Jakarta -
Memilih foto profil rupanya bukan hanya soal terlihat menarik alias layak di media sosial. Tanpa disadari, foto yang dipilih juga bisa mencerminkan kepribadian seseorang.
Setiap orang mempunyai style foto profil yang berbeda, mulai dari selfie, foto candid, hingga gambar pemandangan alias avatar.
Pilihan tersebut sering kali berangkaian dengan langkah seseorang mengekspresikan diri dan mau dilihat oleh orang lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak heran, foto profil disebut dapat menggambarkan karakter karakteristik tertentu, seperti percaya diri, terbuka, mudah bergaul, hingga condong tertutup. Lantas, gimana karakter kepribadian Bunda berasas foto profil di media sosial? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Ciri kepribadian orang berasas foto profil
Dilansir dari laman Mamamia, studi terbaru di Universitas Pennyslvania menemukan bahwa foto profil Bunda di media sosial dapat mengungkap banyak perihal tentang kepribadian Bunda.
Leqi Liu dan rekan-rekannya meneliti gambar profil 66.000 pengguna X (dulunya Twitter), dan memperkirakan kepribadian mereka berasas isi tweetnya.
Mereka menemukan bahwa setiap sifat kepribadian, berasas model Big Five (keterbukaan terhadap pengalaman, ketelitian, ekstroversi, keramahan, dan neurotisme), mempunyai style posting foto profil yang spesifik.
1. Keterbukaan terhadap pengalaman
Para pengguna yang mempunyai tingkat keterbukaan terhadap pengalaman yang tinggi, sebuah karakter yang ditandai dengan khayalan aktif, sensitivitas, preferensi terhadap variasi, dan rasa mau tahu intelektual, condong mempunyai foto profil yang tidak menampilkan wajah.
Menurut para peneliti, perihal ini mencerminkan kemauan untuk tidak mengikuti apa yang diharapkan.
Orang-orang jenis ini juga condong mempunyai foto profil berbobot tinggi. Foto-foto tersebut kurang buram, lebih tajam, dan mempunyai saturasi yang lebih tinggi. Foto-foto tersebut lebih condong hitam putih, dan mempunyai unsur artistik.
2. Ketelitian
Sifat kepribadian yang dikaitkan dengan keteraturan, ketelitian, kehati-hatian, dan disiplin diri, berkorelasi dengan foto profil yang hanya menampilkan satu wajah.
Mereka yang mempunyai tingkat ketelitian tinggi lebih menyukai foto yang cerah, alami, dan berwarna-warni, serta menunjukkan ekspresi wajah yang mencerminkan suasana hati yang positif.
Liu dan rekan-rekannya menyatakan bahwa penjelasan yang masuk logika untuk temuan ini adalah setiap orang yang teliti suka melakukan apa yang diharapkan dari mereka, dan biasanya, seseorang diharapkan untuk menunjukkan emosi yang sebagian besar positif di media sosial.
3. Ekstroversi tinggi
Bagi orang-orang yang mempunyai ekstroversi tinggi, ialah sifat yang ditandai dengan keramahan, banyak bicara, dan mudah bersemangat, foto profil mereka condong berwarna-warni.
Dari semua jenis kepribadian, ekstrovert menunjukkan preferensi terkuat terhadap foto berwarna.
Mereka juga lebih menyukai foto dengan lebih banyak orang, dan meskipun mereka suka menampilkan wajah, mereka lebih banyak memperlihatkan tubuh dan/atau lingkungan sekitar daripada jenis kepribadian lainnya.
Seperti perseorangan yang teliti, ekstrovert condong mempunyai foto profil yang mencerminkan emosi positif.
4. Keramahan
Sifat ramah, yang didefinisikan oleh karakter yang dianggap baik hati, simpatik, kooperatif, dan penuh perhatian, dikaitkan dengan perilaku yang mirip dengan ekstrovert.
Orang yang ramah menyukai foto-foto berwarna sedang dengan wajah di dalamnya. Namun, gambar mereka condong buram dan berantakan, bukan sederhana. Mereka menghormati patokan sepertiga, tidak seperti sifat kepribadian lainnya, dan condong terlihat bahagia, sangat jarang mencerminkan emosi positif.
5. Neurotisisme tinggi
Terakhir, perseorangan dengan neurotisisme tinggi, suatu sifat yang ditandai dengan pengalaman emosi negatif dan ketidakstabilan emosional, mempunyai foto profil yang kurang berwarna.
Gambar mereka sederhana, tidak sesuai dengan patokan sepertiga, dan condong tidak menampilkan wajah. Jika wajah disertakan, mereka sering mengenakan kacamata. Kurangnya emosi positif juga ditemukan dalam foto profil milik perseorangan neurotik.
Namun, ekspresi ini biasanya netral, bukan negatif. Para peneliti beranggapan bahwa ini mungkin mencerminkan kebenaran bahwa emosi negatif sangat bertentangan dengan normal sosial di media sosial.
Studi ini menarik, mengingat foto profil media sosial adalah langkah utama seseorang untuk menampilkan jati diri mereka secara online. Tentu saja, orang sering kali sengaja menampilkan gambaran yang lebih baik daripada yang sebenarnya mereka tampilkan di kehidupan nyata.
Foto profil condong sangat dipengaruhi oleh norma sosial, seperti terlihat selalu bahagia, menarik, dan populer. Namun, yang menarik adalah terlepas dari norma-norma tersebut, karakter kepribadian tetap berkedudukan dalam memprediksi jenis foto profil yang bakal dipilih.
Nah, itulah karakter kepribadian seseorang berasas foto profil. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/rap)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·