Bitcoin Tertahan Di Us$ 70.000, Tunggu Breakout Atau Jatuh?

Apr 08, 2026 12:06 PM - 6 hari yang lalu 7195

Kincai Media – Harga Bitcoin (BTC) kembali mendekati level psikologis US$ 70.000 pada April 2026, setelah sempat menyetuh harga intraday US$ 70.036. Ini menjadi ujian pertama sejak 26 Maret, sekaligus menandakan penguatan tren jangka pendek.

Kenaikan ini terjadi seiring derasnya arus masuk biaya ke spot Bitcoin ETF yang mencapai US$ 471 juta alias sekitar Rp 7,6 triliun pada 6 April. Angka tersebut menjadi salah satu inflow harian terbesar sepanjang 2026.

Tren Naik Terbentuk, Momentum Masih Kuat

Secara teknikal, pergerakan nilai Bitcoin saat ini berada dalam pola ascending channel sejak akhir Maret. Pola ini ditandai dengan terbentuknya higher low secara konsisten dari area US$ 65.000 hingga mendekati US$ 70.000.

Indikator MACD pada diagram 4 jam juga menunjukkan sinyal bullish. Garis MACD sekarang berada di atas garis sinyal dengan histogram positif, menandakan momentum kenaikan tetap terus berkembang meski nilai tertahan di area resistance.

Salah satu analis mata duit digital papan atas asal Belanda, ialah Michael van de Poppe menyebut bahwa semakin lama nilai bergerak dalam range, semakin besar potensi breakout yang bakal terjadi.

“Perkiraan saya Bitcoin berkesempatan menembus US$ 71.000 dalam waktu dekat,” ungkap Poppe.

Baca Juga: Gak Masuk Akal! Miner Mini Ini Kalahkan Raksasa dan Raup $210 Ribu

ETF Jadi Penopang Kuat Harga Bitcoin

Sebagaimana diketahui, Masuknya biaya besar ke dalam spot Bitcoin ETF menjadi aspek utama yang menopang nilai saat ini. Arus inflow yang konsisten menunjukkan meningkatnya minat penanammodal institusional terhadap Bitcoin.

Menurut laporan Binance Research, sejak peluncuran ETF, hubungan Bitcoin dengan kondisi makro dunia justru melemah.

Artinya, pergerakan nilai Bitcoin sekarang semakin dipengaruhi oleh permintaan lembaga dibanding aspek pendek, meski pergerakan nilai sudah didorong oleh akumulasi sebelumnya.

Skenario Selanjutnya?

Jika Bitcoin kandas menembus US$ 70.036, maka skenario paling mungkin adalah retest ke area support di US$ 68.400 hingga US$ 67.478 sebelum mencoba naik kembali.

Namun, jika terjadi breakout kuat dengan volume besar, maka sasaran berikutnya berada di level US$ 71.000, sekaligus memperkuat tren bullish jangka pendek.

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Kincai Media ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan yang telah tayang di Kincai Media bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata duit digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincai Media tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya