Dunia Kekurangan Hampir 1 Juta Bidan, Ini Penyebab dan Dampak Krisisnya

Jul 01, 2026 08:50 AM - 1 bulan yang lalu 33510

Profesi perawat tidak hanya berkedudukan dalam membantu proses persalinan, Bunda. Bidan juga mendampingi kesehatan ibu sejak masa kehamilan hingga setelah melahirkan.

Bidan juga memberikan pelayanan kesehatan, edukasi, dan pendampingan bagi wanita dan anak. Setelah wanita melahirkan, perawat dapat membantu dalam upaya perawatan masa nifas.

Belakangan, pekerjaan perawat tengah menjadi sorotan dunia. Penelitian yang diterbitkan di jurnal Women and Birth pada awal tahun 2026, menunjukkan bahwa bumi kekurangan nyaris satu juta perawat alias sekitar 980.000 perawat di 181 negara, yang mewakili 82 persen wanita usia reproduktif di dunia.


Benua Afrika menyumbang sekitar 46 persen dari kekurangan perawat secara global. Setidaknya, sekitar 9 dari 10 wanita di daerah ini tinggal di negara-negara di mana perawat sangat kurang, menjadikan ini kesenjangan regional yang paling akut dan mendesak secara global.

"Kesenjangan ini sudah memengaruhi akses terhadap perawatan bagi wanita dan bayi baru lahir di seluruh dunia. Jutaan wanita saat ini tidak dapat mengakses perawatan krusial sebelum, selama, dan setelah kehamilan, dan tanpa investasi segera, kekurangan ini diperkirakan bakal bersambung hingga dasawarsa berikutnya," demikian isi rilis yang dibagikan di laman International Confederation of Midwives (ICM).

Temuan ini mengungkap bahwa akses terhadap perawatan yang diberikan oleh perawat dapat mencegah sekitar dua pertiga dari semua kematian ibu dan bayi baru lahir serta kasus bayi lahir meninggal (stillbirth). Peningkatan mini dalam cakupan jasa kebidanan apalagi dapat menyelamatkan lebih dari satu juta jiwa setiap tahunnya.

Tanpa investasi mendesak, kekurangan perawat dunia diperkirakan bakal tetap berada di antara 690.000 dan 830.000 pada tahun 2030. Data tersebut menyesuaikan pertumbuhan masyarakat yang terus melampaui ekspansi tenaga kerja.

"Tanpa tindakan, kekurangan ini berisiko menjadi lingkaran setan. Bidan yang kelelahan dan kurang mendapat support lebih condong meninggalkan pekerjaan ini, yang selanjutnya mengurangi kapabilitas tenaga kerja dan meningkatkan tekanan pada mereka yang tetap bertahan."

Menurut ICM, tantangan kekurangan perawat sebenarnya dapat diatasi, Bunda. Caranya dengan melatih perawat untuk menyediakan sebagian besar jasa kesehatan seksual, reproduksi, ibu, bayi baru lahir, dan remaja. Saat pekerjaan ini tersedia dan didukung, mereka bisa bekerja sesuai dengan ruang lingkup praktik.

"Kekurangan ini bukan hanya tentang berapa banyak perawat yang terlatih, tetapi juga apakah mereka dipekerjakan dan ditempatkan di tempat yang dibutuhkan perempuan. Di banyak tempat, perawat tidak diberi kesempatan untuk berpraktik sepenuhnya, sehingga wanita tidak mempunyai akses ke perawatan yang semestinya mereka berikan," kata Kepala Bidan ICM, Jacqueline Dunkley-Bent.

Lingkup pekerjaan bidan

Melansir dari laman Cleveland Clinic, perawat adalah tenaga ahli kesehatan yang merawat wanita selama kehamilan dan persalinan. Banyak perawat juga memberikan perawatan untuk bayi baru lahir dan menawarkan perawatan reproduksi rutin, seperti pemeriksaan panggul dan konseling kontrasepsi.

Bidan dikenal lantaran memberikan perawatan yang individual dan berbasis hubungan, Bunda. Mereka dapat meluangkan waktu untuk mendengarkan, mendidik, dan mendukung wanita dalam membikin pilihan yang tepat. Banyak calon ibu memilih perawat lantaran mereka menghargai pendekatan perawatan yang berfokus pada keseluruhan pribadi, bukan hanya kehamilan.

Bidan sering mendukung persalinan dengan intervensi minimal alias tanpa obat-obatan. Namun, prioritas utama mereka selalu keselamatan pasien.

Secara umum, perawat memberikan pelayanan sesuai dengan kapabilitas kerjanya. Berikut beberapa jasa yang diberikan oleh perawat bersertifikat:

  • Pemeriksaan kehamilan dan perawatan kehamilan rutin
  • Memesan dan meninjau hasil USG dan pemeriksaan darah prenatal.
  • Merawat wanita selama persalinan
  • Perawatan bayi baru lahir segera setelah kelahiran
  • Perawatan pasca persalinan dan support pemulihan
  • Memberikan edukasi tentang nutrisi, laktasi, kesuburan, dan aspek lain dari kesehatan reproduksi perempuan
  • Kontrasepsi dan perencanaan keluarga
  • Pemeriksaan payudara
  • Pemeriksaan dan pengobatan untuk jangkitan memek dan jangkitan menular seksual (IMS)

Bagi ibu mengandung berisiko rendah, perawatan oleh perawat telah terbukti mempunyai beberapa manfaat, seperti meminimalkan kemungkinan melahirkan caesar, penggunaan forcep alias vakum dalam persalinan pervaginam, hingga penjadwalan untuk induksi persalinan. Tak hanya itu, mempunyai perawat yang mendampingi kehamilan juga dapat menurunkan akibat komplikasi lantaran infeksi, perdarahan, dan robekan memek saat melahirkan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

Selengkapnya