Cara Melindungi Foto Instagram Agar Tak Mudah Digunakan Untuk Ai, Catat Ya Bun!

Jul 10, 2026 08:30 PM - 4 jam yang lalu 188

Jakarta -

Foto yang diunggah ke IG berpotensi dimanfaatkan untuk pengembangan teknologi kepintaran buatan (AI), Bunda. Oleh lantaran itu, pengguna perlu memahami langkah-langkah untuk melindungi akun serta membatasi penggunaan informasi pribadi agar foto tidak mudah dimanfaatkan orang lain.

Perlu diketahui, Meta baru saja merilis model AI terbaru yang dapat mengubah langkah pengguna membikin konten visual di Instagram, WhatsApp, dan jasa Meta lainnya. Model AI berjulukan Muse Image ini mudah digunakan. Pengguna cukup mengetik tanda @ diikuti nama akun publik untuk memasukkan wajah dan karakter bentuk seseorang ke dalam gambar buatan AI.

Muse Image berbeda dengan perangkat AI biasa yang umumnya mengandalkan teks. Pengguna tidak perlu upload gambar, video, alias menyiapkan prompt untuk mengarahkan AI untuk mengaksesnya. Model AI ini dapat terhubung langsung ke konten publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Sistem di Muse Image juga bisa merujuk pada foto-foto yang telah tersedia secara publik untuk menciptakan gambar baru yang mirip aslinya. Meta menyebut ini sebagai langkah agar konten lebih relevan.

Sayangnya, syarat dan kebijakan dari fitur baru ini langsung memicu perdebatan di kalangan publik. Pasalnya, fitur ini dapat mengaktifkan secara otomatis pada semua akun publik. Artinya, siapa pun bisa menggunakan foto kita tanpa izin tertulis dan pemilik akun pun tidak bakal diberi tahu kapan kontennya dipakai.

Pengamat teknologi dan analis senior di lembaga riset Counterpoint Research, sempat mengomentari Muse Image dalam wawancara dengan The Economic Times, pada 8 Juli 2026. Menurut mereka, teknologi ini dapat merugikan pengguna dari segi keamanan privasi.

"Teknologi ini kudu memudahkan, bukan mengorbankan keamanan. Di era di mana wajah dan foto kita bisa menjadi data, pengaturan privasi yang jelas menjadi sangat penting. Sekadar menjadikan akun terbuka tidak berfaedah orang rela dijadikan bahan baku AI tanpa persetujuan," kata mereka.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Direktur Advokasi Foxglove, Donald Campbell. Menurutnya, fitur baru dari Meta ini rentan untuk disalahgunakan.

"Ini seumpama membuka pintu lebar-lebar untuk manipulasi gambar tanpa izin. Kita sudah memandang akibat buruknya, mulai dari pencemaran nama baik hingga penyebaran gambar palsu," ungkapnya, dilansir BBC.

Ada langkah untuk melindungi akun IG kita agar tidak disalahgunakan untuk AI, Bunda. Lantas, gimana caranya?

TERUSKAN MEMBACA DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

Selengkapnya