Setiap orang tua tentu mau memberikan yang terbaik bagi tumbuh kembang Si Kecil. Berbagai langkah dilakukan untuk mendukung kepintaran anak, mulai dari memberikan makanan bergizi hingga menyediakan mainan edukatif. Namun, tahukah Bunda bahwa ada kebiasaan sederhana yang rupanya dapat berpengaruh besar terhadap perkembangan kognitif anak?
Kebiasaan tersebut apalagi bisa dilakukan setiap hari tanpa memerlukan biaya tambahan. Aktivitas yang tampak sepele ini berangkaian dengan hubungan antara orang tua dan anak dalam kehidupan sehari-hari.
Mengutip dari laman The Sector, sebuah penelitian besar dari University of York menemukan adanya hubungan antara banyaknya percakapan yang didengar anak dari orang dewasa dengan keahlian kognitif mereka di kemudian hari. Seperti apa penjelasannya? Simak penjelasannya di bawah ini, Bunda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sering membujuk anak bicara dapat mendukung kepintaran dan perkembangannya
Penelitian yang dipimpin oleh para peneliti dari University of York menyoroti pentingnya paparan bahasa dalam kehidupan sehari-hari anak usia dini. Studi berjudul A Naturalistic Home Observational Approach to Children’s Language, Cognition, and Behavior ini melibatkan 107 anak berumur 2 hingga 4 tahun yang diamati dalam lingkungan rumah mereka.
Untuk memperoleh gambaran yang lebih akurat, para peneliti menggunakan perangkat perekam audio berukuran mini yang dipasang pada busana anak selama tiga hari. Metode ini memungkinkan peneliti mengawasi hubungan nyata antara anak dengan orang tua maupun pengasuh dalam kegiatan sehari-hari.
Selain merekam percakapan, peneliti juga meminta orang tua melakukan beberapa kegiatan berbareng anak, seperti menggambar, menyalin bentuk, dan mencocokkan objek. Aktivitas tersebut digunakan untuk mengukur keahlian kognitif anak, termasuk penalaran, keahlian numerasi, dan pemahaman bentuk.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang lebih sering mendengar percakapan dari orang dewasa condong mempunyai keahlian kognitif yang lebih baik. Dengan kata lain, semakin banyak kata yang didengar anak dalam kesehariannya, semakin besar kesempatan mereka mengembangkan keahlian berpikir dan belajar.
Penulis utama penelitian, Katrina d'Apice, menjelaskan bahwa paparan bahasa yang lebih banyak kemungkinan memberi anak lebih banyak kesempatan untuk belajar.
Namun, dia juga menekankan bahwa penelitian lanjutan tetap diperlukan untuk memahami hubungan tersebut secara lebih mendalam. Tidak hanya jumlah percakapan, kualitas bahasa yang digunakan orang dewasa juga berkedudukan penting.
Peneliti menemukan bahwa anak yang sering berinteraksi dengan orang dewasa yang menggunakan kosakata beragam condong mempunyai perbendaharaan kata yang lebih kaya dibandingkan anak lain.
Temuan ini menunjukkan bahwa membujuk anak berbicara, bercerita, menjelaskan sesuatu, alias sekadar mengobrol mengenai kegiatan sehari-hari dapat menjadi corak stimulasi yang berbobot bagi perkembangan bahasa mereka.
Profesor Sophie von Stumm, salah satu penulis senior penelitian, mengatakan bahwa pengalaman anak di rumah berkarakter bergerak dan dapat berubah dari hari ke hari. Bahkan dalam family yang sama, jumlah kata yang didengar anak dapat berbeda cukup signifikan setiap harinya.
Interaksi sederhana seperti membujuk anak berbincang saat makan, bermain, berjalan-jalan, alias sebelum tidur rupanya dapat menjadi stimulasi krusial yang mendukung perkembangan otak mereka.
Meski tidak secara langsung menjamin seorang anak menjadi jenius, kebiasaan rutin berbincang dengan anak dapat membantu meningkatkan keahlian bahasa dan mendukung perkembangan kognitifnya.
Oleh lantaran itu, menyediakan waktu untuk berkomunikasi dengan Si Kecil setiap hari dapat menjadi langkah sederhana yang memberikan faedah besar bagi masa depannya, Bunda.
Meski terlihat sederhana, kebiasaan sehari-hari dapat memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan keahlian berpikir anak. Konsistensi dan support orang tua menjadi kunci agar manfaatnya bisa dirasakan secara optimal.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·