Windows 11 Sudah 5 Tahun, Apa Saja Yang Masih Membuat Pengguna Kesal?

Jul 07, 2026 01:38 PM - 1 hari yang lalu 1730

Tidak terasa Windows 11 sekarang sudah berumur lima tahun sejak pertama kali diperkenalkan Microsoft pada tahun 2021. Selama periode tersebut, sistem operasi ini telah mengalami banyak perubahan, mulai dari hadirnya File Explorer dengan tab, Notepad yang jauh lebih modern, Phone Link, Windows Studio Effects, Copilot, Recall, hingga beragam fitur AI yang sekarang menjadi konsentrasi utama Microsoft.

Namun di kembali semua penemuan tersebut, ada satu pertanyaan yang tetap sering muncul di beragam forum, Reddit, Feedback Hub, hingga kolom komentar WinPoin.

Kenapa tetap banyak pengguna yang merasa Windows 11 belum betul-betul nyaman digunakan?

Taskbar yang Sampai Sekarang Masih Belum “Selesai”

Nah salah satu kritik terbesar sejak hari pertama Windows 11 dirilis adalah Taskbar. Memang, Microsoft sukses menghadirkan tampilan yang lebih modern dan minimalis. Namun banyak fitur lama justru lenyap begitu saja.

Misalnya :

  • Tidak bisa memindahkan Taskbar ke atas alias samping (baru mulai diuji kembali tahun ini).
  • Tidak bisa drag & drop file ke aplikasi di Taskbar saat awal rilis.
  • Opsi kustomisasi jauh lebih sedikit dibanding Windows 10.
  • Masih ada beragam inkonsistensi mini yang belum sepenuhnya diperbaiki.

Dan lucunya nih, lima tahun kemudian Microsoft justru mulai mengembalikan beberapa fitur tersebut melalui Insider Preview, artinya keluhan pengguna selama ini memang didengar, tapi prosesnya terasa sangat lambat.

Menu Klik Kanan yang Sampai Sekarang Masih Dibenci

Nah selain Taskbar, ada satu fitur lain yang mungkin saat ini tetap banyak dikeluhkan pengguna, ialah menu klik kanan alias kita sebut Context Menu.

Dan siapa disini yang tetap menekan menekan Shift + F10, Shift + Klik kanan alias memilih Show more options?, jika ada Anda pasti merasa kangen dengan Context Menu lama yang bisa dibilang lebih fungsional.

Menu lama

Meskipun memang klik kanan baru memang terlihat lebih bersih, tetapi bagi banyak pengguna justru terasa memperlambat pekerjaan, banyak aplikasi pihak ketiga juga tetap berjuntai pada menu klasik, sehingga pengguna sering kali kudu membuka dua menu hanya untuk menjalankan satu perintah sederhana.

Menu baru

Nah mengenai perihal ini, Microsoft memang sudah mulai membuka API baru agar aplikasi bisa bergabung lebih baik, tetapi pengalaman ini tetap terasa kurang praktis dibanding Windows 10.

AI Masuk ke Mana-Mana

Selain itu, dalam beberapa tahun terakhir, nyaris setiap pembaruan Windows selalu membawa AI, sebut saja Copilot, Recall, Click to Do, AI di Paint, di Notepad, di Photos, semuanya AI.

Untuk beberapa orang sih ini tidak masalah, namun tidak sedikit pula yang merasa Microsoft mulai terlalu garang memasukkan AI ke nyaris setiap perspektif Windows. Terlebih lagi, meskipun pengguna suka dengan ini, banyak fitur AI hanya tersedia untuk perangkat Copilot+ PC, sehingga sebagian besar pengguna Windows justru tidak bisa menikmatinya.

Masih Banyak Inkonsistensi

Selama lima tahun ini, mungkin Windows 11 sudah mulai diperbaiki, dibenahi dan dibuat semakin baik daripada sebelumnya, namun jika digunakan setiap hari, kita tetap menemukan banyak tampilan yang berbeda-beda.

Contohnya tetap ada Control Panel, tetap ada perbincangan lama dari Windows Vista apalagi Windows XP, tetap ada ikon lawas yang belum diperbarui, dan tetap ada Settings yang kadang melempar pengguna kembali ke Control Panel.

Jadi, selama lima tahun, proses modernisasi Windows rupanya tetap belum selesai.

Baca Juga : Kenapa Control Panel Belum Dihapus Sepenuhnya?, Ini Jawaban Microsoft

Perfoma Yang Jauh Dibawah Windows 10

Meskipun saat ini Windows 11 sudah bisa dibilang lebih baik dalam perihal performa jika dibandingkan beberapa tahun lalu, namun di sisi lain, banyak pengguna tetap mengeluhkan konsumsi RAM yang terus meningkat, semakin banyak proses melangkah di latar belakang, serta hadirnya beragam jasa baru yang sebenarnya tidak semua orang butuhkan.

Belum lagi dengan beragam berbagai promosi Microsoft 365, OneDrive, Edge, hingga Copilot yang sesekali tetap muncul di dalam sistem.

Nah jika dibandingkan Windows 11 jenis 21H2 saat pertama kali dirilis, kondisi Windows 11 saat ini jelas jauh lebih matang, dan banyak fitur yang dulu dikritik sekarang sudah diperbaiki.

Bahkan Microsoft mulai mengembalikan sejumlah fitur lama yang sempat dihapus, sebuah tanda bahwa mereka mulai lebih mendengarkan masukan pengguna. (note, dikembalikan, bukan fitur baru ya).

Kalau menurut saya, Windows 11 saat ini sebenarnya sudah menjadi sistem operasi yang cukup nyaman digunakan, hanya saja tetap ada beberapa keputusan kreasi yang terasa dipaksakan dan belum betul-betul mengikuti kebutuhan pengguna.

Nah setelah lima tahun menggunakan Windows 11, apa satu perihal yang sampai hari ini tetap paling membuatmu jengkel guys? tulis komentarmu dibawah ya, siapa tahun rupanya keluhanmu dirasakan juga oleh pengguna Windows lainnya.


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya