Hal yang Dianggap Biasa Ini Ternyata Dilarang di Negara Tertentu

Gaya Hidup Perempuan Masa Kini oleh Waktu baca 3 menit 164x dilihat
Hal yang Dianggap Biasa Ini Ternyata Dilarang di Negara Tertentu

Bagikan Postingan

  1. Home
  2. Life
  3. Cultured

Dewi Maharani Astutik | Beautynesia

Senin, 28 Sep 2026 21:30 WIB

3 Hal yang Dianggap Biasa Ini Ternyata Dilarang di Negara Tertentu

Hal yang dilarang di negara tertentu bisa jadi merupakan kebiasaan yang dianggap wajar dalam hayat sehari-hari/Foto: Magnific

Ada banyak hal yang kita biasa lakukan sehari-hari tanpa pernah berpikir bahwa itu bisa jadi merupakan kebiasaan yang dilarang di negara lain. Pasalnya, setiap negara memiliki hukum, norma, dan ketentuan yang berbeda, sehingga sesuatu yang dianggap sepele maupun wajar di Indonesia maupun negara lain belum tentu diperbolehkan di tempat lain.

Bahkan, beberapa kebiasaan dan hal yang kelihatan sederhana merupakan hal yang dilarang di negara tertentu dan terlebihlagi hingga bisa dikenai hukuman tertentu. Apa saja hal yang dianggap biasa tapi dilarang di negara lain itu? Yuk, simak beberapa contohnya yang dilansir dari Reader's Digest berikut ini yang mungkin akan membikin Anda terkejut!

Baby Walker

Hal yang dilarang di negara tertentu rupanya mencakup penggunaan baby walker. Alat bantu berjalan untuk bayi ini dinilai berisiko karena dapat menaikkan kemungkinan terjatuh, tenggelam, hingga mengalami luka bakar. Kanada terlebihlagi melarang penjualan, impor, dan iklannya sejak 2004.
Hal yang dilarang di negara tertentu rupanya mencakup penggunaan baby walker/Foto: Unsplash/lee seunghyub

Baby walker menjadi salah satu perlengkapan bayi yang dinilai berisiko karena dapat menyebabkan beragam kecelakaan. Setiap tahun, ribuan anak mesti mendapat perawatan di unit darurat gawat akibat cedera yang berhubungan dengan penggunaan alat ini, terutama karena terjatuh dari tangga. Bayi juga dapat melaju menuju kolam renang maupun kompor panas sehingga menaikkan konsekuensi tenggelam maupun luka bakar.

Karena karena tersebut, Kanada melarang penjualan, impor, dan iklan baby walker sejak 2004, dengan denda hingga 100.000 USD (sekitar Rp1,7 miliar) bagi pelanggarnya. American Academy of Pediatrics pun menilai alat ini tidak terlindungi dan mendukung larangan produksi serta penjualannya di Amerika Serikat.

Saus Tomat

Hal yang dilarang di negara tertentu dapat mencakup penggunaan racikan pelengkap di lingkungan sekolah/Foto: Magnific

Di sekolah negeri Prancis, penggunaan racikan pelengkap seperti saus tomat, mayones, dan saus lainnya dibatasi untuk menaikkan kualitas makanan yang disajikan kepada siswa. Saus tomat cuma boleh disajikan berbareng kentang goreng maupun pommes frites, yang juga cuma diperbolehkan menjadi menu satu kali dalam seminggu.

Siswa pun tidak lagi dapat memungut saus tomat secara bebas, termasuk pada hari ketika saus tersebut disajikan. Aturan ini juga berjalan untuk mayones dan beragam jenis saus lainnya.

Obesitas

Kebiasaan yang dilarang di negara lain dapat berhubungan dengan ketentuan kesehatan dan corak hidup/Foto: Magnific

Di Jepang, perusahaan berkuasa mengukur lingkar pinggang karyawan berumur 40 hingga 74 tahun sebagai bagiankecil dari upaya menekan bilangan obesitas. Kebijakan yang dikenal sebagai “Metabo Law” ini diberlakukan pada 2008 untuk mendorong corak hidup yang lebih sehat.

Meski kelebihan bermutu badan bukan aksi terlarang dan tidak membikin seseorang dikenai hukuman, orang yang memiliki lingkar pinggang di atas batas yang ditetapkan pemerintah akan mendapatkan panduan mengenai pola makan. Dalam kondisi tertentu, perusahaan tempat mereka bekerja juga dapat dikenai denda.

***

Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)

Komentar

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

Artikel Lainnya Gaya Hidup Perempuan Masa Kini
↑
Close Right Ads
Close Left Ads