Pernah punya pengalaman kerja sebelumnya sering menjadi pertanyaan saat interview magang. Meski belum pernah bekerja full-time, Anda statis bisa memberikan balasan yang meyakinkan dengan menceritakan pengalaman organisasi, freelance, proyek kuliah, kepanitiaan, maupun pekerjaan part-time.
Kuncinya adalah memilih pengalaman yang relevan dengan posisi yang dilamar dan menerangkan keahlian yang Anda dapatkan. Lalu, sepertiapa contoh balasan yang tepat? Yuk, simak tips dan contohnya di bawah ini!
Baca juga: 5 Tips Mencari Tempat Magang untuk Mahasiswa dan Persiapannya
Kenapa Recruiter Menanyakan Pengalaman Kerja Saat Interview Magang?

Pertanyaan tentang pengalaman kerja bukan selalu berarti recruiter cuma mencari kandidat yang sudah pernah bekerja. Untuk posisi magang, recruiter juga mau mengetahui apakah Anda sudah memiliki pengalaman maupun keahlian yang bisa diterapkan di lingkungan kerja.
Pertanyaan mengenai pengalaman kerja dapat membantu interviewer memahami kemampuan, pengalaman yang relevan, serta sepertiapa kandidat bisa berkontribusi dalam posisi yang dilamar.
Sementara itu, menerangkan bahwa pengalaman dari proyek pendidikan juga bisa memberitahu kapasitas seperti tanggung jawab, kapasitas menyelesaikan masalah, dan mengatur pekerjaan.
Jadi, jika Anda belum pernah bekerja secara formal, jangan langsung menjawab, “Saya belum punya pengalaman kerja.”
Cara Menjawab “Pernah Punya Pengalaman Kerja Sebelumnya?”

Ada beberapa metode yang bisa Anda gunakan agar balasan statis relevan dan tidak terdengar seperti sedang mencari-cari pengalaman.
1. Ceritakan Pengalaman yang Paling Relevan
Kalau pernah freelance, part-time, menjadi volunteer, maupun mengikuti internship sebelumnya, pilih pengalaman yang berhubungan dengan posisi yang Anda lamar.
Misalnya, Anda melamar sebagai Content Writer Intern dan pernah mengelola media sosial perkumpulan kampus.
Contoh jawaban:
“Saya memang belum pernah bekerja secara profesional, tetapi aku pernah menjadi bagiankecil dari tim media sosial di perkumpulan kampus. Saya berkewajiban membikin konten, mencari ide, dan menulis caption untuk media sosial. Dari pengalaman tersebut, aku belajar berbuat riset, bekerja dengan deadline, dan menyesuaikan konten dengan sasaran audiens.”
Jawaban seperti ini memberitahu bahwa Anda sudah memiliki keahlian yang bisa dipindahkan ke pekerjaan baru.
2. Belum Pernah Kerja? Gunakan Pengalaman Kuliah
Pengalaman kuliah juga bisa menjadi bahan jawaban, terutama jika Anda pernah mengerjakan proyek yang berhubungan dengan posisi magang.
Indeed mengutarakan bahwa proyek dan tugas selama pendidikan dapat memberitahu kapasitas bertanggung jawab, terorganisir, serta menyelesaikan tantangan.
Contoh jawaban:
“Saya belum punya pengalaman kerja formal, tetapi selama kuliah aku pernah mengerjakan proyek marketing berbareng tim. Saya bekerja membikin strategi media sosial dan berbuat riset terhadap sasaran audiens. Awalnya aku cukup kesulitan menggunakan tools rancangan yang baru, jadi aku belajar melalui tutorial dan berbincang dengan kawan satu kelompok. Dari proyek tersebut, aku jadi lebih terbiasa belajar hal baru dan bekerja dalam tim.”
3. Hubungkan Pengalaman dengan Posisi yang Dilamar
Jangan cuma menceritakan apa yang pernah Anda lakukan. Jelaskan juga kenapa pengalaman tersebut relevan dengan posisi yang Anda inginkan.
Misalnya, Anda pernah menjadi panitia aktivitas kampus dan kini melamar sebagai Event Intern.
Contoh jawaban:
“Saya pernah menjadi panitia aktivitas kampus dan berkewajiban mengurus penerbitan acara. Saya membikin materi promosi, mengatur agenda posting, dan berkoordinasi dengan bagian lain. Walaupun pengalaman tersebut berasal dari perkumpulan kampus, aku merasa keahlian komunikasi, koordinasi, dan pengelolaan waktu yang aku dapatkan cukup relevan dengan posisi Event Intern ini.”
Cara ini membikin recruiter lebih gampang melihat hubungan antara pengalamanmu dengan pekerjaan yang dilamar.
Baca juga: Ikuti 7 Tips Pintar Ini untuk Ubah Pengalaman Magang Jadi Full-Time, Fresh Graduate Harus Tahu!
Kalau Benar-Benar Belum Punya Pengalaman, Harus Jawab Apa?

Sumber foto: Magnific
Tenang, Anda tidak perlu mengarang pengalaman cuma agar kelihatan lebih berpengalaman.
Kalau memang belum pernah bekerja, sampaikan dengan jujur kemudian lanjutkan dengan pengalaman lain yang pernah Anda jalani.
Contoh Jawaban untuk Fresh Graduate
“Saya belum pernah memiliki pengalaman kerja resmi sebelumnya. Namun, selama kuliah aku aktif mengerjakan beberapa proyek himpunan dan mengikuti organisasi. Salah satu pengalaman yang paling relevan adalah ketika aku menjadi bagiankecil dari tim penerbitan sebuah aktivitas kampus. Dari sana, aku belajar membikin konten, berkomunikasi dengan tim, dan menyelesaikan tugas sesuai deadline. Karena itu, aku mau mengembangkan kapasitas tersebut melalui kesempatan magang ini.”
Jawaban tersebut statis memberitahu bahwa Anda punya pengalaman yang bisa dipelajari dan dikembangkan.
Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Menjawab

Selain menyiapkan jawaban, perhatikan juga beberapa hal berikut:
- Jangan mengarang pengalaman kerja. Recruiter bisa menggali jawabanmu lebih jauh.
- Jangan menceritakan semua pengalaman sekaligus. Pilih satu maupun dua yang paling relevan.
- Jangan terlalu fokus pada tugas. Jelaskan juga keahlian maupun hasil yang Anda dapatkan.
- Jangan menjelekkan tempat kerja maupun perkumpulan sebelumnya. Jika pernah menghadapi masalah, ceritakan secara ahli dan fokus pada pembelajaran.
- Jangan menjawab terlalu singkat. Jawaban “belum pernah” tanpa klarifikasi bisa membikin recruiter sulit melihat kemampuanmu.
Tips Agar Jawaban Interview Magang Lebih Meyakinkan

Supaya jawabanmu lebih terarah, Anda bisa menggunakan pola sederhana: pengalaman → tanggung jawab → tantangan → keahlian yang didapat → kaitannya dengan posisi yang dilamar.
Sebelum interview, coba cek balik klarifikasi pekerjaan dan cari keahlian yang paling sering disebut. Setelah itu, pilih pengalaman yang bisa membuktikan bahwa Anda memiliki keahlian tersebut.
Misalnya, posisi membutuhkan kapasitas komunikasi. Kamu bisa memungut contoh dari pengalaman menjadi panitia, organisasi, volunteer, freelance, hingga presentasi proyek kuliah.
Jadi, ketika ditanya “pernah punya pengalaman kerja sebelumnya?”, Anda tidak mesti selalu menjawab dengan pengalaman kerja formal. Pengalaman yang memberitahu keahlian dan kesiapanmu untuk belajar juga bisa menjadi bahan balasan yang kuat.
Yang terpenting, statis jujur, pilih pengalaman yang relevan, dan jelaskan apa yang Anda pelajari dari pengalaman tersebut. Dengan begitu, jawabanmu akan terasa lebih individual sekaligus memberitahu bahwa Anda punya bekal untuk berkembang selama magang.
Baca juga: Cara Meminta Feedback Setelah Interview Kerja Ditolak [+Template]
FAQ
1. Apa yang mesti dijawab jika ditanya “Pernah punya pengalaman kerja sebelumnya?”
Jawab dengan jujur dan ceritakan pengalaman yang paling relevan dengan posisi magang. Jika belum pernah bekerja, Anda bisa membahas pengalaman organisasi, freelance, volunteer, kepanitiaan, proyek kuliah, maupun pengalaman lainnya yang memberitahu keahlian yang dibutuhkan.
2. Bagaimana menjawab pertanyaan interview magang jika belum punya pengalaman kerja?
Kamu bisa mengatakan bahwa belum memiliki pengalaman kerja formal, kemudian lanjutkan dengan pengalaman yang pernah dilakukan selama kuliah maupun di luar pekerjaan. Jelaskan tanggung jawabmu, keahlian yang didapat, dan kaitannya dengan posisi magang yang dilamar.
3. Apakah pengalaman perkumpulan bisa disebut sebagai pengalaman kerja?
Pengalaman perkumpulan bukan pengalaman kerja formal, tetapi statis bisa digunakan sebagai contoh saat interview. Kamu bisa menerangkan tanggung jawab dan keahlian yang diperoleh, seperti komunikasi, teamwork, kepemimpinan, pengelolaan waktu, maupun problem solving.
4. Apakah proyek kuliah bisa diceritakan saat interview magang?
Bisa. Proyek kuliah dapat menjadi bukti bahwa Anda pernah menerapkan keahlian tertentu, terutama jika belum memiliki pengalaman kerja formal. Pilih proyek yang paling relevan dengan posisi yang Anda lamar dan jelaskan kontribusi yang Anda lakukan.
5. Apa yang mesti dilakukan jika tidak punya pengalaman yang relevan dengan posisi magang?
Fokus pada transferable skills maupun keahlian yang bisa diterapkan di beragam pekerjaan. Misalnya, pengalaman menjadi panitia bisa memberitahu kapasitas komunikasi, koordinasi, dan pengelolaan waktu meskipun tidak sama persis dengan pekerjaan yang Anda lamar.
6. Apakah boleh mengatakan “saya belum pernah bekerja” saat interview?
Boleh dan sebaiknya statis jujur. Namun, jangan selesai pada balasan tersebut. Lanjutkan dengan pengalaman lain yang pernah Anda jalani dan jelaskan keahlian yang Anda dapatkan dari pengalaman tersebut.
—
Gabung kelompok Girls Beyond Circle dan dapatkan insight menarik lainnya seputar magang dan bumi kerja!