Dua Musisi Terseret Kasus Pencucian Uang Kripto

Apr 18, 2026 12:08 PM - 1 hari yang lalu 1497

Kincai Media – Kasus pencucian uang menggunakan aset mata duit digital kembali terjadi.

Otoritas Brasil menangkap dua figur publik ternama, ialah MC Poze do Rodo dan MC Ryan SP, atas dugaan keterlibatan dalam jaringan pencucian duit senilai US$ 300 juta yang memanfaatkan aset kripto.

Penangkapan ini merupakan bagian dari operasi besar yang dilakukan kepolisian federal untuk membongkar sindikat finansial terlarangan yang beraksi lintas negara.

Dalam operasi tersebut, pengadilan Brasil mengeluarkan sekitar 40 surat perintah penangkapan. Selain dua musisi tersebut, abdi negara juga menahan sejumlah perseorangan lain, termasuk pemilik situs intermezo terkenal Choquei, Raphael Sousa.

Sekitar 200 petugas dikerahkan untuk menggerebek 24 letak di beragam wilayah, termasuk Sao Paulo dan Rio de Janeiro.

Menurut penyelidikan, jaringan ini menggunakan mata duit digital sebagai sarana untuk memindahkan biaya terlarangan yang berasal dari pertaruhan online dan perdagangan narkoba.

Polisi menyebut bahwa sindikat tersebut memanfaatkan perusahaan intermezo dan produksi musik untuk mencampur biaya legal dengan biaya ilegal, sehingga susah dilacak.

Dana hasil pencucian kemudian diinvestasikan kembali ke aset berbobot tinggi seperti properti, mobil mewah, perhiasan, hingga pesawat.

Baca Juga: Industri Penambangan Masuk Fase Sulit, Banyak Bitcoin Dilepas

Salah satu terobosan dalam kasus ini berasal dari informasi yang ditemukan di akun iCloud milik seorang akuntan.

File tersebut berisi informasi peta aliran biaya yang menghubungkan beragam perusahaan cangkang dan rekening bank fiktif, hingga akhirnya mengarah pada tersangka.

Selain itu, interogator juga mengakses perangkat elektronik serta biaya dari Google Drive untuk memperkuat bukti.

Dalam penggerebekan, polisi menyita beragam aset berbobot tinggi, termasuk senjata api, mobil mewah, kapal dan pesawat, duit tunai dan perhiasan serta perangkat elektronik.

Namun, pihak berkuasa belum mengungkap secara perincian apakah ditemukan aset mata duit digital dalam operasi tersebut.

Kasus ini menambah daftar panjang penggunaan mata duit digital dalam aktivitas ilegal di Brasil. Sebelumnya, pengadilan setempat telah menjatuhkan balasan kepada 14 orang yang terlibat pencucian duit narkoba senilai US$ 95 juta menggunakan Bitcoin.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan tetap berlangsung, dengan puluhan orang lainnya tetap dalam pengawasan.

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Kincai Media ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan yang telah tayang di Kincai Media bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata duit digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincai Media tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya