ASI merupakan berkah bagi banyak ibu, apalagi bila pasokannya berlebih. Kasus pasokan melimpah ini terjadi pada sang legenda tenis, di mana ASI Serena Williams sempat mendapat julukan 'Super Soldier' sebelum ia memilih untuk mendonasikannya.
Bagi sebagian ibu, stok ASI yang melimpah adalah anugerah yang sangat berharga. Namun tidak semua perempuan memperoleh kemudahan yang sama; ada yang harus berjuang keras memenuhi kebutuhan ASI bayinya, sehingga praktik berbagi ASI antar ibu menjadi sebuah bentuk kepedulian yang penting.
Serena Williams termasuk sosok yang ikut berkontribusi lewat berbagi ASI. Baru-baru ini, setelah kunjungannya ke New York City, ibu dua anak itu memutuskan menyumbangkan sebagian pasokan ASI berlebihnya kepada keluarga yang membutuhkan.
Donasi ASI yang dilakukan Serena membantu sejumlah bayi mendapatkan nutrisi penting dari ASI seorang atlet kelas dunia. Banyak pengikut dan penerima yang merasa terharu mendapat kesempatan itu — siapa tahu, sebagian penerima kelak mendapatkan manfaat kesehatan yang signifikan berkat bantuan tersebut.
Perasaan Serena Williams saat berbagi ASI: ASI Serena Williams untuk yang membutuhkan
Kebahagiaan Williams saat mendonasikan ASI ia bagikan melalui unggahan di Instagram. Dalam postingan tersebut, ia menulis bahwa dirinya sangat gembira bisa memberi bantuan berupa ASI.
"Saya sangat senang bisa menyumbangkan sebagian ASI yang tersisa dari perjalanan saya ke New York kepada orang-orang yang betul-betul membutuhkan."
Di video yang dibagikannya terlihat sebuah freezer penuh kantong ASI siap donasi, dan ia menegaskan donasinya akan disalurkan secara anonim. Williams menyebut bahwa pilihan untuk mendonorkan ASI itu membuatnya bahagia karena dapat membantu dalam kapasitas apa pun.
Dalam keterangan videonya dijelaskan bahwa dia berada di New York City dengan ASI berlebih dan memilih untuk menyumbangkannya daripada membawanya pulang.
"Dalam perjalanan baru-baru ini ke New York, saya mempunyai sisa ASI. Setelah melalui penyaringan, saya dapat mendonorkannya daripada membawanya pulang. Saya mengenal begitu banyak wanita luar biasa yang mengangkat alias tidak dapat menghasilkan ASI. Rasanya luar biasa."
Williams juga menyebut bahwa ada seseorang di luar sana yang mendapatkan apa yang ia sebut sebagai ASI super, dan pengikutnya merespons berita itu dengan antusias.
Beberapa tanggapan pengikutnya bahkan disampaikan dengan candaan. Salah satu komentar menyebut bahwa bantuan ASI dari Williams bisa menjadi backhand bagi anak-anak agar lebih kuat, seperti dikutip dari laman Romper.
Ada pula yang bercanda meminta sedikit ASI untuk anak remaja mereka: "Bisakah saya meminta sedikit? Anak saya yang berumur 17 tahun bakal meminumnya dengan sereal jagungnya (dia pemain tenis dan memerlukan ASI Serena Push Power Milk)."
Seorang pengikut lain menulis, "Dengan pola makan dan mengetahui siapa sosok yang mendonasikan ASI-nya, saya sendiri juga bakal meminum ASI itu."
Di balik candaan, banyak yang menyampaikan rasa terima kasih karena donasi ASI itu memberi dampak nyata. "Ini membikin saya terharu. Bayi kembar prematur saya hidup dengan ASI donor selama bulan pertama mereka. Saya sangat berterima kasih untuk wanita seperti kamu!"
Williams juga sempat menyebut bahwa kekuatan ASI-nya terasa cukup luar biasa; ia bahkan pernah menggunakan ASI tersebut untuk membantu meredakan sengatan matahari pada dirinya dan putrinya, Olympia, dan menurutnya metode itu berhasil.
Petenis legendaris ini telah membantu banyak bayi memperoleh nutrisi penting lewat donasi ASI. Williams sendiri merasakan manfaat ASI untuk kedua anak perempuannya dari pernikahannya dengan Alexis Ohania.
Putri pertamanya Alexis Olympia Ohania alias Olympia lahir pada 1 September 2017 melalui operasi caesar darurat. Kemudian, anak keduanya, Adira River Ohanian lahir pada Agustus 2023. Kelahiran putri keduanya tersebut menyempurnakan kebahagiaan Williams dan family usai dirinya memutuskan undur diri dari bumi tenis di 2022.
Perbuatan Serena Williams ini menjadi contoh nyata kepedulian dan solidaritas antaribu menyusui. Semoga kisahnya menginspirasi para Bunda untuk terus berupaya memberikan yang terbaik bagi Si Kecil, termasuk lewat praktik donor ASI bila memungkinkan.