Setelah Lama Tertekan, Ethereum Mulai Tunjukkan Tanda Bangkit

Apr 19, 2026 10:03 AM - 8 jam yang lalu 391

Kincai Media – Aset mata duit digital Ethereum (ETH) mulai menunjukkan perubahan krusial dalam struktur pasarnya. Setelah lama berada di bawah tekanan jual yang kuat, informasi terbaru menunjukkan bahwa kekuasaan jual dari para seller di pasar derivatif mulai melemah.

Perubahan ini dinilai sebagai sinyal awal yang bisa membuka jalan bagi pemulihan nilai Ethereum dalam jangka menengah.

Menurut analis on-chain Darkfost, sepanjang siklus pasar terakhir, Ethereum terus menghadapi tekanan jual besar di pasar derivatif.

Indikator net taker volume, yang mengukur selisih antar order beli dan jual di market, nyaris selalu berada di area negatif. Artinya, order jual lebih dominan dibandingkan order beli.

Kondisi ini terlihat jelas saat Ethereum mencoba mencetak rekor harga. Seperti pada Desember 2024, saat menembus US$ 4.000, net taker volume mencapai US$ 511 juta. Sementara saat puncak mendekati US$ 5.000, tekanan jual meningkat hingga US$ 568 juta.

“Dominasi seller ini menjadi salah satu argumen kenapa kenaikan nilai ETH susah memperkuat lama,” ungkap Darkfost.

Baca Juga: Saat Bitcoin Naik, Kenapa Banyak yang Masih Bearish?

Kini Buyer Mulai Mengambil Alih

Namun sejak Maret, dinamika pasar mulai berubah.

Data terbaru menunjukkan net taker volume berbalik positif, dengan nomor mencapai sekitar + US$ 102 juta. Ini berfaedah order beli sekarang mulai mendominasi, dan menandakan adanya peningkatan minat dari sisi pembeli.

Menariknya, kondisi serupa terakhir kali terjadi pada 2022, saat Ethereum berada di fase akhir bear market di kisaran nilai US$ 1.000 sebelum akhirnya memulai pemulihan.

“Terakhir kali Ethereum memandang tingkat tekanan beli yang begitu kuat di pasar derivatif adalah selama pasar bear sebelumnya pada 2022, ketika ETH diperdagangkan di sekitar area US$ 1.000,” ujarnya.

Perubahan ini belum tentu langsung memicu rally besar, namun menjadi indikasi krusial bahwa tekanan jual mulai terserap oleh pasar. Dalam perihal ini, Darkfost meyakini bahwa pasar saat ini berada di fase transisi, dari kekuasaan seller menuju potensi kebangkitan buyer.

“Jika tren ini sukses memperkuat dan pembeli terus menyerap tekanan jual, perihal itu bisa menandai tahap awal dari pemulihan struktural yang lebih kuat untuk Ethereum,” pungkas Darkfost.

🔴 Throughout this entire cycle, Ethereum has faced unusually heavy selling pressure on derivatives markets.

Net taker volume, which measures the difference between buy and sell market order volumes in the order book on derivatives exchanges, remained almost consistently… pic.twitter.com/ufMOIzwQqR

— Darkfost (@Darkfost_Coc) April 18, 2026

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Kincai Media ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan yang telah tayang di Kincai Media bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata duit digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincai Media tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya