Selain merilis Dua Build Baru Windows 11 Beta yang menghadirkan upgrade cuma-cuma ke Windows 11 Pro Educations, Microsoft kembali merilis dua build terbaru untuk pengguna Windows 11 Insider Experimental Channel, ialah Build 26300.8772 untuk jalur 26H2 dan Build 28120.2387 untuk jalur 26H1.
Nah meski sama sama masuk ke Channel Experimental, keduanya membawa konsentrasi yang berbeda, dimana Build 26H2 lebih banyak menghadirkan peningkatan pada sisi recovery dan pengalaman sistem, sedangkan Build 26H1 membawa fitur yang sudah lama ditunggu banyak pengguna Windows, ialah taskbar yang akhirnya bisa dipindahkan ke beragam sisi layar.
Akhirnya! Taskbar Bisa Dipindahkan Lagi
Nah salah satu perubahan terbesar di Build 28120.2387 adalah hadirnya opsi untuk mengubah posisi taskbar.
Dan yap, setelah bertahun-tahun menjadi permintaan pengguna sejak Windows 11 pertama kali dirilis, Microsoft akhirnya mulai mengembalikan keahlian yang dulu sudah ada di Windows 10.

Nah untuk pengguna channel ini, Anda bisa masuk ke Settings > Personalization > Taskbar > Taskbar Behaviors dan kemudian mengubah posisi ke bottom, top, left alias right.
Selain itu, berita baiknya lagi sebagian fitur taskbar seperti Never Combine, ukuran ikon, tooltip, hingga flyout tetap dapat berfaedah di seluruh posisi tersebut, mantapp.
Namun perlu diketahui bahwa Microsoft sudah menambahkan beberapa fitur barru yang saat ini tetap dalam tahap pengembangan, seperti Search Box, Ask Copilot, touch gesture, hingga Taskbar Auto Hide yang saat ini belum sepenuhnya kompatibel dengan posisi selain bawah.
Small Taskbar Kembali
Nah seperti yang sudah kita pernah telaah beberapa bulan lalu, akhirnya Microsoft juga menghadirkan opsi Smaller Taskbar.
Baca Juga : Small Taskbar Akan Kembali Hadir di Windows 11
Dengan fitur ini, bakal membikin tinggi taskbar dan ukuran ikon menjadi lebih mini sehingga memberikan ruang layar tambahan, terutama bagi pengguna laptop alias perangkat dengan layar berukuran mungil.

Untuk mengubahnya, Anda cukup mengaktifkan opsi Show smaller taskbar buttons di laman pengaturan Taskbar, kemudian Windows bakal otomatis mengecilkan seluruh komponen utama seperti tombol Start, Search, hingga System Tray agar tetap proporsional.
Meskipun terdengar biasa, tapi fitur ini cukup lama ditunggu loh.
Ada Fitur Cloud Rebuild, Install Ulang Windows Tanpa USB
Nah selain apa yang sudah kita telaah diatas, pada Build 26300.8772, Microsoft memperkenalkan fitur recovery baru berjulukan Cloud Rebuild.
Jadi, berbeda dengan fitur Reset this PC, Cloud Rebuild bakal mendownload image Windows sekaligus driver terbaru langsung dari Windows Update, kemudian melakukan instalasi ulang Windows hingga betul-betul bersih.
Dan yang bikin menarik, proses ini bisa dilakukan langsung dari Windows Recovery Environment (WinRE), apalagi ketika Windows kandas melakukan booting.
Artinya nih guys, pengguna tidak lagi kudu repot menyiapkan flashdisk installer ataupun membikin media instalasi terlebih dahulu.

Menurut Microsoft, Cloud Rebuild sebagai langkah baru untuk mengembalikan Windows ke kondisi bersih dengan lebih sigap dan lebih aman.
Jadi, jika perangkat Anda error, corrupt alias mungkin terinfeksi malware dan memerlukan clean install, Cloud Rebuild ini menjadi solusi baru lantaran via WinRE, Anda bisa langsung clean install mengandalkan cloud. Tapi tentu dong, krena dia cloud, maka Anda kudu punya hubungan internet yang stabil.
Untuk langkah kerjanya mungkin bakal kita coba di kemudian hari, lantaran saya juga penasaran, bakal seperti apa sih fitur ini.
Backup Pengaturan Kini Aktif Secara Default
Nah terakhir, unik perangkat organisasi yang menggunakan Microsoft Entra, Windows 11 26H2 sekarang secara otomatis mengaktifkan fitur Windows Settings Backup.
Dengan begitu, beragam pengaturan Windows beserta daftar aplikasi Microsoft Store bakal langsung dicadangkan sehingga ketika perangkat di-reset alias dipasang ulang, pengguna dapat kembali ke konfigurasi sebelumnya dengan lebih mudah.
Selain itu, build terbaru ini juga menghadirkan tampilan Account Control yang lebih modern dengan badge langganan Microsoft yang lebih jelas, ukuran Search Box sedikit lebih tinggi, Quick Settings Bluetooth sekarang bisa dinavigasi menggunakan gamepad, peningkatan rendering font Mongolian Baiti, perbaikan shortcut OneDrive di File Explorer ketika dijalankan sebagai Administrator, hingga memperbaiki bug Outlook yang sebelumnya tidak merespons saat tombol Close ditekan.
Yah banyak deh intinya, tapi perlu diingat bahwa fitur ini tetap tersedia untuk pengguna Insider Experimental dan mungkin tetap bakal ada bug yang pengguna dapatkan jika memaksa instalasi jenis ini, tapi jelas ini adalah berita baik, apalagi dengan hadirnya Small Taskbar dan opsi untuk memindahkan posisi Taskbar.
Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys dan berikan pendapatmu.
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
English (US) ·
Indonesian (ID) ·