Jakarta -
Kasus bayi yang nyaris tertukar sempat menjadi perbincangan publik belakangan ini. Kejadian ini bermulai dari seorang Bunda berjulukan Nina Saleha yang membagikan pengalamannya usai melahirkan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Melalui akun TikTok miliknya, Nina mengungkapkan rasa kecewa atas dugaan kelalaian salah satu perawat di rumah sakit tersebut. Hal ini kemudian membuatnya melayangkan gugatan kepada pihak RSHS.
Pihak rumah sakit pun akhirnya memberikan penjelasan mengenai peristiwa tersebut. Mereka membeberkan kronologi dari awal bayi dirawat hingga rencana pemulangan.
Direktur Utama RSUP Dr Hasan Sadikin, Rachim Dinata Marsidi, menjelaskan bahwa bayi tersebut datang pada 5 April 2026 dengan kondisi kuning di beberapa bagian tubuh. Setelah mendapatkan penanganan, bayi dirawat di NHCU selama tiga hari.
"Tanggal 8 April, bayi Ny NS sudah mengalami perbaikan, sehingga direkomendasikan untuk bisa dipulangkan. RSHS telah menghubungi Ny NS dan Ny NS datang pada hari itu. Pada pagi hari, sudah terbangun komunikasi antara petugas kami dengan Ny NS untuk dilakukan edukasi dan identifikasi ulang mengenai anaknya yang bakal pulang," ungkap Rachim, dikutip dari detikcom, Jumat (17/04/2026).
Penjelasan RSHS soal kronologi penyerahan bayi
Sebelum bayi diserahkan kepada Nina, petugas rumah sakit terlebih dulu menyiapkan beragam kebutuhan sang anak. Pada saat yang sama, ada dua bayi yang juga menunggu proses kepulangan di ruangan yang sama.
"Untuk diketahui, akses masuk ke ruangan tersebut tidak sembarangan. Pada saat itu, di ruangan tersebut ada dua pasangan suami istri yang menunggu kepulangan bayinya. Di mana saat petugas bakal menyerahkan bayi Ny NS. Ny NS tidak ada di tempat. Petugas kami menanyakan kepada pasien yang lain dan pasien lain menyatakan bahwa Ny NS sedang meninggalkan ruangan NHCU," jelasnya.
Di saat yang bersamaan, petugas diketahui juga sedang menangani kebutuhan bayi lain. Kondisi ini membikin konsentrasi petugas sempat terpecah sehingga terjadi kekeliruan.
"Dikarenakan bayi Ny NS pada saat itu sudah saatnya mendapatkan asupan makanan, ialah berupa susu, sedangkan pasien lain menanyakan beberapa perihal kepada petugas kami sehingga petugas kami terdistraksi menyerahkan bayi Ny NS kepada ibu pasien lain," katanya.
Meski begitu, pihak rumah sakit menyebut bayi tersebut langsung kembali diamankan oleh petugas. Setelah itu, bayi segera diserahkan kembali kepada orang tuanya.
"Kemudian petugas kami ambil susu untuk bayi Ny NS, belum tiba di ruangan susu, petugas kami mengambil bayi tersebut dari ibu pasien yang lain agar ada dalam pengawasannya kembali dan menyerahkan bayi tersebut kepada Ny NS," tuturnya.
TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/rap)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·