Kincai Media – Bitcoin (BTC) kembali menguat di awal 2026 setelah menembus US$ 97.000, seiring membaiknya sentimen pasar global. Kenaikan ini muncul ketika pelaku pasar merespon berita bahwa Mahkamah Agung Amerika belum mengeluarkan putusan mengenai perkara tarif Presiden Donald Trump pada hari itu.
Ketiadaan keputusan langsung tersebut mengurangi satu sumber ketidakpastian politik dalam jangka pendek, membikin aset beresiko kembali diminati dan mendorong Bitcoin mendekati level psikologis berikutnya US$ 100.000.

Pergerakan naik kali ini didorong dua perihal yang saling menguatkan, ialah nafas lega dari sisi makro dan struktur teknikal yang sudah terlebih dulu membaik. Banyak trader memasang posisi lebih melindungi jelang potensi putusan tarif.
Saat keputusan tidak muncul, pasar membaca situasi sebagai jarak resiko, sehingga terjadi pergeseran sigap menuju aset beresiko. Di Bitcoin, kondisi ini kerap memicu pengaruh berantai, ialah naik, posisi short tertekan, lampau likuidasi short mempercepat dorongan ke atas.
Dari sisi teknikal, reli terlihat semakin solid setelah Bitcoin bisa melewati area resistensi yang sebelumnya menahan harga. Zona US$ 95.000 – US$ 96.000 ditembus dengan meyakinkan, lampau nilai melanjutkan kenaikan menuju area US$ 97.000 tanpa koreksi berfaedah meski volatilitas meningkat.
Baca Juga: Solana Berpeluang Menuju US$ 190 Jika Breakout Terjadi
Selama Bitcoin memperkuat di atas kisaran pertengahan US$ 96.000, struktur jangka pendek tetap mendukung kelanjutan kenaikan, bukan pembalikan.
Dengan momentum yang pulih, konsentrasi pasar kembali terkunci pada nomor US$ 100.000. Dalam fase seperti ini, pasar biasanya hanya menguji area tepat di bawah ‘angka bulat’ sebelum memilih arah berikutnya. Dorongan menuju US$ 98.500 – US$ 99.500 dinilai wajar jika sentimen risk-on bertahan. Konsolidasi singkat di bawah US$ 100.000 pun sering dianggap konstruktif, lantaran menunjukkan pasar mulai ‘menerima’ nilai lebih tinggi alih-alih langsung terpental turun.
Ke depan, perhatian trader kemungkinan tetap pada tiga hal: apakah Bitcoin bisa memperkuat di atas US$ 96.500, apakah lanskap makro-politik tetap tenang tanpa headline negatif baru, dan apakah penguatan turut terlihat di aset berisiko lain.
Jika ketiga aspek itu tetap mendukung, reli Bitcoin berpotensi bersambung lantaran pasar memburu level psikologis dan memanfaatkan ruang kenaikan yang tercipta dari pembalikan sentimen.
Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Kincai Media ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan yang telah tayang di Kincai Media bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata duit digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincai Media tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·