Hamil 13 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?

Portal Kesehatan Ibu dan Anak Ditulis oleh Diperbarui Waktu baca 7 menit 509x dilihat
Hamil 13 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?

Jakarta -

Jelang trimester kedua, kehamilan mungkin bisa sedikit terasa lebih menantang. Nah, saat memasuki mengandung 13 minggu, apa yang dirasakan dan perubahan yang terjadi?

Usia kehamilan 13 minggu merupakan pekan terakhir dari trimester pertama kehamilan Bunda. Bunda mungkin sudah mulai beradaptasi dengan kehamilan yang ada dengan beragam hitam putih kehamilan awal yang sudah dirasakan.

Hamil 13 minggu, apa yang dirasakan?

Hamil 13 minggu menandakan Bunda sudah memasuki bulan ke-3 kehamilan. Saat ini, hanya tersisa enam bulan lagi menuju persalinan. Di fase akhir trimester pertama ini, tentu saja ada banyak perihal baru yang dirasakan, termasuk sensasi di tubuh yang tak biasa lantaran menandai adanya pertumbuhan janin di perut Bunda.


Mengutip dari laman NHS, pada usia kehamilan 13 minggu, perut mini Bunda mungkin sekarang mula terlihat. Hal ini dikarenakan adanya pertumbuhan pada rahim yang semakin ke atas dan ke luar.

Oh iya, Bunda, di usia kehamilan ini, tentunya tidak saja perut yang nampak menonjol dan tampak membuncit. Pada mengandung 13 minggu ini, kemungkinan Bunda merasa mau buang air mini lebih sering. 

Kondisi tersebut sangatlah wajar lantaran ada lebih banyak darah yang mengalir di sekitar area panggul dan beberapa wanita merasakan perihal itu dapat meningkatkan antusiasme seks mereka. Selain itu, fase ini juga membikin Bunda merasa lebih haus sehingga tetap terhidrasi adalah prioritas ya, Bunda.

Perubahan pada ibu mengandung saat kehamilan memasuki 13 minggu

Saat memasuki trimester kedua, kadar hormon memang bakal menjadi lebih seimbang lantaran plasenta mengambil alih produksi. Pada minggu ke-13 ini, Bunda mungkin bakal menyadari indikasi awal kehamilan mulai memudar dan Bunda merasa lebih nyaman saat betul-betul masuk trimester kedua.

Jika Bunda tetap merasakan mual alias kelelahan, bersabar terlebih dulu lantaran indikasi tersebut bakal berkurang dalam beberapa minggu ke depan, seperti dikutip dari laman Healthline.

Di usia kehamilan 13 minggu ini juga, kemungkinan Bunda bakal merasakan beberapa perubahan seperti berikut ini:

1. Lebih banyak energi

Selain nyeri ligamen dan indikasi trimester pertama yang berlanjut, Bunda bakal merasakan lebih energik di fase ini. Sebagian orang menyebut masa bulan madu kehamilan lantaran sebagian besar indikasi awal kehamilan yang tidak nyaman tersebut memudar. 

2. Nyeri ligamen 

Saat mengandung 13 minggu, rahim bakal terus berkembang pesat. Bunda semestinya bisa merasakan bagian tersebut ialah bagian atas tepat di atas tulang panggul. Akibatnya, Bunda mungkin mulai merasakan nyeri tajam di perut bawah yang disebut nyeri ligamen bulat. 

3. Payudara bocor

Payudara mungkin berubah seiring usia kehamilan. Sejak trimester kedua, Bunda bakal mulai memproduksi kolostrum yang merupakan ASI awal dan tinggi gizi. Kolostrum sedianya berwarna kuning yang pekat dan kental serta lengket. Selain itu, Bunda mungkin memandang tetek Bunda bocor dari waktu ke waktu, tetapi ini adalah bagian yang normal dari kehamilan.

Adakah perubahan corak perut pada ibu mengandung 13 minggu?

Memasuki mengandung 13 minggu, Bunda sudah menjalani sepertiga dari masa kehamilan. Meskipun kehamilan berbeda untuk setiap orang, beberapa indikasi yang sama mungkin bisa dialami banyak ibu hamil.

Salah satunya ialah adanya perubahan corak perut pada ibu mengandung 13 minggu. Ya, nantinya bagian atas rahim di usia kehamilan 13 minggu ini bakal bergerak naik dan keluar dari panggul sehingga menampakkan benjolan yang terlihat secara kasat mata.

Kapan corak perut berubah saat hamil? 

Saat hamil, Bunda mungkin bakal bertanya-tanya kan sebenarnya corak perut berubah. Ya, perubahan corak perut memang berbeda satu sama lain, Bun. Ada yang perutnya terlihat menonjol lebih awal dan ada juga yang lebih lama.

Meskipun tidak ada tolak ukurnya bagi ibu mengandung kapan perut mereka mulai membuncit, tetapi perkembangan janin di dalam perut teruslah berjalan. Sehingga, Bunda tidak perlu merasa khawatir.

Penting Bunda ketahui bahwa ukuran perut dan kapan perut terlihat tidak tergantung pada ukuran bayi, melainkan pada Bunda sendiri. Ada beberapa aspek yang bisa menentukan perubahan perut pada kehamilan di antaranya struktur tulang, corak tubuh, tinggi, berat badan, tonus otot, riwayat kehamilan sebelumnya, dan lainnya.

Jadi, jelas bahwa perut ibu mengandung itu unik dan tidak bisa dibandingkan dengan lainnya. Misalnya, jika seorang wanita mempunyai beban yang lebih besar di pinggangnya, mereka mungkin tidak bakal mempunyai benjolan di perut yang jelas di awal. Sebab, benjolan tersebut baru terlihat di akhir kehamilan. Sementara pada wanita yang kurang gemuk, justru perut yang membuncit bakal terlihat lebih awal.

Faktor lain yang memengaruhi perubahan perut adalah apakah ini menjadi kehamilan pertama Bunda alias bukan. Biasanya, wanita yang sudah pernah mengandung sebelumnya bakal mempunyai benjolan perut lebih awal daripada ibu yang baru pertama kali mengandung seperti dikutip dari laman Cloudninecare.

Hal ini dikarenakan otot perut tidak seketat sebelumnya dan meregang dengan cepat. Selain itu, jika mereka mempunyai beberapa bayi, mereka bakal terlihat lebih sigap lantaran perut membesar lebih sigap dan lebih besar daripada wanita yang hanya mempunyai satu bayi. 

Ingatlah bahwa mempunyai perut besar alias mini bukan berfaedah bayi tidak tumbuh dengan benar. Artinya, faktor-faktor lain seperti yang disebutkan sebelumnya juga mempunyai peran atas perihal tersebut. Jika Bunda merasa cemas dengan perihal tersebut, ada baiknya membicarakan perihal ini dengan master untuk mendapatkan gambaran terbaik.

Tips saat mengandung 13 minggu

Menjalani kehamilan di akhir trimester pertama dan bersiap memasuki trimester kedua tentu menghadirkan lebih banyak tantangan ya, Bunda. Berikut tips saat mengandung 13 minggu agar Bunda dan calon bayi sehat selalu dan bertumbuh maksimal:

1. Bersiap untuk kunjungan prenatal yang lebih banyak

Selama trimester kedua, Bunda biasanya bakal menemui master alias perawat sekali setiap empat minggu. 

2. Stok makanan sehat untuk kehamilan

Selama kehamilan, nutrisi yang baik menjadi lebih krusial dari sebelumnya. Namun, makan dengan baik bisa susah ketika Bunda menghadapi mual, rasa enggan terhadap makanan tertentu, maag, alias gangguan pencernaan. Usahakan sebaik mungkin untuk memasukkan camilan sehat dan superfood kehamilan ke dalam pola makan sehari-hari. Selama kehamilan, Bunda memerlukan lebih banyak protein dan lemak sehat, serta lebih banyak vitamin dan mineral tertentu.

3. Pelajari tentang komplikasi kehamilan

Ada beberapa tanda-tanda komplikasi kehamilan yang umum dan krusial diketahui. Bunda dapat menjadikannya referensi sebagai tanda-tanda peringatan dari akibat komplikasi kehamilan yang mungkin terjadi.

4. Cobalah tidur miring

Para mahir mengatakan posisi tidur terbaik saat kehamilan adalah tidur miring lantaran perihal ini memberikan tekanan paling sedikit pada pembuluh darah dan organ dalam Bunda. Selain itu, tidur miring juga memastikan aliran darah terbaik masuk ke rahim yang artinya bayi bakal mendapatkan nutrisi dan oksigen maksimal.

5. Berhubungan seks jika Anda merasa mampu

Dalam kebanyakan kasus, seks selama kehamilan betul-betul aman. Banyak wanita mengalami penurunan libido mereka di trimester pertama akibat kelelahan dan mual. Namun bagi banyak orang, antusiasme seks kembali di trimester kedua seperti dikutip dari laman Baby Center. 

Kabar baiknya adalah lantaran aliran darah yang meningkat, seks selama kehamilan mungkin terasa lebih baik dari sebelumnya. Dan, berasosiasi seks selama kehamilan tidak bakal membahayakan bayi kok, Bunda. Sebab, mereka dilindungi oleh rahim dan lapisan otot, serta kondusif dilapisi oleh cairan amnion di sekitarnya.

Perkembangan janin saat mengandung 13 minggu

Hamil 13 minggu tentunya membawa perkembangan pesat pada janin di dalam perut Bunda. Di usia kehamilan ini, plasenta telah terbentuk sepenuhnya dan mendukung kehamilan. Ini merupakan organ sementara di dalam rahim yang menyediakan oksigen dan nutrisi untuk bayi serta membuang kotoran bayi. Selain itu, plasenta juga membentuk hormon progesteron dan estrogen, yang membantu menjaga kehamilan.

Menariknya di fase ini juga kelopak mata bayi telah menyatu untuk melindungi mata mereka saat berkembang. Bayi juga mulai bisa memasukkan ibu hari ke mulut di fase ini, meskipun mengisap belum sepenuhnya berkembang seperti dikutip dari laman Kidshealth.

Perkembangan bayi pada usia mengandung 13 minggu juga menandai bahwa bayi Bunda sangat aktif dan menghabiskan banyak waktu untuk meregangkan tubuh, menendang, dan berputar. Beberapa bayi juga mulai mengisap ibu jari di dalam rahim yang membantu mereka melatih refleks mengisap yang bakal digunakan selama menyusui seperti dikutip dari laman Cgbabyclub.

Selain itu, perkembangan organ mereka juga tampak pesat termasuk adanya pertumbuhan ovarium alias testis serta sistem pencernaan. Pada usia kehamilan ini, ukuran bayi Bunda sekira 7.4 cms alias seukuran buah persik. Dan, seiring berjalannya waktu, tubuh mereka terus berkembang sesuai tahapannya ya, Bunda.

Itulah beberapa serba serbi mengandung 13 minggu baik yang Bunda rasakan dan juga pertumbuhan janin di dalam rahim. Semoga informasinya membantu ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Artikel Lainnya Portal Kesehatan Ibu dan Anak

Bagikan Postingan