Jakarta -
Saat hamil, Bunda tentu mau mengonsumsi makanan yang bergizi untuk mendukung kesehatan diri sendiri dan tumbuh kembang janin. Salah satu makanan yang cukup terkenal adalah kacang arab alias chickpea. Namun, apakah kacang arab untuk ibu mengandung kondusif dikonsumsi?
Kabar baiknya, kacang arab termasuk makanan yang kondusif dan bernutrisi tinggi untuk ibu mengandung jika dikonsumsi dalam jumlah wajar dan diolah dengan benar. Kacang ini kaya bakal protein, serat, folat, unsur besi, serta beragam vitamin dan mineral yang dibutuhkan selama kehamilan.
Yuk, kenali lebih jauh faedah kacang arab untuk ibu hamil, pengaruh samping yang mungkin muncul, serta langkah mengolahnya agar lebih kondusif dan lezat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bolehkah ibu mengandung makan kacang arab?
Ya, ibu mengandung boleh mengonsumsi kacang arab. Menurut rekomendasi para mahir gizi, kacang-kacangan termasuk bagian krusial dari pola makan sehat selama kehamilan lantaran mengandung protein nabati, serat, vitamin B, unsur besi, dan folat.
Folat sangat krusial terutama pada trimester pertama lantaran berkedudukan dalam pembentukan tabung saraf janin. Kekurangan folat selama kehamilan dapat meningkatkan akibat abnormal lahir pada otak dan sumsum tulang belakang bayi.
Selain itu, kacang arab juga mempunyai indeks glikemik yang relatif rendah sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Manfaat kacang arab untuk ibu hamil
Kacang arab merupakan sumber folat alami yang baik. Nutrisi ini berkedudukan krusial dalam perkembangan sistem saraf janin dan membantu mengurangi akibat abnormal tabung saraf.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients menyebut bahwa asupan folat yang cukup sebelum dan selama awal kehamilan sangat krusial untuk mendukung perkembangan janin yang optimal.
2. Mendukung pertumbuhan janin
Kandungan protein dalam kacang arab membantu pembentukan jaringan tubuh bayi, termasuk otot, kulit, dan organ-organ penting.
Protein juga dibutuhkan tubuh ibu untuk mendukung pertumbuhan rahim dan tetek selama masa kehamilan.
3. Mencegah sembelit
Sembelit menjadi salah satu keluhan yang sering dialami ibu mengandung akibat perubahan hormon dan tekanan rahim pada usus.
Kacang arab mengandung serat yang cukup tinggi sehingga dapat membantu melancarkan pencernaan dan menjaga kesehatan usus.
4. Membantu mencegah anemia
Kacang arab mengandung unsur besi yang berkedudukan dalam pembentukan sel darah merah. Kebutuhan unsur besi meningkat selama kehamilan lantaran volume darah ibu bertambah untuk mendukung pertumbuhan janin.
Meski unsur besi dari sumber nabati tidak diserap sebaik unsur besi hewani, penyerapannya dapat ditingkatkan dengan mengonsumsi makanan kaya vitamin C.
5. Membantu menjaga kadar gula darah
Karbohidrat kompleks dan serat dalam kacang arab dicerna lebih lambat oleh tubuh sehingga membantu mengontrol lonjakan gula darah.
Hal ini dapat menjadi pilihan camilan sehat bagi ibu mengandung yang mau menjaga kadar gula darah tetap stabil.
6. Mendukung kesehatan jantung
Kacang arab mengandung magnesium, kalium, dan serat yang dapat membantu menjaga tekanan darah tetap sehat selama kehamilan.
Kandungan nutrisi kacang arab
Dalam sekitar 100 gram kacang arab matang, terkandung:
- Kalori: sekitar 164 kkal
- Protein: 8,9 gram
- Serat: 7,6 gram
- Folat: 172 mcg
- Zat besi: 2,9 mg
- Magnesium: 48 mg
- Kalium: 291 mg
- Kalsium: 49 mg
Kombinasi nutrisi tersebut menjadikan kacang arab sebagai salah satu makanan yang baik untuk mendukung kehamilan sehat.
Apakah ada pengaruh samping kacang arab untuk ibu hamil?
Meski aman, konsumsi kacang arab berlebihan dapat menimbulkan beberapa keluhan, seperti:
1. Perut kembung dan bergas
Kacang arab mengandung oligosakarida, ialah jenis karbohidrat yang dapat difermentasi oleh kuman usus sehingga menghasilkan gas.
Akibatnya, sebagian ibu mengandung mungkin mengalami:
- Perut kembung
- Sering kentut
- Rasa tidak nyaman di perut
2. Gangguan pencernaan
Mengonsumsi serat terlalu banyak secara mendadak dapat menyebabkan:
- Kram perut
- Diare
- Perut terasa penuh
Karena itu, sebaiknya tingkatkan konsumsi kacang arab secara berjenjang dan pastikan Bunda cukup minum air putih.
3. Reaksi alergi
Walaupun jarang, beberapa orang dapat mengalami alergi terhadap kacang-kacangan. Segera hentikan konsumsi dan konsultasikan ke master jika muncul:
- Gatal-gatal
- Bengkak pada bibir alias wajah
- Sesak napas
Cara mengolah kacang arab untuk ibu hamil
Agar lebih mudah dicerna dan kondusif dikonsumsi selama kehamilan, Bunda dapat mencoba beberapa langkah berikut:
1. Direbus hingga empuk
Rendam kacang arab semalaman sebelum direbus. Cara ini membantu mengurangi senyawa penyebab kembung dan mempercepat proses memasak.
2. Dijadikan hummus
Hummus merupakan olahan kacang arab yang dihaluskan berbareng minyak zaitun, bawang putih, dan perasan lemon. Cocok dijadikan olesan roti gandum alias pendamping sayuran.
3. Dicampurkan ke salad
Kacang arab matang dapat ditambahkan ke dalam salad sayur untuk meningkatkan kandungan protein dan serat.
4. Dijadikan sup
Campuran kacang arab dalam sup sayuran dapat menjadi menu bergizi dan mengenyangkan selama kehamilan.
Batas konsumsi kacang arab untuk ibu hamil
Tidak ada pemisah unik yang ditetapkan, tetapi umumnya satu porsi sekitar ½ hingga 1 cangkir kacang arab matang per hari sudah cukup untuk mendapatkan faedah nutrisinya sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Yang terpenting, variasikan sumber protein dan nutrisi dari makanan lain seperti ikan, telur, daging tanpa lemak, sayuran, buah-buahan, serta produk susu.
Semoga kehamilan Bunda selalu diberi kesehatan, kelancaran, dan kebahagiaan hingga hari persalinan tiba.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·