Hanya Pakai Serai Dan Daun Pisang, Begini Cara Lindungi Pare Dari Hama Lalat Buah Sampai Panen

Jan 07, 2026 02:00 PM - 5 bulan yang lalu 148927
Hanya pakai serai dan daun pisang, begini langkah lindungi pare dari (benih)penyakit lalat buah sampai panen

foto: IG @nurung_sijaya

Kincai Media - Hama lalat buah sering kali menjadi tantangan utama bagi para petani pare yang mengakibatkan kandas panen akibat pembusukan. Namun, terdapat metode tradisional yang efektif dan ramah lingkungan untuk menjaga kualitas sayur pare tetap prima hingga masa panen tiba.

Teknik Pembungkusan Menggunakan Bahan Alami

Metode ini mengandalkan kombinasi dua bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, ialah daun pisang dan batang serai. Daun pisang berfaedah sebagai pelindung fisik, sementara batang serai berkedudukan sebagai pengusir (benih)penyakit alami.

"Cara alami agar tanaman pare tidak kena lalat buah alias busuk buah sampai panen,” tulis awal pemilik akun IG @nurung_sijaya, dikutip BrilioFood, Rabu (7/1).

Teknik ini dinilai lebih ekonomis dan kondusif dibandingkan penggunaan balut plastik alias pestisida kimia yang dapat meninggalkan residu pada sayuran.

“Bungkus pakai daun pisang dan masukkan batang serai ke dalam bungkusan. Aroma batang serai sangat tidak disukai hama,” lanjutnya.

Hanya pakai serai dan daun pisang, begini langkah lindungi pare dari (benih)penyakit lalat buah sampai panen

Cara Usir Lalat Buah Pare
foto: IG @nurung_sijaya

Manfaat Aroma Serai Sebagai Repelen Hama

Hanya pakai serai dan daun pisang, begini langkah lindungi pare dari (benih)penyakit lalat buah sampai panen

Cara Usir Lalat Buah Pare
foto: Instagram @nurung_sijaya

Hal yang unik dari metode ini adalah penggunaan batang serai yang dimasukkan ke dalam bungkusan pelindung. Batang serai mengandung minyak atsiri dengan aroma tajam yang berfaedah sebagai penolak (repellent) bagi serangga pengganggu.

Dalam penerapannya, petani disarankan untuk "masukkan batang serai ke dalam bungkusan" daun pisang tersebut. Penggunaan serai sangat krusial lantaran "aroma batang serai sangat tidak disukai hama," terutama lalat buah yang biasanya mencari tempat untuk meletakkan telur di kulit sayur pare. Dengan adanya aroma kuat dari serai, lalat buah bakal menjauh, sehingga sayur pare tetap bersih dan sehat hingga siap dipetik.

FAQ (Frequently Asked Questions)

1. Mengapa daun pisang lebih baik daripada plastik untuk membungkus pare?

Daun pisang mempunyai pori-pori alami yang memungkinkan sirkulasi udara tetap terjaga, sehingga kelembapan di sekitar buah tidak berlebih yang dapat memicu jamur.

2. Kapan waktu terbaik untuk mulai membungkus sayur pare?

Pembungkusan sebaiknya dilakukan sesaat setelah kembang pare rontok dan buah mini mulai terbentuk, sebelum lalat buah sempat menyuntikkan telurnya ke dalam kulit buah.

3. Berapa lama aroma batang serai memperkuat di dalam bungkusan?

Aroma serai biasanya efektif selama 1 hingga 2 minggu. Petani disarankan mengganti batang serai dengan yang baru jika aroma sudah mulai memudar alias batang sudah kering.

4. Apakah teknik ini bisa diterapkan pada tanaman merambat lainnya?

Ya, metode pembungkusan dengan daun pisang dan serai juga efektif digunakan pada tanaman seperti gambas (oyong), timun, alias melon yang juga rentan terhadap serangan lalat buah.

5. Apakah daun pisang kudu dikeringkan terlebih dulu sebelum digunakan?

Gunakan daun pisang yang tetap segar namun sudah dilemaskan (dijemur sejenak agar tidak mudah robek) untuk memudahkan proses pembungkusan dan memberikan perlindungan maksimal.

(brl/tin)

Selengkapnya