
cara mencuci handuk jamuran | foto ilustrasi: Gemini AI
Kincai Media - Handuk adalah salah satu kain yang paling sering digunakan setiap hari, namun justru sering luput dari perhatian soal kebersihannya. Dipakai rutin untuk mengeringkan tubuh setelah mandi, lama-kelamaan handuk bakal terlihat kusam, menguning, apalagi muncul bintik-bintik kehitaman yang merupakan tanda tumbuhnya jamur.
Mengapa Handuk Mudah Jamuran?
Handuk yang digunakan lampau dilipat alias digantung dalam kondisi tetap lembap adalah penyebab utama tumbuhnya jamur. Serat kain yang menyerap air dengan baik justru menjadi lingkungan yang sempurna bagi jamur untuk berkembang, terutama di ruangan dengan sirkulasi udara yang kurang baik.
Masalah ini semakin umum terjadi pada handuk berwarna putih, lantaran noda dan jamur jauh lebih mudah terlihat dibanding handuk berwarna gelap. Banyak orang akhirnya menyerah dan menjadikan handuk seperti ini sebagai keset — padahal tetap ada langkah untuk menyelamatkannya.
Cara Biasa Ternyata Kurang Efektif
Solusi yang paling sering dilakukan adalah merendam handuk dalam larutan deterjen, lampau mengucek sekuat tenaga hingga semua noda dan jamur hilang. Namun langkah ini tidak selalu memberikan hasil yang memuaskan. Sudah menguras tenaga, hasilnya pun sering kali tidak bersih maksimal lantaran jamur sudah masuk ke dalam serat kain.
Trik Tanpa Mengucek
Seorang pembuat konten YouTube berjulukan Naoki Hamizan membagikan langkah mencuci handuk jamuran yang terbukti efektif — dan yang menarik, tanpa perlu mengucek sama sekali.
Di awal videonya, dia memperlihatkan kondisi handuk putihnya yang sudah dipenuhi jamur di mana-mana.
"Ini udah jamuran dimana-mana, tapi sayang jika hanya dijadikan keset. Akhirnya saya cuci tanpa perlu capek-capek ngucek," jelas pemilik kanal YouTube Naoki Hamizan, dikutip BrilioFood, Jumat (24/4/2026).
Kuncinya ada pada dua racikan cairan perendam dan penggunaan satu bahan dapur yang mungkin sudah tersedia di rumah: sabun cuci piring.
Bahan yang Dibutuhkan
Untuk membikin dua racikan cairan pembersih, siapkan bahan-bahan berikut:
Racikan 1:
- 3 sdm sodium perkarbonate
- 2 sdm deterjen bubuk
- 1 sdm sabun cuci piring
Racikan 2:
- 1 balut sitrun (asam sitrat)
- 2 sdm deterjen bubuk
- 1 sdm sabun cuci piring
Selain itu, siapkan dua buah ember dan air mendidih.
Mengapa sabun cuci piring? Sabun cuci piring mengandung surfaktan yang sangat efektif mengangkat lemak dan kotoran berbasis minyak yang menempel pada serat kain. Ketika dikombinasikan dengan sodium perkarbonate — yang bekerja sebagai pemasok pemutih berbasis oksigen — hasilnya jauh lebih optimal dibanding deterjen biasa saja.
Langkah-Langkah Mencuci Handuk Jamuran Tanpa Dikucek
Langkah 1: Siapkan Dua Ember dengan Air Mendidih
Isi masing-masing ember dengan air mendidih secukupnya. Pastikan volumenya cukup untuk merendam seluruh bagian handuk nantinya.
Langkah 2: Buat Dua Racikan Cairan Pembersih
Untuk ember pertama, masukkan 3 sdm sodium perkarbonate, 2 sdm deterjen bubuk, dan 1 sdm sabun cuci piring. Aduk hingga semua bahan larut.
Untuk ember kedua, masukkan 1 balut sitrun dan 2 sdm deterjen bubuk, lampau tambahkan 1 sdm sabun cuci piring. Aduk rata.
Langkah 3: Rendam Handuk Selama 24 Jam
Masukkan handuk ke dalam kedua ember tersebut. Pastikan seluruh bagian handuk terendam sempurna dalam cairan pembersih.
"Usahakan handuk terendam sempurna dengan cairan pembersihnya. Untuk lama perendamannya sekitar 24 jam, ya," ucap Naoki dalam videonya.
Langkah 4: Peras dan Bilas Tanpa Mengucek
Setelah direndam semalaman, angkat handuk lampau peras. Tidak perlu dikucek. Langsung bilas di bawah air mengalir hingga bersih.
Hasilnya berbincang sendiri — noda dan jamur yang sebelumnya membandel pun luruh tanpa perlu tenaga ekstra.
"Beneran nodanya hilang, kedua cairan efektif ya berfaedah ngilangin noda. Handuknya jadi glowing lagi," kata pemilik video.
Langkah 5: Cuci dengan Mesin Cuci dan Tambahkan Softener
Agar handuk betul-betul wangi dan segar, masukkan ke dalam mesin cuci dengan tambahan cairan softener. Setelah selesai, jemur di bawah sinar mentari langsung hingga kering sempurna sebelum digunakan kembali.
Mengapa Sodium Perkarbonate dan Sitrun Bekerja Efektif?
Banyak yang belum familiar dengan sodium perkarbonate, padahal bahan ini adalah senjata efektif untuk mengatasi noda membandel pada kain putih. Senyawa ini melepaskan hidrogen peroksida ketika berjumpa air panas, yang kemudian bekerja sebagai pemasok pemutih berbasis oksigen — jauh lebih kondusif untuk serat kain dibanding pemutih klorin biasa.
Sementara itu, sitrun alias masam sitrat bekerja dengan langkah yang berbeda: sifat asamnya membantu mengurai mineral dan residu sabun yang menumpuk di serat handuk, sekaligus membantu menghilangkan aroma apak. Kombinasi keduanya dalam dua ember terpisah memastikan handuk mendapat perlakuan menyeluruh dari dua perspektif yang berbeda.
Tips agar Handuk Tidak Cepat Jamuran Lagi
Setelah handuk kembali bersih, ada baiknya mulai menerapkan kebiasaan-kebiasaan berikut agar masalah ini tidak berulang:
- Jemur handuk di bawah sinar mentari langsung sesering mungkin, minimal seminggu sekali
- Pastikan handuk betul-betul kering sebelum dilipat alias digantung di dalam ruangan
- Ganti handuk secara rutin setiap satu hingga dua minggu
- Hindari meninggalkan handuk dalam kondisi basah di atas lantai alias permukaan tertutup
- Cuci handuk secara terpisah dari busana agar tidak ada kontaminasi silang
FAQ: Pertanyaan Seputar Mencuci Handuk Jamuran
1. Di mana bisa membeli sodium perkarbonate?
Sodium perkarbonate tersedia di toko perlengkapan rumah tangga, toko kimia, alias platform shopping online. Produk ini sering dijual dengan nama "oxygen bleach" alias pemutih berbasis oksigen.
2. Apakah trik ini kondusif untuk semua warna handuk, alias hanya yang putih?
Sodium perkarbonate memang lebih sering direkomendasikan untuk kain putih alias terang lantaran sifatnya yang dapat memucatkan warna. Untuk handuk berwarna gelap, sebaiknya uji coba dulu pada bagian mini yang tidak terlihat, alias hilangkan sodium perkarbonate dan andalkan racikan sitrun saja.
3. Kalau tidak punya dua ember, apakah bisa digabung jadi satu racikan saja?
Bisa, namun hasilnya mungkin tidak semaksimal menggunakan dua racikan terpisah. Sodium perkarbonate dan sitrun mempunyai sistem kerja yang berbeda, sehingga perendaman dalam dua larutan berbeda memberikan pembersihan yang lebih menyeluruh.
4. Apakah lama perendaman bisa dipersingkat jika handuknya tidak terlalu kotor?
Untuk handuk yang hanya sedikit kusam tanpa jamur, perendaman selama 4–6 jam biasanya sudah cukup memberikan hasil yang signifikan. Namun untuk jamur yang sudah mengakar dalam serat kain, 24 jam adalah waktu yang dianjurkan.
5. Apakah setelah trik ini handuk perlu tetap dikucek sedikit?
Tidak perlu, itulah kelebihan metode ini. Perendaman dalam waktu lama dengan dua cairan aktif sudah cukup meluruhkan noda dan jamur dari serat kain. Mengucek justru berisiko merusak tekstur dan kelembutan serat handuk jika dilakukan terlalu keras.
(brl/tin)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·