Cara membuat perkedel kentang pendamping nasi uduk yang tetap empuk walau sudah dingin, ini triknya

Aug 04, 2026 08:00 PM - 8 jam yang lalu 62
Cara membikin perkedel kentang pendamping nasi uduk yang tetap lembek meski sudah dingin, ini triknya

Kincai Media - Perkedel kentang memang menjadi pasangan paling pas saat menikmati sajian nasi uduk. Masalah yang sering muncul adalah perubahan tekstur perkedel yang menjadi keras, alot, alias justru benyek setelah kondisi mendingin. Padahal, cita rasa gurih serta kelembutan perkedel kentang semestinya tetap memperkuat kapan saja saat disantap.

Kelezatan perkedel terletak pada tekstur yang tetap empuk, lembut, dan moist meski sudah dingin. Kombinasi rasa gurih dari adukan kentang dengan aroma unik pala serta bawang goreng menghadirkan sensasi makan yang menggugah selera. Kunci kelezatan ini didapatkan lewat teknik pengolahan kentang yang tepat serta pemisahan komponen telur.

Proses pembuatan perkedel ini tergolong sangat mudah dan praktis untuk dipraktikkan di dapur. Langkah-langkahnya sederhana, mulai dari penggorengan kentang, penghalusan bumbu, pembentukan adonan, hingga penggorengan akhir. Tidak ada teknik rumit yang memerlukan skill khusus, sehingga siapa saja dapat mengolah bahan seadanya menjadi hidangan lezat.

Persiapan Bahan dan Peralatan Masak

Persiapan sebelum memasak diawali dengan menyiapkan peralatan krusial seperti pisau untuk mengupas serta memotong kentang, talenan, ulekan untuk menghaluskan bumbu, wadah alias mangkuk adonan, serta wajan dan spatula untuk menggoreng. Teknik menyiapkan ramuan alias mise en place dilakukan dengan mengiris tipis bawang merah dan bawang putih lampau menggorengnya, menumbuk ramuan halus, serta memisahkan kuning dan putih telur. Selama proses persiapan dan memasak, layar HP alias smartphone dapat ditaruh di tempat yang kering dekat area masak untuk mengecek urutan resep secara sigap agar tidak ada bahan alias langkah yang terlewat.

Yuk cobain bareng BrilioFood, Selasa (4/8).

Trik Membuat Perkedel Kentang Tidak Alot

Cara membikin perkedel kentang pendamping nasi uduk yang tetap lembek meski sudah dingin, ini triknya

foto: Gemini

Bahan:

- 500 gram kentang (disarankan kentang Dieng/kuning yang kadar patinya tinggi)
- 1 butir telur ayam (pisahkan kuning dan putihnya)
- 1 batang daun seledri (cincang halus)
- Minyak secukupnya untuk menggoreng

Bumbu Halus dan Bumbu Lainnya:

- 5 siung bawang merah (iris tipis & goreng)
- 3 siung bawang putih (iris tipis & goreng)
- ½ sdt merica bubuk
- ½ sdt pala bubuk
- 1 sdt garam (sesuai selera)
- 1 sdt kaldu bubuk

Bahan Pelengkap Sajian:

- Nasi uduk

Cara Membuat:

1. Olah kentang dan ramuan dengan mengupas kentang lampau memotongnya agak tebal agar tidak mudah gosong. Panaskan minyak, goreng kentang hingga matang dan bagian luarnya sedikit berkulit cokelat keemasan, lampau angkat dan tiriskan. Haluskan bawang merah goreng dan bawang putih goreng berbareng garam, merica, pala, dan kaldu serbuk di atas cobek.
2. Racik adukan dengan menumbuk kentang sampai lembut selagi tetap panas membara lantaran pati kentang paling mudah menyatu saat panas, menghasilkan tekstur smooth dan bebas gumpalan. Masukkan ramuan halus, irisan seledri, dan kuning telur ke dalam adukan kentang. Aduk rata menggunakan spatula alias tangan hingga semua bahan menyatu sempurna dan adukan terasa lembut.
3. Bentuk dan goreng adukan dengan mengambil adukan secukupnya sekitar 30–40 gram, bulatkan lampau pipihkan perlahan serta rapikan bagian pinggirnya agar tidak ada retakan. Kocok lepas putih telur di wadah terpisah, panaskan minyak dalam jumlah yang cukup dengan api sedang, celupkan adukan perkedel ke dalam kocokan putih telur hingga rata, lampau langsung masukkan ke dalam minyak panas. Goreng hingga matang berwarna kuning kecokelatan dengan cukup membalik sekali saja agar tidak menyerap terlalu banyak minyak, lampau angkat dan tiriskan.

Cara Menjaga Nutrisi Bahan Makanan

Menjaga nutrisi dan kelembapan bahan makanan dilakukan melalui pengolahan yang tepat sesuai karakter kentang. Menggoreng kentang daripada merebus alias mengukus dapat menjaga kestabilan kadar air sehingga tekstur pati kentang tetap terjaga tanpa menjadi terlalu benyek. Penambahan lapisan putih telur bertindak mengunci kelembapan di dalam adonan, sementara proses penggorengan pada minyak yang sudah panas dengan cukup membalik adukan sekali saja dapat mencegah perkedel menyerap minyak berlebih.

5 FAQ Perkedel Kentang

1. Mengapa kentang untuk perkedel kudu digoreng dan tidak direbus?
Jawaban: Mengukus alias merebus kentang bakal menambah kadar air berlebih yang menyebabkan perkedel mudah hancur saat digoreng dan teksturnya menjadi keras alias alot begitu dingin.

2. Kapan waktu paling tepat untuk menumbuk kentang?
Jawaban: Kentang kudu ditumbuk tepat setelah diangkat selagi tetap panas membara lantaran pati kentang paling mudah menyatu saat panas sehingga menghasilkan tekstur yang lembut dan bebas gumpalan.

3. Apa kegunaan memisahkan kuning dan putih telur pada adonan?
Jawaban: Kuning telur dimasukkan ke dalam adukan kentang untuk memberi rasa gurih dan kelembutan ekstra, sedangkan putih telur dipakai sebagai lapisan luar saat menggoreng untuk mengunci kelembapan adonan.

4. Mengapa bawang merah dan bawang putih perlu digoreng terlebih dahulu?
Jawaban: Bawang merah dan bawang putih yang digoreng terlebih dulu memberikan aroma wangi unik pendamping nasi uduk tanpa menambah kelembapan pada adukan perkedel.

5. Kenapa tidak boleh menggoreng perkedel dalam minyak yang belum panas?
Jawaban: Minyak yang belum panas membikin lapisan putih telur tidak bisa langsung mengunci adonan, yang mengakibatkan perkedel menyerap minyak secara berlebihan.

(brl/lak)

Selengkapnya