Cara Menanam Bawang Merah dari Bibit sampai Panen, Panduan Lengkap untuk Pemula

Jun 30, 2026 12:40 PM - 1 bulan yang lalu 34741

Bunda mau mencoba menanam bawang merah? Berikut pedoman komplit menanam bawang merah untuk pemula. 

Bawang merah menjadi salah satu ramuan dapur yang nyaris selalu digunakan dalam beragam masakan. Tak heran jika banyak orang mulai tertarik menanamnya sendiri di rumah.

Bawang merah dapat dibudidayakan di lahan sempit, pekarangan, hingga menggunakan pot alias polibag. Meski sering dianggap sulit, menanam bawang merah sebenarnya bisa dilakukan oleh pemula asalkan mengetahui teknik yang tepat sejak awal.


Mulai dari memilih bibit, menyiapkan media tanam, hingga perawatan selama masa pertumbuhan, semuanya berpengaruh terhadap kualitas umbi yang dihasilkan. Berikut langkah menanam bawang merah dari bibit hingga panen dikutip dari beragam sumber.

Cara menanam bawang merah dari bibit sampai panen

Sebelum mulai menanam, pastikan lingkungan tempat budidaya sesuai dengan kebutuhan tanaman. Bawang merah tumbuh optimal di letak yang mendapatkan sinar mentari penuh selama sekitar 6 hingga 8 jam setiap hari.

Tanaman ini juga memerlukan tanah yang gembur, subur, serta mempunyai drainase yang baik agar akar tidak mudah membusuk. Penyiraman dilakukan secukupnya untuk menjaga kelembapan tanah.

Pada musim kemarau, penyiraman mendalam dapat dilakukan satu hingga dua kali dalam sepekan alias disesuaikan dengan kondisi media tanam.

Cara menanam bawang merah dari bibit

Menanam bawang merah dari bibit memang memerlukan kesabaran lebih dibandingkan menggunakan umbi. Bibit muda juga lebih rentan terserang penyakit layu sehingga perawatannya kudu lebih teliti.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Siapkan lahan alias wadah berisi tanah yang subur dan kaya bahan organik.
  2. Pastikan suhu tanah cukup hangat agar proses perkecambahan melangkah optimal.
  3. Sebarkan bibit bawang merah secara merata, kemudian tutup tipis menggunakan tanah.
  4. Jaga kelembapan media tanam dengan penyiraman ringan secara rutin.
  5. Setelah bibit tumbuh, biarkan tanaman berkembang hingga membentuk umbi kecil.
  6. Panen saat daun mulai mengering. Umbi hasil panen dapat disimpan sebagai bibit untuk musim tanam berikutnya.

Cara menanam bawang merah dari umbi

Metode menggunakan umbi menjadi pilihan paling praktis lantaran kesempatan keberhasilannya lebih tinggi.

Alat dan bahan:

  • Pot alias polibag
  • Tanah subur
  • Pupuk kompos alias pupuk kandang matang
  • Bibit bawang merah yang sehat dan telah bertunas

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Campurkan tanah dengan pupuk organik hingga merata.
  2. Pilih umbi yang sehat, tidak mempunyai bercak hitam, dan sudah mulai bertunas.
  3. Potong sedikit bagian ujung umbi untuk merangsang pertumbuhan tunas.
  4. Tanam umbi sedalam sekitar 5 sampai 7 cm dengan posisi tunas menghadap ke atas.
  5. Timbun kembali menggunakan tanah lampau padatkan perlahan.
  6. Siram setiap pagi dan sore secukupnya agar media tetap lembap.
  7. Letakkan tanaman di area yang mendapat sinar mentari langsung.

Dalam kondisi normal, bawang merah dapat dipanen setelah berumur sekitar 60 sampai 90 hari. Tanda panen ditandai dengan daun yang mulai menguning, layu, dan rebah, sementara umbi tampak muncul di permukaan tanah.

Cara menanam bawang merah menggunakan cocopeat

Selain tanah, bawang merah juga dapat disemai menggunakan media cocopeat alias sabut kelapa yang mempunyai daya simpan air cukup baik. Berikut langkah-langkahnya.

  1. Kupas bawang merah hingga bersih.
  2. Belah umbi menjadi dua bagian agar tunas lebih sigap muncul.
  3. Siapkan gelas alias botol plastik yang telah diberi lubang di bagian bawah.
  4. Isi wadah dengan cocopeat hingga sekitar tiga perempat bagian, lampau basahi secukupnya.
  5. Letakkan potongan bawang dengan posisi bagian yang dipotong menghadap ke atas.
  6. Tekan perlahan agar berdiri kokoh.
  7. Siram media tanam tanpa membasahi langsung bagian umbi.
  8. Jaga kelembapan cocopeat setiap hari dan hindari paparan air hujan berlebihan.
  9. Setelah tunas dan daun tumbuh cukup banyak, pindahkan tanaman ke pot alias polibag yang lebih besar.

Cara menanam bawang merah dalam polibag

Budidaya menggunakan polibag cocok bagi yang mempunyai lahan terbatas. Simak langkah-langkahnya di bawah ini.

  • Gunakan polibag berukuran sekitar 30 x 40 sentimeter.
  • Isi dengan campuran tanah subur dan pupuk kompos.
  • Tanam maksimal tiga bibit bawang merah dalam satu polibag.
  • Atur jarak antarpolibag sekitar 15 sentimeter agar sirkulasi udara tetap baik.
  • Letakkan di tempat yang terkena sinar mentari langsung.
  • Lakukan penyiraman dua kali sehari saat cuaca panas. Jika hujan, penyiraman dapat dikurangi alias dihentikan sementara.
  • Berikan pupuk susulan ketika tanaman berumur sekitar 6 minggu menggunakan pupuk organik alias pupuk cair sesuai dosis.

Bawang merah umumnya siap dipanen pada umur sekitar 90 sampai 100 hari dengan karakter daun menguning, rapuh, dan umbi telah berkembang sempurna.

Tips agar bawang merah tumbuh subur dan hasil panen melimpah

Untuk hasil panen maksimal, ada beberapa perihal yang perlu diperhatikan selama proses budidaya, yaitu:

  1. Gunakan bibit berbobot dan bebas penyakit.
  2. Pastikan media tanam tidak tergenang air.
  3. Berikan sinar mentari minimal enam jam setiap hari.
  4. Lakukan penyiraman secukupnya tanpa membikin media terlalu basah.
  5. Berikan pupuk secara berkala sesuai kebutuhan tanaman.
  6. Segera singkirkan tanaman yang menunjukkan indikasi penyakit agar tidak menular ke tanaman lain.

Cara memperbanyak bibit bawang merah

Jika mau mempunyai stok bibit sendiri, bawang merah dapat diperbanyak dari hasil panen umbi kecil. Bunda bisa mulai dengan menanam bibit bawang merah hingga menghasilkan umbi berukuran sekitar 1 sampai 2 cm.

Setelah daun mengering, panen umbi lampau jemur di tempat yang teduh dan mempunyai sirkulasi udara baik hingga betul-betul kering. Selanjutnya, simpan umbi dalam kantong jaring alias wadah berventilasi di tempat yang sejuk dan kering.

Bibit tersebut dapat digunakan kembali untuk musim tanam berikutnya sehingga tidak perlu membeli bibit baru setiap kali bakal menanam. Selain mudah dibudidayakan, bawang merah juga dikenal mempunyai beragam faedah bagi kesehatan, seperti membantu melancarkan sirkulasi darah serta mendukung kesehatan jantung.

Dengan perawatan yang tepat sejak awal, tanaman bawang merah dapat tumbuh subur dan menghasilkan umbi yang melimpah meski ditanam di pekarangan rumah.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

Selengkapnya