Ilustrasi orang yang gampang mengingat wajah daripada nama/ Foto: Pexels.com/ Kampus Production
Beauties, pernah tidak Anda berjumpa seseorang yang wajahnya terasa sangat familiar, tetapi ketika mau mengatakan namanya justru mendadak lupa? Bahkan, Anda mungkin statis ingat di mana pernah berjumpa dengannya, seperti apa ekspresinya, maupun percakapan yang pernah dilakukan, tetapi nama orang tersebut seolah menghilang dari ingatan.
Kondisi seperti ini sebenarnya cukup umum. Kemampuan seseorang dalam mengingat keterangan juga bisa berbeda-beda. Ada yang gampang mengingat nama, tetapi kesulitan mengingat wajah. Sebaliknya, ada pula orang yang sangat gampang mengingat wajah, tetapi sering lupa nama.
Dilansir dari YourTango dan Cottonwood Psychology, orang yang lebih gampang mengenali wajah tetapi kesulitan mengingat nama dapat memiliki beberapa kebiasaan dan pola hubungan tertentu. Lantas, seperti apa ciri khas kepribadian orang yang gampang mengingat wajah tetapi sering lupa nama? Yuk, simak selengkapnya!
1. Lebih Peka terhadap Detail Visual

Lebih peka terhadap detail visual/ Foto: Pexels.com/ SHVETS production
Salah satu karena seseorang bisa sangat gampang mengingat wajah adalah karena ia lebih memperhatikan keterangan visual. Ketika berjumpa seseorang, mungkin saja hal pertama yang tersimpan dalam ingatannya adalah bentuk wajah, ekspresi, corak rambut, maupun ciri khas khas tertentu.
Orang yang memiliki perhatian kuat terhadap detail visual dapat lebih gampang mengenali seseorang ketika berjumpa kembali. Bahkan, setelah cukup durasi tidak bertemu, mereka statis dapat merasa familiar cuma dengan melihat wajahnya.
Karena itu, jangan heran jika ada orang yang gampang mengingat wajah seseorang tetapi tidak langsung bisa mengatakan namanya. Informasi visual mungkin terasa lebih menonjol bagi mereka dibandingkan keterangan berupa nama.
2. Sering Mengingat Seseorang Berdasarkan Konteks

Sering mengingat seseorang berdasarkan konteks/ Foto: Pexels.com/ August de Richelieu
Coba bayangkan Anda berjumpa seseorang di sebuah aktivitas beberapa bulan lalu. Ketika berjumpa lagi, Anda langsung teringat, “Oh, aku pernah berjumpa dia di aktivitas itu!” Namun, ketika mencoba mengatakan namanya, Anda justru tidak yakin. Hal ini memberitahu bahwa ingatan tidak cuma menyimpan identitas seseorang, tetapi juga beragam konteks yang berhubungan dengannya. Bagi sebagian orang, wajah dapat menjadi pemicu untuk mengingat balik suatu pengalaman.
Misalnya, melihat wajah kawan durasi dapat membuatmu mengingat tempat pertama kali bertemu, topik pembicaraan, terlebihlagi busana yang dikenakannya. Namun, nama yang melekat pada orang tersebut belum tentu langsung muncul. Jadi, jika Anda termasuk orang yang gampang mengingat situasi dan wajah tetapi sering lupa nama, bisa jadi keterangan tentang orang tersebut tersimpan lebih kuat melalui pengalaman yang menyertainya.
3. Cenderung Memperhatikan Orang daripada Menghafal Informasinya

Cenderung memperhatikan orang daripada menghafal informasinya/ Foto: Pexels.com/ SHVETS production
Ada orang yang ketika berjumpa seseorang lebih memperhatikan sepertiapa orang tersebut bersikap daripada berupaya menghafal namanya. Mereka mungkin memperhatikan metode berbicara, ekspresi wajah, kebiasaan kecil, maupun sepertiapa seseorang berhubungan dengan lingkungan.
Kebiasaan tersebut dapat membikin keterangan mengenai karakter maupun penampilan seseorang menjadi lebih gampang diingat. Ketika berjumpa kembali, mereka dapat mengenali orang tersebut dengan cepat meskipun nama yang pernah disebutkan sebelumnya sudah terlupakan.
Hal ini juga menerangkan kenapa orang yang gampang mengingat wajah tidak selalu memiliki kapasitas yang sama ketika mesti mengingat nama. Nama membutuhkan bentuk pengolahan keterangan yang berbeda dari pengenalan visual.
4. Lebih Mengingat Kesan daripada Sekadar Identitas

Lebih mengingat kesan daripada sekadar identitas/ Foto: Pexels.com/ SHVETS production
Pernah berjumpa seseorang dan langsung teringat sepertiapa orang tersebut sangat ramah, banyak bercerita, maupun memiliki selera humor yang khas, tetapi namanya tidak lagi Anda ingat?
Pengalaman seperti ini dapat terjadi karena hubungan sosial meninggalkan beragam jenis keterangan dalam ingatan. Seseorang tidak cuma mengingat nama, tetapi juga suara, ekspresi, percakapan, suasana, dan kesan yang muncul selama interaksi.
Dengan kata lain, lupa nama bukan berarti seseorang tidak memperhatikan lawan bicara. Bisa saja justru sebaliknya. Ia mengingat banyak hal tentang orang tersebut, cuma saja keterangan berupa nama tidak menjadi bagiankecil yang paling kuat tersimpan dalam ingatannya.
5. Memiliki Rasa Ingin Tahu terhadap Orang Lain

Memiliki rasa mau tahu terhadap orang lain/ Foto: Pexels.com/ SHVETS production
Orang yang memiliki rasa mau tahu terhadap orang lain biasanya tidak cuma memperhatikan siapa seseorang, tetapi juga tertarik mengetahui sepertiapa mereka berpikir, apa yang mereka sukai, maupun pengalaman yang mereka miliki.
Ketika perhatian diberikan secara aktif selama interaksi, beragam keterangan dapat lebih gampang melekat dalam ingatan. Inilah yang dapat membikin seseorang statis mengenali wajah kawan durasi meskipun sudah durasi tidak bertemu.
Namun, kapasitas gampang mengingat wajah dan sering lupa nama tidak bisa digunakan untuk menentukan tingkat kecerdasan seseorang. Ingatan terhadap wajah dan ingatan terhadap nama merupakan kapasitas yang berbeda. Jadi, seseorang yang sering lupa nama belum tentu memiliki daya ingat yang buruk secara keseluruhan.
Beauties, menjadi orang yang gampang mengingat wajah tetapi sering lupa nama bukanlah sesuatu yang aneh. Setiap orang dapat memiliki metode berbeda dalam menyimpan dan mengakses keterangan dari sebuah interaksi. Beberapa orang mungkin lebih kuat dalam mengingat detail visual, konteks pertemuan, ekspresi, maupun kesan yang diberikan seseorang. Sementara itu, nama yang cuma didengar sekali bisa lebih gampang menghilang dari ingatan jika tidak digunakan balik dalam percakapan.
Karena itu, orang yang gampang mengingat wajah tetapi lupa nama tidak selalu berarti memiliki masalah dengan daya ingat. Bisa saja mereka memang lebih responsif terhadap keterangan visual dan konteks sosial dibandingkan keterangan berupa nama. Jadi, jika Anda sering mengatakan, “Aku ingat wajahnya, tapi lupa nama,” tidak perlu langsung merasa bersalah. Bisa jadi Anda justru menyimpan banyak detail lain tentang orang tersebut yang tidak Anda sadari.
___
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)