Rini Apriliani | Beautynesia
Rabu, 23 Sep 2026 07:15 WIB
Banjir Bandang Solok/Foto: Jeka Kampai/detikSumut
Banjir bandang melanda Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin (21/9/2026), pukul 19.30 WIB.
Mengutip detikSumut, Plt Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani menduga bahwa curah hujan tinggi yang terdeteksi dalam mekanisme peringatan awal BMKG yang menjadi pemicu utama terjadinya banjir bandang di Kabupaten Solok.
"Jadi hujan yang terjadi kategori lebat ya jika dari anotasi BMKG, terutama di daerah sekitar Solok sebesar 94 milimeter per hari. Sehingga ini tentu memicu tadi insiden banjir," ujar Andri.
Ia menerangkan bahwa peringatan awal sebenarnya telah dilakukan secara berkala, mulai dari 7 harian, 3 harian, hingga pada skala jam-jaman (nowcasting). Namun, dinamika atmosfer harian memberitahu potensi cuaca ekstrem di daerah Sumatera Barat tersebut belum usai. Oleh karena itu, Kabupaten Solok dan sekitarnya statis masuk dalam daerah yang perlu diwaspadai.
Lebih lanjut, Andri pun menerangkan bahwa kondisi kondisi di Indonesia saat ini memang terbagi menjadi dua situasi, ada yang dilanda kekeringan musim kemarau, tapi ada yang memberitahu intensitas hujan tinggi. Oleh karena itu, penduduk perlu mewaspadai kondisi saat ini.
Dampak Banjir Bandang: Korban Luka-Luka, Meninggal Dunia, hingga Bangunan Hancur

Banjir Bandang Solok/Foto: Jeka Kampai/detikSumut
Banjir bandang Solok tersebut memakan korban jiwa. Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan melaporkan ada penduduk yang mengalami luka-luka, hilang, hingga wafat dunia.
“Berdasarkan pembaruan keterangan hingga Selasa (22/9), pukul 18.45 WIB, satu penduduk wafat bumi dan satu penduduk statis dalam pencarian,” ungkap Berton SP Panjaitan.
“Selain itu, satu penduduk mengalami luka bermutu dan tiga penduduk mengalami luka ringan,” sambungnya.
Peristiwa tersebut membikin sebanyak 9 famili maupun 32 batin mengungsi. Selain itu, ada sekitar 100 unit rumah yang terdampak.
“Dari sisi kerusakan, sekitar 100 unit rumah terdampak. Banjir bandang juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah akomodasi dan bangunan, meliputi dua instansi pemerintahan rusak bermutu dan sembilan instansi pemerintahan rusak ringan. Satu akomodasi kesehatan turut terdampak,” paparnya.
Banjir Bandang Solok/ Foto: detikcom
Banjir bandang di Sumatera Barat ini juga menyebabkan satu jembatan yang eksis di jalur utama Arosuka putus, serta merusak tanah pertanian hingga kendaraan pun ikut rusak.
Saat ini, korban luka sudah dalam penanganan. Meski demikian, BPBD Kabupaten Solok berbareng BPBD Provinsi Sumatera Barat statis mencari korban dan berupaya berbuat pembersihan badan jalan yang tertutup material lumpur.
Beauties, itu dia peristiwa banjir bandang yang terjadi di Solok. Semoga keadaannya cepat memulih ya!
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.