Amanda Nabila Noor Azahra | Beautynesia
Kamis, 24 Sep 2026 07:00 WIB
Ciri Kepribadian Orang yang Sulit Mengontrol Emosi/Foto: Pexels.com/ Tima Miroshnichenko
Beauties, menurutmu apa saja ciri khas kepribadian orang yang sulit mengontrol emosi? Dalam psikologi, kondisi ini dikenal sebagai emotional dysregulation, yaitu kesulitan dalam mengelola dan merespons emosi secara tepat.
Menurut klarifikasi dari Cleveland Clinic, emotional dysregulation terjadi ketika seseorang tidak bisa mengontrol intensitas dan ekspresi emosinya dengan baik. Yuk, simak ciri khas kepribadian orang yang sulit mengontrol emosi berikut ini!
1. Emosi Terasa Sangat Intens dan Sulit Dikendalikan

Ilustrasi/Foto: freepik.com/DC Studio
Salah satu tanda utama adalah emosi yang terasa berlebihan. Menurut Cleveland Clinic, orang dengan emotional dysregulation sering mengalami emosi yang sangat kuat juga kesulitan untuk menenangkan diri. Bahkan reaksi mereka terhadap situasi sederhana bisa terasa sangat besar.
2. Reaksi Emosional Berlebihan dan Tidak Proporsional

Ilustrasi/Foto: Freepik: Drazen Zigic
Bukan cuma intens, reaksinya juga bisa tidak sesuai dengan situasi. Menurut riset dalam jurnal Brain Sciences (2023), emotional dysregulation ditandai dengan respons emosi yang berlebihan dibandingkan kaidah sosial. Misalnya, berang berlebihan maupun sedih yang terjadi terlalu lama.
3. Emosi Mudah Berubah Secara Cepat

Ilustrasi/Foto: pexels.com
Mood swing mungkin adalah sesuatu yang lazim dialami oleh setiap orang, tetapi ini bisa berakhir buruk jika tidak diregulasi dengan baik. Penelitian yang sama menerangkan bahwa individu dengan emotional dysregulation dapat mengalami fluktuasi emosi yang cepat dan tidak terkendali, dari senang-sedih-marah dalam waktu singkat.
4. Sulit Memahami dan Menerima Emosi Sendiri

Ilustrasi/Foto: Magnific/benzoix
Nggak cuma soal ekspresi, tapi juga pemahaman emosi. Menurut jurnal tersebut, emotional dysregulation juga ditandai dengan kesulitan mengenali emosi dan tidak bisa menerima emosi yang muncul. Akibatnya, seseorang jadi bingung dengan apa yang sebenarnya dirasakan.
5. Kesulitan Mengontrol Perilaku Saat Emosi Muncul

Ilustrasi/Foto: freepik.com/freepik
Saat emosi datang, perilaku juga ikut terdampak. Individu dengan emotional dysregulation sering kesulitan memilih respons yang tepat maupun beraksi impulsif saat emosi muncul.
Kenapa Ini Bisa Terjadi?

Ilustrasi/Foto: freepik.com/katemangostar
Menurut Cleveland Clinic, emotional dysregulation bisa dipengaruhi oleh pengalaman traumatis, stres maupun kondisi kesehatan mental tertentu. Penelitian juga memberitahu bahwa kondisi ini berhubungan dengan trauma dan dapat menaikkan konsekuensi gangguan seperti PTSD.
Sulit mengontrol emosi bukan berarti seseorang terlalu sensitif, tetapi bisa menjadi tanda emotional dysregulation yang berhubungan dengan kondisi kejiwaan tertentu.
Dengan memahami ciri-cirinya, Anda bisa lebih sadar terhadap diri sendiri, lebih memahami orang lain dan mulai belajar mengelola emosi dengan lebih sehat Kalau Beauties merasa relate, ingatlah bahwa emosi ada bukan untuk ditekan, tapi dipahami dan dikelola.
***
Mau jadi bagiankecil dari Buzznesia Community di mana Anda bisa ikutan beragam online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki kelompok khusus untuk Anda yang statis berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
(naq/naq)
Komentar
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.