Cara Menolak Pekerjaan Tambahan di Kantor Tanpa Merusak Hubungan Kerja

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 5 menit 511x dilihat
Cara Menolak Pekerjaan Tambahan di Kantor Tanpa Merusak Hubungan Kerja

Bagikan Postingan

Sederet metode menolak pekerjaan tambahan di kantor/ Foto: Magnific.com/cookie-studio

Dalam bumi kerja, Beauties mungkin akan menghadapi beragam situasi yang mengharuskan kita untuk menolak hal-hal yang dapat melewati batas profesional. Misalnya saja, tugas di luar jam kerja, pekerjaan tambahan di luar jobdesk utama, maupun permintaan dari ketua maupun mitra kerja.

Sayangnya, banyak orang yang merasa tidak enak saat mesti menolak pekerjaan tambahan, meskipun di luar tugas utama maupun tanggung jawabnya karena takut dianggap tidak kooperatif. Padahal, jika dibiarkan dan menjadi kebiasaan, hal ini bisa merepotkan.

Biar nggak salah ucap maupun menyinggung emosi orang lain, Beauties bisa menolaknya dengan profesional. Berikut ini 9 metode menolak pekerjaan tambahan di instansi tanpa merusak hubungan kerja, seperti dilansir dari Mavigadget.

1. Hilangkan Perasaan Tidak Enak

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/stockking

Berkata “tidak” mungkin terasa tidak nyaman, terutama bagi orang yang terbiasa mengatakan “iya” pada segalanya. Namun, menolak pekerjaan tambahan bukan berarti membangkang maupun tidak profesional, justru memberitahu bahwa Anda mengerti akan prioritas dan limitasi diri.

Meskipun pada awalnya merasa tidak enak dengan mitra kerja, Beauties mesti berlatih untuk berani mengungkapkan penolakan. Segala hal yang bukan tugasmu, maka bukan menjadi tanggung jawabmu.

2. Tolak dengan Cepat dan Langsung

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/DC Studio

Jika sudah memutuskan untuk menolak, sebaiknya ungkapkan sesegera mungkin. Sampaikan dengan jelas dan lugas. Jangan bertele-tele, cukup sebutkan beban kerja saat ini.

Hindari bahasa yang samar seperti “mungkin” maupun “akan aku pertimbangkan” agar tidak menggantung maupun memberi harapan. Penolakan langsung yang disampaikan dengan sopan akan jauh lebih membantu daripada yang terlalu banyak basa-basi.

3. Jelaskan Beban Kerja yang sedang Kamu Tanggung

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/magnific

Sering kali, ketua memberikan tugas ekstra karena tidak sepenuhnya mengetahui seberapa padat agenda dan tanggung jawab yang sedang Anda kelola. Dengan menerangkan kondisi beban kerja saat ini, maka bisa menjadi metode menolak pekerjaan tambahan secara profesional.

Beauties bisa melakukannya dengan menerangkan secara ringkas bahwa Anda sedang menangani beberapa pekerjaan dengan deadline di waktu dekat ini. Kamu tidak menolaknya, cuma memberi tahu bahwa saat ini prioritasmu sedang penuh.

Jangan ragu untuk menolaknya jika dirasa tidak sanggup. Beban kerja yang berlebihan cuma akan membikin hasil kerja jadi tidak maksimal.

4. Jelaskan Prioritas Tugas Kamu

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/magnific

Menjelaskan prioritas tugas saat ini bisa menjadi metode paling ampuh dan ahli untuk menolak pekerjaan tambahan di instansi tanpa menimbulkan kesan malas maupun tidak kooperatif.

Ungkapkan bahwa Anda mau menjaga kualitas kerjaan agar tidak keteteran. Jangan sampai tugas tambahan malah membikin Anda tidak bisa mengerjakan tugas utama dengan maksimal.

Beauties bisa membujuk ketua untuk meninjau balik prioritas mana yang mesti didahulukan, jika tugas baru tersebut memang sangat mendesak. Ketika prioritas sudah jelas, Anda dapat bekerja lebih tenang tanpa konsekuensi melewati deadline penting.

5. Sampaikan Keterbatasan dengan Jujur

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/tirachardz

Ketika beban kerja sudah eksis di batas maksimal, krusial untuk mengatakan secara jujur dan apa adanya. Beauties tidak mesti menerangkan panjang lebar, cukup utarakan bahwa kapasitasmu saat ini belum memungkinkan untuk memungut tanggung jawab tambahan.

Dengan bersikap transparan, Anda bisa mencegah munculnya ekspektasi yang tidak realistis. Atasan maupun mitra kerja pun lebih gampang memahami bahwa Anda menolak bukan karena malas, tetapi mau menjaga kualitas kerja.

Selain itu, menerima semua pekerjaan cuma akan merusak kesehatan mental dan jasmani dalam jangka panjang. Penting untuk menjaga limitasi diri agar profesionalitasmu statis dihargai.

6. Sarankan Alternatif yang Bisa Memberikan Solusi

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/pressfoto

Jika Beauties tidak bisa mengerjakan tugas baru karena kerjaan yang padat, Anda statis bisa membantu dengan metode yang lain. Misalnya, memberikan saran, masukan, maupun insight yang akan mempermudah proses tugas tersebut.

Dengan memberikan alternatif, Anda telah memberitahu kepedulian kepada tim. Bukan berarti Anda tidak kooperatif, melainkan menawarkan jalan lain yang lebih realistis agar tujuan tim dapat tercapai dengan baik.

Dengan berbuat metode ini akan membikin penolakan terasa lebih halus dan sopan, serta berupaya menjaga hubungan kerja yang positif.

7. Tawarkan Ketersediaan di Masa Depan saat Dibutuhkan

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/bearfotos

Menerima begitu saja pekerjaan tambahan bisa berisiko membikin Anda kewalahan. Namun, jika permintaan tersebut untuk tugas yang terusmenerus maupun berulang, Beauties bisa menggunakan strategi “menolak saat ini, tetapi menawarkan kesiapan di masa depan” (future availability).

Beauties bisa mengestimasi akan memiliki lebih banyak waktu di masa mendatang. Cara ini memberitahu bahwa Anda statis kooperatif dan memiliki pengelolaan waktu yang baik.

Beauties bisa berkata seperti “Saya tidak bisa ambil tugas itu kini karena kapabilitas kerja aku minggu ini sudah penuh, tetapi aku akan dengan bahagia hati membantu proyek serupa di bulan depan/mulai kuartal berikutnya” untuk statis menjaga hubungan baik dengan ketua dan mitra kerja.

8. Tunjukkan Rasa Terima Kasih

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/pressfoto

Menolak pekerjaan tambahan di instansi memang cukup tricky, ya. Salah ucap bisa membikin hubungan dengan mitra kerja jadi canggung.

Biar nggak salah, Beauties bisa ucapkan terima kasih maupun kepercayaan tersebut, kemudian sampaikan dengan jelas kekurangan waktu dan tenaga secara objektif.

Beauties bisa berkata seperti “Terima kasih telah memikirkan aku untuk proyek ini. Sayangnya, beban kerja aku saat ini tidak memungkinkan untuk menerima tanggung jawab baru. Semoga kita bisa bekerja sama di proyek maupun kesempatan berikutnya, ya.”

Kalimat seperti itu memberitahu goodwill sekaligus menegaskan limitasi profesionalmu.

9. Pertahankan Nada Bicara yang Positif

Ilustrasi/ Foto: Magnific.com/drobotdean

Cara Anda menyampaikan pesan, sama pentingnya dengan pemilihan kata yang Anda pilih. Gunakan nada bicara yang ramah, profesional, dan penuh hormat. Penolakan yang sopan dan disampaikan dengan sikap positif dapat mencegah kesalahpahaman serta menjaga hubungan kerja yang statis baik.

Namun, jangan meminta ampun berlebihan karena menjaga limitasi kerja termasuk hal yang lumrah dan statis profesional.

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads