yang nantinya bakal aktif secara default di perangkat yang memenuhi syarat.

Nah ini sebenarnya sudah kita telaah di tulisan sebelumnya, namun mungkin bakal lebih baik kita telaah secara mendalam.

Jadi kawan kawan, meskipun terdengar sepele, namun bagi pengguna enterprise maupun organisasi, perubahan ini justru cukup krusial lantaran proses pemulihan perangkat bakal menjadi jauh lebih mudah.

Selain itu, berbarengan dengan perubahan ini, Microsoft juga mengonfirmasi bahwa Windows Backup for Organizations bakal berganti nama menjadi Windows Settings Backup and Restore.

Secara fungsi, dia tetap sama, ialah untuk mencadangkan beragam pengaturan Windows beserta daftar aplikasi Microsoft Store agar dapat dipulihkan kembali saat perangkat di-reset alias dipasang ulang, namun bedanya, mulai Windows 11 26H2, fitur tersebut tidak lagi kudu diaktifkan secara manual oleh administrator.

Backup Akan Aktif Secara Default

Nah jika sebelumnya pengurus kudu melakukan konfigurasi backup policy terlebih dahulu, sekarang Microsoft menjadikannya sebagai konfigurasi bawaan, artinya, selama perangkat memenuhi syarat tertentu, Windows bakal otomatis mulai menyimpan pengaturan Windows pengguna dan daftar aplikasi Microsoft Store yang terpasang.

Jadi, dengan begitu ketika perangkat di-reset, di-reimage, alias dipindahkan ke perangkat baru, proses pemulihan bakal menjadi jauh lebih sigap tanpa kudu melakukan konfigurasi dari awal.

Tidak Berlaku untuk Semua Perangkat

Tapi kawan kawan, sayangnya perubahan ini tidak bertindak untuk semua pengguna Windows dan Microsoft menyebut fitur backup otomatis ini hanya bertindak pada perangkat yang memenuhi beberapa syarat berikut saja :

  • Menjalankan Windows 11 jenis 26H2 alias lebih baru.
  • Menggunakan perangkat yang terhubung ke Microsoft Entra alias Microsoft Entra Hybrid.
  • Kebijakan Windows Settings Backup and Restore tetap berada pada status Not Configured.
  • Berada di daerah yang tidak terkena izin EU Digital Markets Act (DMA).
  • Tidak berada di sovereign cloud alias daerah dengan kebijakan privasi khusus.

Dengan kata lain, fitur ini memang lebih ditujukan untuk lingkungan upaya dan organisasi dibandingkan pengguna rumahan.

Administrator Tetap Memegang Kendali

Meskipun backup sekarang aktif secara default, Microsoft menegaskan bahwa pengurus tetap mempunyai kontrol penuh.

Jika organisasi sudah mempunyai kebijakan backup sendiri, maka konfigurasi tersebut tetap bakal digunakan dan mengabaikan pengaturan default baru ini.

Selain itu, proses Restore juga tetap tidak melangkah otomatis. Administrator tetap kudu menentukan kapan proses pemulihan dilakukan.

Nah bagaimana, menarik bukan?, perubahan ini untuk sekarang sudah mulai tersedia di Windows Insider Experimental melalui build 26300.8772 (Windows 11 26H2) dan 28120.2387 (26H1).

Kenapa Ini Bagus?

Nah meskipun memang tidak terlihat mencolok seperti fitur AI alias perubahan tampilan, langkah Microsoft ini sebenarnya cukup masuk logika dan bisa dibilang bagus loh, lantaran dengan menjadikan backup pengaturan sebagai fitur bawaan, proses migrasi perangkat dan pemulihan sistem bakal menjadi jauh lebih sederhana, terutama di lingkungan perusahaan yang mengelola ratusan hingga ribuan perangkat Windows.

Untuk pengguna rumahan sih, perubahan ini mungkin belum terasa lantaran saat ini tetap difokuskan untuk perangkat organisasi, namun tidak menutup kemungkinan bahwa perubahan yang sama bakal juga tersedia di Windows 11 Home dan Pro.

Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys.


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya