Bitcoin Kian ‘letoy’, Bagaimana Pandangan Analis?

Jan 08, 2026 10:02 AM - 5 bulan yang lalu 161346

Kincai Media – Harga Bitcoin (BTC) kembali tertekan setelah turun ke kisaran US$ 91.000. Penurunan ini memperpanjang pelemahan yang menurut sejumlah analis telah terkonfirmasi secara teknikal. Penurunan ini terjadi setelah Bitcoin kandas mempertahankan level support krusial pada kerangka waktu empat jam.

Salah satu analis yang menyoroti keahlian Bitcoin yang ‘letoy’ ini adalah Lennaert Snyder. Dalam pembaruan di media sosial X, Snyder menjabarkan bahwasanya Bitcoin sebelumnya berada di fase penentuan arah dan sekarang telah mengonfirmasi pilihan tersebut dengan penurunan yang tegas. Ia menyoroti hilangnya support di kisaran US$ 92.155 pada diagram 4 jam sebagai sinyal bahwa momentum bearish telah mengambil alih.

Menurut Snyder, pelemahan terbaru bukan sekedar perubahan intraday, melainkan bagian dari struktur yang lebih lemah setelah kegagalan mempertahankan area support kunci.

“Dengan kondisi ini, saya tetap memperkuat pada pandangan bearishnya untuk sisa pekan ini. Target penurunan utama saya di sekitar US$ 87.600, bertepatan dengan level monthly open yang dinilai lemah,” ungkap Snyder.

Meski demikian, Snyder mencatat bahwa perjalanan menuju ke level tersebut kemungkinan tidak berjalan lurus. Ia memperkirakan kesempatan untuk beberapa kali entry pada fase retest, berjuntai pada tindakan nilai dalam satu hingga dua hari ke depan. Selain posisi swing short, kesempatan transaksi jangka pendek intraday juga dinilai tetap terbuka jika volatilitas tetap tinggi.

Baca Juga: Mana yang Lebih Baik Menurut AI Antara ETF Bitcoin alias XRP?

Di sisi lain, US$ 90.500 disebut sebagai area support jangka pendek yang patut diawasi. Jika nilai memantul kuat dari level tersebut dan menunjukkan pembalikan yang meyakinkan, Snyder mengatakan dia bakal menutup posisi short yang ada. Skenario ini menandakan bahwa tekanan jual belum cukup kuat untuk mendorong kelanjutan penurunan.

Pandangan bearish tersebut juga tidak berkarakter mutlak. Snyder menegaskan bahwa dia bakal kembali mengambil sikap bullish andaikan Bitcoin bisa merebut kembali area US$ 96.500.

“Level US$ 96.500 ini bakal menandai perubahan struktur dan mematahkan bias penurunan saat ini,” ujarnya.

Sementara itu berasas informasi terbaru dari CoinGecko, nilai Bitcoin pada Kamis (8/1/2026) pagi terpantau berada pada US$ 91.269. Angka ini mencerminkan penurunan sebesar 1,26 persen pada kurun waktu 24 jam terakhir.

$BTC just dumped to ~$91,000.

As mentioned in my analysis this morning, Bitcoin was choosing a direction, and it chose down.

Besides the current dump, price also printed a 4H loss of ~$92,155 support, confirming bearish momentum.

My plan for the rest of the week remains the… https://t.co/aiBl5wa3oU pic.twitter.com/Xl5kkmktmD

— Lennaert Snyder (@LennaertSnyder) January 7, 2026

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Kincai Media ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan yang telah tayang di Kincai Media bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata duit digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincai Media tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya