Jakarta -
Tahukah Bunda, bahwa langkah seseorang berpakaian rupanya bisa memberi gambaran tentang dirinya, lho. Pilihan outfit yang dipakai sehari-hari kerap mencerminkan kepribadian seseorang.
Bukan hanya mengikuti tren semata, style berpakaian juga menunjukkan identitas diri seseorang, Bunda. Dari sana, orang lain bisa mendapatkan kesan awal tentang karakter yang dimiliki.
Bahkan, ada dugaan bahwa orang dengan Emotional Quotient (EQ) alias kepintaran emosional tinggi condong memilih jenis outfit yang sama. Dari kebiasaan berpakaian ini, Bunda sebenarnya bisa memandang adanya pola tertentu dalam diri seseorang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut ini beberapa langkah mengenali seseorang melalui style berpakaian yang dikenakannya. Yuk, kita simak selengkapnya di sini!
Cara mengenali orang dari langkah berpakaian
Berikut beberapa langkah mengenali kepribadian seseorang dari style berpakaian yang dilansir dari laman The Times of India dan Your Tango.
1. Berpakaian dengan penuh pertimbangan
Saat seseorang memilih busana yang pas di tubuhnya, perihal itu biasanya menunjukkan bahwa dia cukup menghargai dirinya sendiri. Penampilan yang rapi juga menjadi corak sederhana dari perhatian terhadap diri sendiri.
Cara berpakaian seperti ini memberi kesan bahwa seseorang siap menjalani hari dengan baik. Baik untuk bekerja alias sekadar berjumpa orang lain, penampilan tetap mencerminkan sikap dan kesiapan diri.
Menariknya, style berpakaian yang rapi dapat memberi kesan kompeten dan hangat, sementara style santuy yang tetap diperhatikan menunjukkan pribadi yang tenang namun percaya diri.
2. Pemilihan warna dalam pakaian
Pemilihan warna busana rupanya memberikan kesan tertentu pada seseorang. Warna cerah biasanya memberi suasana yang lebih segar dan ceria, sedangkan warna lembut condong menghadirkan kesan tenang.
Saat seseorang menggabungkan warna-warna dalam penampilannya, itu juga bisa mencerminkan daya yang mau dia tampilkan, Bunda. Misalnya, warna merah memberi kesan berani dan mencolok, sementara biru lebih terlihat tenang dan bisa dipercaya.
3. Mengenakan jenis outfit yang sama
Selanjutnya, orang yang mengenakan jenis busana yang sama nyaris setiap hari mempunyai karakter kepribadian yang cukup unik. Gaya berpakaian ini mencerminkan langkah mereka berpikir dan menjalani hidup dalam keseharian.
Pilihan busana yang condong sama setiap hari sering dikaitkan dengan pribadi yang lebih mengutamakan kenyamanan daripada tren. Orang seperti ini juga mempunyai sistem hidup yang membikin mereka konsentrasi pada hal-hal yang dianggap penting.
Mereka mengurangi hal-hal yang bisa menambah stres, termasuk dalam memilih pakaian. Dengan kebiasaan tersebut, mereka lebih banyak meluangkan waktu untuk refleksi, membangun koneksi, dan rehat yang cukup.
Kebiasaan ini turut menunjukkan bahwa mereka mempunyai EQ yang tinggi. Mereka lebih memilih untuk konsentrasi pada kebutuhan diri sendiri, sehingga bisa menjalani rutinitas dengan lebih seimbang.
4. Memadukan pakaian
Fleksibilitas dalam memilih busana rupanya membikin penampilan terlihat lebih menarik lho, Bunda. Beberapa pilihan yang dipilih dengan tepat bisa dipadukan untuk menciptakan beragam style berbeda.
Cara seperti ini juga membikin style berpakaian jadi lebih praktis. Selain itu, penggunaan busana yang bisa dipakai di beragam situasi juga mengurangi pemborosan, lho.
5. Gaya berpakaian rapi
Penampilan yang rapi sering kali memberikan kesan pertama yang kuat pada orang lain. Hal ini dikenal dengan istilah pengaruh "Halo", di mana seseorang dinilai positif hanya dari penampilannya.
Saat seseorang terlihat berpakaian rapi, orang lain biasanya bakal menganggapnya lebih percaya diri dan dapat diandalkan. Kesan ini tak jarang muncul apalagi sebelum orang tersebut berbicara.
Menariknya, kesan pertama ini membuka banyak kesempatan dalam keseharian, termasuk di bumi kerja maupun pergaulan. Sering kali, penampilan yang baik juga membantu seseorang mendapatkan kesempatan yang tidak terduga.
6. Memperhatikan perincian kecil
Ternyata, perincian mini dalam berpakaian seperti aksesori bisa memberi gambaran tentang kepribadian seseorang. Penggunaan arloji misalnya, tidak hanya terlihat sebagai pelengkap style saja, tetapi juga dikaitkan dengan kesan disiplin.
Bahkan dalam beberapa penelitian, orang yang memakai arloji dianggap lebih teratur dalam mengatur waktu. Tidak hanya itu, aksesori seperti tas yang dipilih juga memengaruhi rasa percaya diri seseorang.
7. Berpakaian sesuai dengan tujuan
Ada hubungan yang cukup kuat antara langkah seseorang berpakaian dengan langkah berpikirnya. Beberapa studi menunjukkan bahwa busana yang rapi dan sesuai bisa meningkatkan konsentrasi serta keahlian dalam menyelesaikan masalah.
Saat seseorang berpakaian sesuai dengan tujuan alias suasana yang mau dicapai, biasanya dia bakal merasa lebih siap dan percaya diri. Menariknya, pilihan style berpakaian ini sering mendorong seseorang untuk bekerja lebih baik.
Itulah penjelasan mengenai langkah mengenali seseorang dari style berpakaian, termasuk dugaan bahwa orang dengan EQ tinggi condong memilih jenis outfit yang sama.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·